Khas Sumedang, Alasan di Balik Belanda Membangun Lingga untuk Pangeran Aria Suria Atmaja

Suara Sumedang Suara.Com
Sabtu, 25 Februari 2023 | 05:58 WIB
Khas Sumedang, Alasan di Balik Belanda Membangun Lingga untuk Pangeran Aria Suria Atmaja
Tugu Lingga di alun-alun Sumedang penghormatan kepada Pangeran Mekah (Instagram @seputarsumedang)

SuaraSumedang.Id - Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, mempunyai sebuah tugu yang berdiri kokoh di tengah alun-alun Kota Sumedang.

Diresmikan tanggal 25 April 1922, Lingga, demikian nama tugu tersebut. Merujuk kepada asal kata, lingga yang berarti kejantanan, kesuburan dan kekokohan seorang pria.

Tugu Lingga dibangun bukan oleh pemeritahan Sumedang waktu itu. Melainkan oleh pemerintahan Belanda.

Ketika Lingga diresmikan, yang meresmikannya bukan orang sembarangan, tetapi Gubernur Jendral Mr. D.Fock.

Peresmiannya pun dihadiri Residen Priangan Eyken, Bupati Sumedang waktu itu Raden Tumenggung Kusumadilaga (Dalem Bintang), dan para Bupati se-Priangan.

Bahkan, peresmian tersebut ditandai juga dengan penghormatan tambahan dari Belanda, yakdi dengan menerbangkan eskadron kapal terbang militer, terbang berkeliling di atas Kota Sumedang.

Untuk siapa Pemerintahan Belanda membangun Tugu Lingga dan mengapa?

Jawabnya, seperti sudah ketahui bersama, Belanda membangun Tugu Lingga tiada lain untuk menghormati Pangeran Aria Suria Atmaja yang wafat di Mekah tanggal 1 Juni 1921, ketika sedang menjalankan ibadah haji bersama istri dan saudaranya --yang kemudian dikenal sebagai Pangeran Mekah.

Ihwal mengapa Belanda memberikan penghormatan yang megah kepada Pangeran Mekah dengan membangun Lingga, tentu karena Pangeran Mekah dinilai mempunyai jasa yang luar biasa kepada Sumedang dan Belanda.

Baca Juga: Gandeng Shireen Sungkar, Busana Muslim Ini Hadirkan Nuansa Ala Timur Tengah Dalam Koleksi Terbaru Menyambut Hari Raya

Pangeran Mekah juga dinilai Belanda merupakan pemimpin yang adil, ikhlas dan sempurna sebagai pemimpin.

Dikutip dari beberapa sumber, ketika memimpin Sumedang (1882-1919), Pangeran Aria Suria Atmaja, berhasil mengembangkan pertanian, pendidikan, peternakan, perikanan, pengairan dan kehutan.

Berdirinya Unwim di Tanjungsari, di antaranya, merupaka wujud keberhasilan Pangeran Mekah dalam bidang pendidikan.

Unwin (Universitas Winaya Mukti) yang semula bernama APT (Akademi Pertanian Tanjungsari) berasal dari Sakola Tani yang didirikan Pangeran Mekah pada tahun 1913.

Pangeran Mekah juga dikenal memiliki jiwa sosial yang tinggi. Menurut catatan, Pangeran Mekah kerap mewakafkan tanah milik pribadi untuk kepentingan masyarakat.

Konon, ketika Indramayu dilanda paceklik berkepanjangan tahun 1897, Pangeran Mekah senjaga membeli tanah di Sampora (Buah Dua) untuk digunakan warga Indramayu yang berdatangan ke Sumedang, karena ingin bebas dari paceklik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI