Menurut informasi yang dikumpulkan, mayat pertama kali ditemukan oleh beberapa petani yang sedang dalam perjalanan ke ladang. Awalnya mereka mencium bau yang sangat menyengat di sekitar tempat itu.
Para petani yang penasaran kemudian pergi untuk melihat. Belakangan ternyata sumber bau tak sedap itu adalah sesosok mayat yang tergeletak di pinggir pematang sawah. Saat ditemukan, tubuh sudah setengah dingin.
Salah satu warga Slamet, Rudi Hartono, mengatakan, saat ditemukan kondisi mayat sudah mengering. Bahkan beberapa tulang terlihat. Dikatakan bahwa mayat itus sudah lama tergeletak di lokasi tersebut.
"Saya ke sana, kondisinya kering, mungkin dia meninggal dua minggu lalu," kata Slamet, Minggu (25/9/2022).
Menurut Slamet, beberapa barang yang diduga milik korban ditemukan di dekat jenazah. Namun, polisi tidak bisa mengidentifikasi orang di tubuh itu.
"Ada celana yang masih utuh, kalau baju tidak ada. Lalu ada juga sepeda yang ditemukan tadi di lokasi itu," kata Slamet.
Sejauh ini, polisi telah mengevakuasi jenazah dengan bantuan tim relawan. Petugas dan relawan harus berjalan kaki sejauh 1 kilometer untuk mencapai tempat ditemukannya jenazah.
"Mereka sebelumnya dievakuasi ke RS Pusdik Brimobi Porong," kata Slamet.
Sementara itu, Kapolsek Pungging AKP Margo Sukwand tidak memberikan keterangan tentang penemuan mayat tersebut. Saat dihubungi melalui telepon seluler, tidak ada tanggapan.
Baca Juga: Jokowi Kirim Bantuan Kemanusian ke Pakistan