SUARA SUMEDANG - Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim dalam sebuah program di televisi nasional, tampil menanggapi viralnya kritikan warga terkait infrastruktur jalan di Lampung yang rusak parah.
Pasalnya hal itu dikaitkan dengan tengah ramai fenomena warga membagikan kondisi jalan rusak di Lampung, mulai adegan memancing hingga menunjukkan truk yang amblas di jalan yang bertanah.
Diketahui fenomena tersebut semakin banyak bermunculan, salah satunya usai video Bima dengan akun Awbimax di TikTok yang memberi presentasi dengan tema alasan atau penyebab kenapa Lampung tidak maju-maju.
Melalui videonya, pemuda asal Lampung yang tengah berada di Australia itu sempat 'menyentil' perihal jalan rusak di daerahnya.
Terhadap fenomena itu, Wakil Gubernur Lampung Chusnunia mengakui bahwa fenomena jalan rusak bukanlah hal yang baru baginya.
Chusnunia sendiri mengaku berasal dari daerah Waway Karya, Lampung Timur, yang merupakan daerah yang berlum beraspal sebelum dirinya menjabat.
"Kampung saya gak dapet aspal, baru jadi Bupati baru dapat aspal," ujar Chusnunia Chalim seperti dikutip dari akun TikTok Lapak_News pada Minggu (16/4/2023).
Dalam kesempatannya, ia juga mengatakan bahwa jalan rusak itu menjadi salah satu yang membuatnya berupaya menghadirkan perubahan melalui pejabat pemerintahan.
"Jadi memang ini juga yang menjadikan saya berniat maju, mendampingi Pak Arinal menjadi Wakil Gubernur karena memang saya sendiri juga dari daerah yang jalannya rusak parah," tuturnya.
Baca Juga: Setelah 53 Hari Dirawat di Rumah Sakit, David Ozora Diperbolehkan Pulang
Lebih jauh ia pun meyakinkan kemauannya dalam memperbaiki jalanan di Lampung agar menjadi lebih baik lagi.
"Jadi salah satu tekad saya ya justru untuk memperjuangkan pembangunannya," ucapnya.
Dalam beberapa penjelasannya, ia juga menjelaskan bahwa pihaknya telah menganggarkan dana untuk pembangunan infrastruktur jalan hingga 1 triliun pada 2020, namun sebagiannya harus terpakai untuk penanganan Covid-19 kala itu.
Lebih lanjut, Chusnunia Chalim juga mengatakan bahwa hingga kini pemerintah daerah masih terus memperbaiki jalan di Lampung, hanya memang diakuinya kurang dalam menginformasikannya kepada warga.(*)