SUARA SUMEDANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang melakukan assessment terkait adanya pergerakan tanah.
Adapun wilayah yang mengalami pergerakan tanah itu di area sawah Sindangsuka Blok Sawah Tarikolot, Desa Banjari, Kecamatan Jatinunggal.
Anggota Pusdalops BPBD Sumedang, Popi mengatakan, dari hasil assessment pergerakan tanah mengancam dua rumah warga, yakni milik Lili Julaeha, dan Sahredi.
"Pergerakan tanah terjadi di areal pesawahan milik Yayat Nurhayati, dan Erah, pada Selasa (4/4/2023)," kata Popi, Rabu (5/4/2023).
Lebih lanjut, Popi menyampaikan, luas pergerakan tanah tersebut sekitar 100 meter persegi dengan panjang retakan 36 meter, dan kedalaman retakan sekitar 30 sentimeter (cm).
Akibat pergerakan tanah tersebut, sebuah bangunan saung di tengah sawah milik warga sudah ambruk terdampak kejadian itu.
"Kami sedang melakukan assessment terhadap pergerakan tanah ini. Dan sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah desa serta warga sekitar," kata Popi.
Kemudian BPBD Sumedang mengimbau warga agar tetap waspada bila terjadi curah hujan dengan intensitas tinggi di wilayah tersebut.
Selanjutnya, Popi pun mengingatkan bagi pemilik rumah yang terancam untuk mengungsi ke rumah sanak saudaranya.
Baca Juga: THR PNS 2023 Sudah Cair! Intip Besar Nominalnya Berdasarkan Golongan yang Ada
"Pergerakan tanah susulan berpotensi terjadi lagi. Jadi, sambil menunggu langkah-langkah antisipatif selanjutnya, kami mengimbau warga untuk selalu waspada," katanya. (*)