Penemuan jenazah laki-laki ini menjadi pusat perhatian dan menggegerkan warga setempat.
Mayat seorang pria mengapung di sungai dekat pintu air Jagir dengan mengenakan pakaian batik bercelana panjang warna hitam.
Petugas yang terdiri dari BPBD Kota Surabaya beserta inafis dari Polrestabes Surabaya sempat mengalami kesulitan saat melakukan evakuasi mayat tersebut.
Mayat sempat sulit untuk dinaikkan ke atas tanggul.
Untuk bisa mengangkatnya, petugas harus menggunakan tali dan juga jangkar untuk menarik mayat tersebut.
Selanjutnya petugas menggiring mayat dari lokasi awal penemuan mayat ke tepi sungai yang tenang kemudian baru diangkut dan dibawa oleh mobil ambulans.
Penemuan mayat ini sempat menjadi tontonan warga sekitar yang tinggal di pinggiran sungai dekat pintu air Jagir dan pengendara yang lewat sekitar lokasi.
Menurut penuturan saksi yang merupakan warga setempat pintu air Jagir, Wonokromo, menyebutkan sebelumnya ada benda yang mengapung dikira hewan nyambik, ternyata ada mayat.
Setelah itu warga tersebut segera menghubungi Polsek Wonokromo dan Polres, dan dapat dilakukan evakuasi secepatnya.
Baca Juga: Tak Bayar Pajak STNK Bisa Ditilang, Ini Penjelasan Korlantas Polri
Mayat yang ditemukan diperkiraan berusia 72 tahun dan ditemukan pada hari Selasa (20//9) pada pukul 13.17 WIB.
Perlu waktu sekitar satu jam untuk petugas mengevakuasi jenazah karena arus sungai yang deras.
Kemudian jenazah dibawa ke kamar mayat RSUD Dr. Soetomo.
Setelah penemuan mayat ini, beberapa hari setelahnya tepatnya pada hari Jumat (23/9) pagi sekitar pukul 07.00 lagi-lagi ditemukan mayat lansia berjenis kelamin wanita mengambang di Kali Jagir.
Mayat ini ditemukan di Kali Jagir, jalan Joyoboyo, kota Surabaya.
Berdasarkan kesaksian saksi yakni pengendara yang melintas di jembatan Sawunggaling, ia melihat ada mayat yang mengapung di dekat jembatan tersebut.
Mayat tersangkut tanaman yang berada di atas permukaan air.
Mayat mengapung terbawa arus di tengah sungai.
Kemudian pengendara tersebut melapor ke petugas Dinas Perhubungan dan tak lama petugas datang untuk melakukan evakuasi.