Terlalu Sering Konsumsi Gorengan, Berikut Bahaya yang Perlu Anda Waspadai

Suara Sumedang

Sabtu, 19 Agustus 2023 | 08:35 WIB
Terlalu Sering Konsumsi Gorengan, Berikut Bahaya yang Perlu Anda Waspadai
Ilustrasi gorengan (Freepik/odua)

SUARA SUMEDANG-Gorengan merupakan makanan yang sangat diminati dan disukai oleh masyarakat.

Namun dibalik mengkonsumsi makanan yang digoreng terlalu sering dapat berdampak buruk bagi kesehatan Anda. 

Beberapa bahaya yang bisa timbul akibat terlalu banyak mengonsumsi gorengan adalah:

1. Peningkatan risiko penyakit jantung
 Mengkonsumsi terlalu banyak lemak jenuh dan trans dapat meningkatkan kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh Anda, yang merupakan faktor risiko utama penyakit jantung dan masalah kardiovaskular lainnya.

2. Pertambahan berat badan
Makanan yang digoreng seringkali tinggi kalori dan lemak. Jika Anda mengonsumsi terlalu banyak, Anda berisiko mengalami kenaikan berat badan yang tidak diinginkan. Kelebihan berat badan dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit, termasuk diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi, dan penyakit jantung.

3. Risiko diabetes tipe 2
Diet tinggi lemak dan kalori dapat menyebabkan resistensi insulin dan akhirnya menyebabkan diabetes tipe 2. Menghindari gorengan yang terlalu berminyak dapat membantu mengurangi risiko ini.

4. Masalah kesehatan metabolik
Mengkonsumsi terlalu banyak gorengan dapat dikaitkan dengan risiko lebih tinggi terkena sindrom metabolik, yang dikaitkan dengan sejumlah faktor risiko seperti obesitas, tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, dan kolesterol tinggi.

5. Masalah pencernaan
Makanan gorengan yang tinggi lemak jenuhnya bisa menyebabkan gangguan pencernaan dan rasa tidak nyaman, apalagi jika dimakan dalam jumlah banyak.

6. Penyakit peradangan
Makanan olahan tinggi lemak, termasuk makanan yang digoreng, dapat menyebabkan peradangan pada tubuh. Peradangan kronis dikaitkan dengan berbagai penyakit kronis, seperti penyakit jantung, diabetes, dan beberapa jenis kanker.

baca juga

7. Kekurangan daya
Makanan yang digoreng seringkali rendah nutrisi seperti serat, vitamin, dan mineral. Mengandalkan makanan ini sebagai penyumbang utama diet Anda dapat menyebabkan kekurangan nutrisi.

Penting untuk menjaga keseimbangan dan variasi dalam diet Anda dan makan makanan yang disiapkan dengan cara yang lebih sehat, seperti dipanggang, dipanggang, direbus, atau dikukus. Jika Anda menyukai rasa gorengan, pertimbangkan untuk membatasinya dan menggantinya dengan pilihan yang lebih sehat. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Tips Mencegah Osteoporosis Salah Satunya Hindari Konsumsi Hal Ini

5 Tips Mencegah Osteoporosis Salah Satunya Hindari Konsumsi Hal Ini

Sumedang | Minggu, 13 Agustus 2023 | 13:44 WIB

Tetap Sehat di Musim Hujan dengan Jaga Kebersihan Lingkungan

Tetap Sehat di Musim Hujan dengan Jaga Kebersihan Lingkungan

Sumedang | Jum'at, 16 September 2022 | 22:20 WIB

Terkini

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan

Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:44 WIB

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:31 WIB

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:24 WIB

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:11 WIB

×