SuaraSumedang.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani menyediakan layanan pelaporan masyarakat jika pegawai dan pejabat Kemenkeu ada yang terindikasi melanggar atau berperilaku curang.
Atas viralnya kasus Mario Dandy anak dari pejabat pajak Rafael Alun Trisambodo yang terkena kasus penganiayaan dan selalu pamer harta di akun Tiktoknya, mulai dari Rubicon, Harley Davidson dan Triumph. Hal tersebut membuat Menteri Keuangan Sri Mulyani angkat suara.
Dilansir dari unggahan akun Instagram @smindrawati pada Sabtu (25/2/2023) Menteri Keuangan Sri Mulyani menyinggung jajaran menteri yang memiliki gaya hidup mewah karna telah menimbulkan sebuah persepsi negatif dari masyarakat.
“Pertama telah saya sampaikan sebelumnya bahwa jajaran menteri keuangan yang memiliki gaya hidup mewah telah menimbulkan sebuah persepsi negatif dan kepercayaan dari seluruh masyarakat terhadap Kementerian dan Keuangan,” ujar Sri Mulyani.
“Ini menimbulkan pertanyaan yang sangat serius dari masyarakat mengenai dari mana sumber kemewahan itu diperoleh, perilaku tersebut mengkhianati dan mencederai keseluruhan jajaran Kementerian Keuangan,” lanjut Sri Mulyani.
Atas hal tersebut Sri Mulyani menegaskan bahwa Kemenkeu akan terus melakukan langkah-langkah kolektif untuk menegakkan integritas sekaligus menindak mereka yang telah menyalahgunakan kewenangan dan posisi termasuk memperkaya diri.
Kepada Masyarakat Sri Mulyani juga berpesan untuk ikut menjaga dan mengawasi Kementerian Keuangan.
“Kami menghargai dan terus mengharapkan dukungan masyarakat untuk ikut menjaga dan mengawasi Kementerian Keuangan,” ujar Sri Mulyani dalam akun Instagramnya @smindrawati.
Ia juga menyampaikan bahwa masyarakat dapat menyampaikan informasi tentang keluhan, kecurangan dan penyalahgunaan kewenangan di Kementerian Keuangan melaui layanan pengaduan yaitu :
• Hotline 134
• Situs wise.kemenkeu.go.id
• Kring pajak 1500200
“Kalau masyarakat melihat, mengenal dan mengetahui tolong sampaikan kepada pihak kami mengenai mereka yang ditengarai tak hanya memiliki gaya hidup hedonik, namun sumber kekayaan yang dipertanyakan juga,” ujar Sri Mulyani
Dalam akhir postingannya ia menyampaikan bahwa masukan dan kritik masyarakat akan di tindak lanjuti untuk perbaikan.
“informasi, masukan dan kritik kami hargai dan kami tindak lanjuti untuk perbaikan. Kami akan terus menjaga keterbukaan transparansi dan akuntabilitas dalam menjaga tugas kami,” ujar Sri Mulyani.(*)