“seolah-olah mengolok-olok rakyat yang sedang menyampaikan aspirasi di gerbang gedung DPR” ungkap Lucius.
Padahal seharusnya Puan Maharani menggunakan posisinya sebagai Ketua DPR untuk bicara dengan rakyat. Terlebih kepada massa aksi yang berharap kehadiran Puan di tengah-tengah mereka.
Terakhir, Lucius menganggap Puan sudah lupa diri karena menggunakan paripurna sebagai forum resmi malah diremehkan dengan ajang hura-hura merayakan ulang tahun.