surabaya

Varane: Prancis Pulang dengan Kepala Tegak

Surabaya Suara.Com
Senin, 19 Desember 2022 | 08:57 WIB
Varane: Prancis Pulang dengan Kepala Tegak
Raphael Varane dari Prancis, kanan, dan Adrien Rabiot bereaksi setelah kalah di final Piala Dunia dari Argentina. ((AFP))

Bek timnas Prancis Raphael Varena mengatakan bahwa Prancis pulang dengan kepala tegak walaupun mereka gagal untuk mempertahankan gelar Piala Dunia setelah kalah dari Argentina dalam drama adu penalti di partai final semalam. 

"Kami sangat kecewa tentunya, kami memberikan segalanya. Kami harus menghadapi banyak rintangan selama kompetisi, kami tidak menyerah," kata Varane.

"Selama satu jam kami tidak dalam permainan. Kami juga bisa menang. Saya sangat bangga dengan grup ini dan menjadi orang Prancis. Kami tetap menegakkan kepala. Kami kembali dalam permainan ini ketika itu rumit," imbuhnya.

"Kami mendorong dan kami percaya sampai akhir. Kami hampir membalikkan permainan yang tidak berjalan dengan baik. Ada kekuatan mental di grup ini, banyak hati. Itu memungkinkan kami untuk kembali dalam permainan ini. Kami kecewa tapi juga bangga," kata pemain Manchester United itu. 

Argentina adalah tim yang lebih baik di babak pertama dan memimpin 2-0 di babak pertama sebelum Mbappe yang memenangkan Sepatu Emas untuk gol terbanyak di turnamen, membawa mereka menyamakan kedudukan dengan gol di menit ke-80 dan ke-81 pertandingan, yang mana Perancis kapten Lloris digambarkan sebagai pertandingan tinju.

"Argentina memulai dengan bagus, agresif, menggunakan semua aspek permainan. Kami sedikit reaksioner sepanjang malam," kata Lloris.

Prancis juga lolos ke final setelah beberapa pemain melewatkan sesi latihan karena sakit selama seminggu terakhir, tetapi Lloris menolak menggunakan itu sebagai alasan.

"Kami tidak akan membuat alasan, kami memberikan segalanya. Anda harus memberi selamat kepada para pemain karena kami tidak menyerah sampai akhir," ujarnya.

Manajer Didier Deschamps mengatakan timnya patah hati setelah nyaris melakukan comeback yang luar biasa untuk mengulang sebagai juara Piala Dunia.

Baca Juga: Profil Lionel Scaloni: Sosok Coach Berprestasi Berhasil Bawa Messi Cs Juara Piala Dunia 2022

"Kami bangkit dari jurang, itulah yang membuat kami sangat menyesal," kata Deschamps, yang membawa Prancis meraih gelar pada 2018, dalam konferensi pers.

"Kami mendapat bola Piala Dunia di menit terakhir tetapi itu tidak dimaksudkan. Jika kami tertinggal 2-0 dan kemudian kami kalah 3-0, itu berbeda. Anda mengatakan 'bravo' ke Argentina dan hanya itu," ujarnya.

"Saya masih mengucapkan selamat kepada mereka, mereka memainkan permainan yang hebat, dengan sedikit permainan, tapi kami mengharapkan itu dan itu tidak mengambil keuntungan apapun dari kemenangan mereka," kata dia. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI