Diketahui keterlambatan ini menyebabkan banyak penumpang yang terlantar di stasiun hingga nyaris 10 jam. Setelah berhasil diatasi, kereta api hanya bisa melaju tidak lebih dari 5 km per jam. Lalu secara bertahap ditingkatkan menjadi 40 km per jam kemudian menjadi 60 km per jam sebelum kembali ke kecepatan normal.