Lebaran Ketupat, Berikut Sejarah dan Filosofinya

Suara Sumedang | Suara.com

Minggu, 23 April 2023 | 15:00 WIB
Lebaran Ketupat, Berikut Sejarah dan Filosofinya
Sejarah dan filosofi lebaran ketupat. (hartono subagio/Pixabay)

SUARA SUMEDANG - Umat Islam di Indonesia baru saja merayakan hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1444 H setelah satu bulan penuh melakukan puasa Ramadhan.

Setelahnya, umat Islam dapat melakukan ibadah puasa sunah Syawal. Yakni puasa yang dimulai sejak tanggal 2 Syawal hingga hari selanjutnya dengan total enam hari.

Selesai, puasa Syawal, tibalah pada perayaan hari Lebaran Ketupat. Bagi sebagian orang, ketupat dan lebaran adalah sebuah kesatuan antara perayaan dan sajian khas di dalamnya.

Namun, bagi umat Islam di suku Jawa, ternyata terdapat sebuah perayaan Lebaran Ketupat di suasana hari hara Idul Fitri.

Lalu, bagaimana sebenarnya sejarah Lebaran Ketupat? Simak penjelasannya di bawah ini.

Sejarah lebaran ketupat

Menurut budayawan, Zastrouw Al-Ngatawi menjelaskan, tradisi kupatan sudah muncul sejak era Wali Songo.

Dia menambahkan, tradisi tersebut ada seiring eksisnya tradisi slametan yang memang sudah ada di masyarakat.

Lebih lanjut, tradisi lebaran ketupat akhirnya dijadikan sebagai sarana untuk mengajarkan ajaran Islam tentang rasa syukur, bersedekah, dan silaturahmi saat lebaran.

FIlosofi ketupat

Dalam bahasa Jawa, ketupat atau kupat diambil dari kata ngaku lepat atau mengakui kesalahan.

Dengan begitu, ketupat dimaknai sebagai simbol permintaaf maaf atas segala salah yang pernah dibuat seseorang.

Seperti diketahui, ketupat dibungkus dengan janur kuning. Artinya, sebagai penolak bala menurut pemahaman orang jawa.

Sementara, bentuknya yang segi empat melambangkan cerminan prinsip “kiblat papat lima pancer” yang berarti ke mana pun manusia menuju, pasti selalu kembali kepada Allah SWT.

Tidak hanya itu, pembuatan ketupat yang cukup rumit mengartikan soal ragam kesalahan manusia, sedangkan warna putih di dalamnya bermakna kesucian setelah memohon ampunan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengenal Lebaran Ketupat, Perayaan Seminggu setelah Hari Raya Idul Fitri dan Maknanya

Mengenal Lebaran Ketupat, Perayaan Seminggu setelah Hari Raya Idul Fitri dan Maknanya

| Minggu, 23 April 2023 | 07:25 WIB

Apa Itu Lebaran Ketupat? Tradisi Seminggu Setelah Idul Fitr

Apa Itu Lebaran Ketupat? Tradisi Seminggu Setelah Idul Fitr

News | Minggu, 23 April 2023 | 06:09 WIB

Buya Yahya Beberkan Keutamaan Puasa 6 Hari di Bulan Syawal, Lebih Bagus Tanggalnya Beriringan

Buya Yahya Beberkan Keutamaan Puasa 6 Hari di Bulan Syawal, Lebih Bagus Tanggalnya Beriringan

| Jum'at, 21 April 2023 | 21:00 WIB

Puasa Syawal Dulu atau Bayar Utang Puasa Ramadan? Begini Kata Buya Yahya

Puasa Syawal Dulu atau Bayar Utang Puasa Ramadan? Begini Kata Buya Yahya

| Jum'at, 21 April 2023 | 14:00 WIB

Terkini

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:15 WIB

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:18 WIB

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:10 WIB

Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang

Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang

Sumsel | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:09 WIB

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:09 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix

Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix

Entertainment | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:00 WIB

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:54 WIB

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:35 WIB