AKSES tol Cisumdawu Sumedang wajib jadi manfaat, 9 sektor wisata bisa jadi andalan Kota Tahu. Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H Ridwan Solichin adanya jalan Tol Cisumdawu harus berdaya manfaat bagi masyarakat sekitar.
Dia melihat banyak peluang besar yang bisa digarap agar keberadaan jalan tol bisa dimaksimalkan dan bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat Sumedang dan juga Majalengka.
Rinso sapaannya juga menekankan, akses jalan tol harus bisa menjadi nilai pemberdayaan tanpa merusak stabilitas ekonomi yang telah ada sebelumnya.
Oleh karena itu, Ridwan Solichin mengatakan pentingnya memiliki kebijakan regulasi yang mendukung agar kehadiran Tol Cisumdawu berkontribusi positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dia berharap bahwa pembukaan tol ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi di Sumedang, dan tidak seperti beberapa daerah lain yang mengalami penurunan setelah memiliki infrastruktur serupa.
Satu di antara pengembangan yang harus menjadi fokus pemerintah adalah pembenahan dan pengembangan sektor wisata.
Hal tersebut menjadi sangat penting untuk meningkatkan potensi pariwisata suatu daerah.
Berikut adalah beberapa contoh sektor wisata yang dijelaskan Kang Rinso bisa menjadi pertimbang pengembangan:
1. Ekowisata: Memanfaatkan keindahan alam dan lingkungan untuk atraksi wisata, seperti taman nasional, hutan lindung, dan kawasan pantai. Ini melibatkan pendidikan tentang keanekaragaman hayati, ekosistem, dan praktik ramah lingkungan.
Baca Juga: Oklin Fia Dilaporkan, Ge Pamungkas Protes Pejabat Korupsi Berhijab Bisa Dikenakan Pasal Sama
2. Wisata Budaya: Menonjolkan kebudayaan, tradisi, seni, dan warisan lokal suatu daerah. Ini bisa termasuk festival budaya, museum, situs bersejarah, dan kerajinan tradisional.
3. Wisata Kuliner: Memperkenalkan makanan dan minuman khas suatu daerah kepada wisatawan. Ini juga bisa melibatkan tur memasak atau tur kuliner untuk mengenal lebih dalam tentang masakan lokal.
4. Wisata Petualangan dan Alam Bebas: Menawarkan pengalaman petualangan seperti hiking, trekking, rafting, panjat tebing, dan olahraga air di lingkungan alam bebas.
5. Wisata Religi: Mengaitkan destinasi dengan tempat-tempat suci atau bersejarah yang memiliki signifikansi agama.
6. Wisata Ekstrem dan Olahraga: Menghadirkan kegiatan olahraga ekstrem seperti paralayang, selancar, ski, atau balap sepeda gunung.
7. Wisata Seni dan Hiburan: Mempromosikan acara seni seperti pertunjukan teater, konser musik, festival seni, dan galeri seni.