Cegah Banjir, Pemkot Sebut Normalisasi Sungai Kalimas Surabaya Solusinya

Surabaya

Kamis, 13 Oktober 2022 | 19:13 WIB
Cegah Banjir, Pemkot Sebut Normalisasi Sungai Kalimas Surabaya Solusinya
Cegah Banjir, Pemkot Sebut Normalisasi Sungai Kalimas Surabaya Solusinya (freepik.com)

Salah satunya dengan menormalisasi Sungai Kalimas Surabaya agar bebas dari endapan sedimen. 

Wakil Walikota Surabaya, Armuji atau Cak Ji menyatakan normalisasi Sungai Kalimas akibat pendangkalan merupakan upaya mencegah banjir. 

“pendangkalan Sungai Kalimas bisa mengurangi daya tampung air. Ini dikhawatirkan bisa menimbulkan banjir atau genangan”, ucap Wawali Armuji. 

Armuji sendiri meninjau langsung Sungai Kalimas untuk memastikan kondisinya. Beliau memantau dari berbagai sudut Sungai Kalimas seperti dari Jembatan Ujung Galuh, Selasa (11/10/2022).

Wawali juga menyebutkan bahwa Pihak Pemkot Surabaya sudah pernah melakukan pengerukan Sungai Kalimas di sekitar wilayah Genteng pada Februari 2022. 

Namun kali ini di Oktober 2022 sepertinya sudah terjadi pendangkalan lagi di Sungai Kalimas. 

Cak Ji bersama Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Surabaya perlu melakukan normalisasi secara rutin di aliran Sungai Kalimas. 

Pendangkalan bisa terjadi karena beberapa faktor seperti sumbatan oleh sampah rumah tangga.

Oleh karena itu pelu pengerukan secara rutin, “air dari saluran akhirnya ke Sungai Kalimas, kondisi sungainya harus baik dan sedimennya terjaga, tolong selalu cek dan lakukan pengerukan secara berkala”.

baca juga

Pemkot Surabaya sangat serius untuk menanggulangi potensi genangan atau banjir dilakukan secara menyeluruh. Penanganan dilakukan dari hulu ke hilir sehingga menekan sekecil mungkin potensi banjir. 

Di sisi lain, Cak Ji berharap sistem drainase yang mutakhir untuk membantu mengalirkan limpahan air hujan yang tinggi. Kemudian imbangi juga dengan perawatan berkala oleh kesadaran masyarakat seperti menjaga kebersihan. 

Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Kota Surabaya terus berupaya mengatasi banjir dengan normalisasi dan pembersihan saluran-saluran air primer. 

Satu lagi, upaya Pemkot Surabaya dalam mencegah banjir yakni dengan memaksimalkan rumah Pompa di Alun-alun Contong, Kecamatan Bubutan, Kota Surabaya. 

Pembangunan rumah pompa merupakan kebutuhan untuk Kota Surabaya agar terbebas banjir. Namun perlu didukung juga dengan saluran yang bersih dan lancar agar hasilnya semakin maksimal. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Aksi Dua Begal Bercelurit Bikin Geger Warga Griya Citra Asri Surabaya, Rekaman CCTV Beredar

Aksi Dua Begal Bercelurit Bikin Geger Warga Griya Citra Asri Surabaya, Rekaman CCTV Beredar

Jatim | Kamis, 13 Oktober 2022 | 15:44 WIB

Firman Ardiansyah dan Rizki Xavier Hengkang Dari Cosmo, Netizen: ke BTS

Firman Ardiansyah dan Rizki Xavier Hengkang Dari Cosmo, Netizen: ke BTS

Purwasuka | Kamis, 13 Oktober 2022 | 13:24 WIB

Jokowi Tak Bayar Fee Paranormal: Padahal Sudah Sukses Dijadikan Gubernur DKI dan Dua Kali Jadi Presiden

Jokowi Tak Bayar Fee Paranormal: Padahal Sudah Sukses Dijadikan Gubernur DKI dan Dua Kali Jadi Presiden

Denpasar | Kamis, 13 Oktober 2022 | 10:58 WIB

Terkini

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 20:39 WIB

Ramalan Cinta 12 Zodiak pada 14-20 September 2026, Ada yang Dihantui Masa Lalu

Ramalan Cinta 12 Zodiak pada 14-20 September 2026, Ada yang Dihantui Masa Lalu

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 20:10 WIB

×