SUARA SUMEDANG - Ulama dan Ahli Tafsir Muhammad Quraish Shihab mendapat pertanyaan dari anaknya yang seorang presenter dan pengusaha media Najwa Shihab dalam acara bertajuk Shihab & Shihab.
Dalam acara yang bernuansa islami itu, Najwa Shihab tampil dengan menggunakan hijab dan memandu jalannya acara bertema harta, tahta, dan kuasa dalam Islam.
Dalam permulaannya, Najwa Shihab mempertanyakan lebih dahulu kepada Quraish Shihab soal apakah seseorang boleh bekerja dengan maksud menjadi kaya.
"Betulkan, kita kerja mencari uang untuk jadi kaya, itu boleh kan Bi?" tanya Najwa Shihab.
Sementara itu dalam jawabannya, Quraish Shihab mengatakan bahwa hal itu diperbolehkan.
"Boleh sekali, bahkan kalau kita membuka Al-Qur'an itu, kita disuruh bekerja dan menafkahkan sebahagian dari hasil kerja kita, sebahagian lainnya supaya ditabung," ujar Quraish Shihab seperti dikutip dari YouTube Mata Najwa pada Kamis (13/4/2023).
"Jadi Anda harus bekerja, sehingga mendapatkan penghasilan melebihi kebutuhan Anda, sisanya itu ditabung," tambahnya.
Ayat tersebut diketahui ada di awal-awal surat Al-Baqarah ayat 3, yang menyebutkan perihal penggunaan harta dan sebagian ditabung.
"Nana mau fokus yang belanjakan itu Bi, kalau belanjakan itu berarti harta kita peroleh untuk kemudian kita belikan kesenangan, belikan kesukaan, itu tidak apa-apa kan?" tanya Najwa Shihab kembali.
Baca Juga: KPK Tetapkan 10 Tersangka Korupsi Proyek Rel Kereta Api di Sulawesi, Jawa, dan Sumatera
"Tidak apa-apa," jawab Quraish Shihab.
Lebih jauh, Quraish Shihab juga menjelaskan bahwa perihal kaya itu adalah masalah hati, sebab tidak semua milyuner pasti kaya, karena bisa saja masih belum merasa cukup.
Karena itu Quraish Shihab mengatakan yang paling penting itu adalah kaya hati dengan merasa puas pada apa yang telah diusahakan secara halal dan maksimal.
"Bulatnya itu kepuasan hati dengan apa yang Anda telah usahakan secara halal dan maksimal usaha itu," ujarnya.(*)