Kamar Kontrakan Mahasiswa di Garut Jadi Saksi Bisu Praktik Aborsi, Dua Tersangka Diamankan

Suara Sumedang

Kamis, 16 Maret 2023 | 14:31 WIB
Kamar Kontrakan Mahasiswa di Garut Jadi Saksi Bisu Praktik Aborsi, Dua Tersangka Diamankan
Dua tersangka bertatus mahasiswa diduga melakukan aborsi dan diamankan Polres Garut. (Dok. SuaraGarut/Polres Garut.)

SuaraSumedang.id - Kepala Kepolisian Resor Garut, AKBP Rio Wahyu Anggoro mengungkap kasus tindak aborsi yang dilakukan oleh mahasiswa.

Pihak Polres Garut pun berhasil menangkap dua mahasiswa, yang berpacaran karena melakukan aborsi saat usia kandungan enam bulan.

Praktik terlarang itu oleh mahasiswa di Garut dilakukan di kamar kontrakannya di Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

"Pelaku statusnya mahasiswa, keduanya mahasiswa (dari) satu di antara perguruan tinggi di Garut," kata AKBP Rio Wahyu Anggoro, pada Kamis (16/3/2023).

Rio menyebut, tersangka pria inisial AD (23), dan tersangka perempuan inisial NA (20) warga Garut.

Keduanya ditangkap setelah polisi melakukan penyelidikan terkait laporan penemuan mayat bagi pada 7 Maret 2023.

Semula, kata Rio, kasus aborsi terungkap dari laporan kedua tersangka telah menemukan bayi di kawasan Tutugan Leles, Kecamatan Leles.

Kemudian, tersangka melakukan laporan ke Polsek Leles. Tetapi, dalam hasil pemeriksaan ada kejanggalan yang ternyata laporan pelaku palsu.

Lalu mengakui bahwa bayi yang ditemukannya itu, lanjut Rio, merupakan bayinya sendiri hasil aborsi, dan sudah meninggal dunia.

baca juga

"Hasil penyelidikan ditemukan fakta lain, yang diduga pelaku melakukan aborsi, kemudian kita dalami dan benar, pelaku yang melakukannya," kata dia.

Ia juga mengungkapkan, bahwa pengakuan kedua tersangka melakukan aborsi karena malu pada keluarganya dalam keadaan hamil di luar nikah, dan masih berstatus pelajar.

Selanjutnya, mencari obat untuk aborsi di pasar daring, kemudian membelinya dengan harga Rp3 jutaan, setelah itu tersangka perempuan meminum obat tersebut.

Dampak dari minum obat itu, pelaku mengalami keguguran di usia kandungan enam bulan, dan melahirkan sendiri dibantu pacarnya di rumah kontrakan.

Tersangka sempat membawa bayi yang dilahirkannya ke puskesmas, lalu ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Slamet Garut untuk memastikan kondisi bayinya, yang ternyata hasil pemeriksaan sudah meninggal.

Selanjutnya, tersangka membuat  laporan palsu seolah-olah menemukan bayi yang baru dilahirkan di pinggir jalan wilayah Tutugan Leles, hingga akhirnya bisa terungkap kasus aborsi tersebut.

"Kedua tersangka yang pacaran ini mengakui perbuatannya dan menyesal, sekarang tersangka sudah kami tahan untuk selanjutnya diserahkan ke Kejaksaan," kata dia.

Akibat perbuatannya itu, tersangka dijerat Pasal 76c juncto Pasal 80 ayat 3 Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dan atau Pasal 7c juncto Pasal 80 ayat 3 No 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. (*/ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BPBD Garut Lakukan Pengecekan Daerah Akibat Gempa Sesar Garsela

BPBD Garut Lakukan Pengecekan Daerah Akibat Gempa Sesar Garsela

Sumedang | Kamis, 02 Februari 2023 | 09:10 WIB

Belum Ada Perhatian Penuh, Warga Terdampak Gempa Garut Sebut Bantuan Dadan Tri Pertama Kali Masuk ke Pakenjeng

Belum Ada Perhatian Penuh, Warga Terdampak Gempa Garut Sebut Bantuan Dadan Tri Pertama Kali Masuk ke Pakenjeng

Bogor | Senin, 19 Desember 2022 | 13:32 WIB

Daerah Utara Garut Rawan Bencana Puting Beliung, Masyarakat Harus Waspada

Daerah Utara Garut Rawan Bencana Puting Beliung, Masyarakat Harus Waspada

News | Senin, 19 Desember 2022 | 02:25 WIB

Terkini

Ulasan Novel Halte Alam Baka, Pertemuan di Batas Dua Dunia yang Mengharukan

Ulasan Novel Halte Alam Baka, Pertemuan di Batas Dua Dunia yang Mengharukan

Your Say | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:00 WIB

Turki Tersingkir di Piala Dunia 2026, Arda Guler: Sedih dan Malu

Turki Tersingkir di Piala Dunia 2026, Arda Guler: Sedih dan Malu

Bola | Minggu, 21 Juni 2026 | 07:47 WIB

MAPPA Umumkan Tiga Adaptasi Anime Baru, dari Komedi Gelap hingga Romansa

MAPPA Umumkan Tiga Adaptasi Anime Baru, dari Komedi Gelap hingga Romansa

Your Say | Minggu, 21 Juni 2026 | 07:30 WIB

Tips Agar Bedak Tahan Lama Tanpa Pakai Foundation, Ini Rahasia dari Makeup Artist

Tips Agar Bedak Tahan Lama Tanpa Pakai Foundation, Ini Rahasia dari Makeup Artist

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 07:25 WIB

Generasi Muda Dinilai Punya Peran Strategis Dorong Kebijakan Udara Bersih: Bagaimana Caranya?

Generasi Muda Dinilai Punya Peran Strategis Dorong Kebijakan Udara Bersih: Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 07:14 WIB

Kisah Klabu: Berawal dari Obrolan Dua Ibu, Kini Hidupkan Literasi di Taman Kota Jagakarsa

Kisah Klabu: Berawal dari Obrolan Dua Ibu, Kini Hidupkan Literasi di Taman Kota Jagakarsa

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 07:08 WIB

Pernah Kalah dari Timnas Indonesia, Herve Renard Incar Kemenangan Lawan Jepang di Piala Dunia 2026

Pernah Kalah dari Timnas Indonesia, Herve Renard Incar Kemenangan Lawan Jepang di Piala Dunia 2026

Bola | Minggu, 21 Juni 2026 | 07:03 WIB

Ulasan Flat Girls: Menenun Luka, Kelas Sosial, dan Cinta Remaja yang Rapuh

Ulasan Flat Girls: Menenun Luka, Kelas Sosial, dan Cinta Remaja yang Rapuh

Your Say | Minggu, 21 Juni 2026 | 07:00 WIB

Brace Deniz Undav Bawa Jerman Comeback Atas Pantai Gading dan Segel Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026

Brace Deniz Undav Bawa Jerman Comeback Atas Pantai Gading dan Segel Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026

Bola | Minggu, 21 Juni 2026 | 06:30 WIB

Hajar Swedia 5-1, Belanda Melesat Puncaki Klasemen Sementara Grup F Piala Dunia 2026

Hajar Swedia 5-1, Belanda Melesat Puncaki Klasemen Sementara Grup F Piala Dunia 2026

Bola | Minggu, 21 Juni 2026 | 06:15 WIB