Kenangan Gunung-Gunung Terindah dan Tersulit Khansa Syahla

Suara Tangsel

Kamis, 18 Agustus 2022 | 00:32 WIB
Kenangan Gunung-Gunung Terindah dan Tersulit Khansa Syahla
Khansa Syahla basecamp Gunung Elbrus, di ketinggian 3.888 Mdpl! (Instagram)

Dari keseluruhan gunung yang Khansa daki, Gunung Binaiya di Maluku menjadi gunung yang memiliki pemandangan terbaik ketika kita berada di puncak. Sementara Kilimanjaro di Afrika juga memiliki puncak yang sangat indah.

"Sedangkan untuk yang tersulit adalah Kabentonu di Sulawesi. Saat aku ke sana sudah 9 tahun tidak pernah didaki. Butuh dua hari hanya untuk membuka jalur menuju tempat perkemahan terakhir yang berjarak sekitar 1,3 kilometer menuju puncak. Termasuk salah satu pendakian ekstreem buat aku," kata anak kedua dari 3 bersaudara ini.

Menurut Khansa, gunung-gunung di Indonesia ini sangat indah. Masing-masing katanya, punya keistimewaan tersendiri.

"Kayak Binaiya itu pemandangannya udah kayak di film Enchanted, Baliase dan Kabentonu di Sulawesi yang masuk dalam program “7 Longest Indonesia” yang bener-bener menantang, Carstenzs jadi gunung bersalju yang pertama kali aku daki dan jadi penutup sirkuit 7 summits Indonesia aku," ujar Khansa.

Khansa Syahla di Puncak Gunung Elbrus Rusia [Instagram]

Pemilihan Elbrus sebagai puncak ke-77 dan dilakukan tepat pada HUT 77 RI bukan tanpa alasan. Menurut Siswi Kelas 11, Labschool Jakarta ini, Puncak Gunung Elbrus adalah keinginanya untuk melanjutkan program 7 summits dan momentumnya pas dengan waktu yang diperhitungkan.

"Ini jadi kayak kado ulang tahun buat Indonesia dari aku dan ayah," ujar Khansa

Khansa menyebut, Elbrus merupakan gunung yang memiliki ketinggiannya lebih dari 5000 mdpl. Otomatis temperatur udara di sana, kata Khansa, juga minus dan oksigen juga makin menipis.

"Jadi mesti betul-betul jaga kondisi, jangan sampai kena AMS (Acute Mountain Sickness). Ini juga akan menjadi pendakian gunung full salju pertama buatku. Jadi harus pakai peralatan khusus seperti double boots, crampons dan ice axe yang berat yang merupakan tantangan tersendiri," jelas anak dari Aulia Ibnu dan Pramudhi Ayu.

Saat melakukan perjalanan ke Elbrus, Khansa fokus persiapan fisik dan mental. Apalagi ia menghadapi gunung-gunung yang technical atau butuh latihan khusus misalnya gunung-gunung 7 summits yang ketinggiannya di atas 5000mdpl.

baca juga

"Di ketinggian itu oksigen menipis jadi perlu aklimatisasi. Seperti yang aku lakukan sebelum berangkat ke Elbrus, aku ke gunung Slamet Jawa Tengah. Aku di puncak itu stay selama 2 jam padahal biasanya paling lama di puncak ya paling 15-20 menit," terang Khansa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sempat Terapkan Metode Survival, Khansa Syahla Mendaki Gunung dan Akhirnya Sukses Kibarkan Bendera Merah Putih di Puncak Gunung Elbrus Rusia

Sempat Terapkan Metode Survival, Khansa Syahla Mendaki Gunung dan Akhirnya Sukses Kibarkan Bendera Merah Putih di Puncak Gunung Elbrus Rusia

Tangsel | Kamis, 18 Agustus 2022 | 00:24 WIB

Sejak Umur 5 Tahun, Khansa Syahla Mendaki Gunung dan Akhirnya Sukses Kibarkan Bendera Merah Putih di Puncak Gunung Elbrus Rusia

Sejak Umur 5 Tahun, Khansa Syahla Mendaki Gunung dan Akhirnya Sukses Kibarkan Bendera Merah Putih di Puncak Gunung Elbrus Rusia

Tangsel | Kamis, 18 Agustus 2022 | 00:14 WIB

Khansa Syahla "Khansa_Summiters" Sukses Kibarkan Bendera Merah Putih di Puncak Gunung Elbrus di HUT RI ke-77

Khansa Syahla "Khansa_Summiters" Sukses Kibarkan Bendera Merah Putih di Puncak Gunung Elbrus di HUT RI ke-77

Tangsel | Rabu, 17 Agustus 2022 | 23:56 WIB

Terkini

Wisata Gastronomi Kian Dilirik, Dinilai Bisa Jadi Penggerak Ekosistem Kuliner Indonesia

Wisata Gastronomi Kian Dilirik, Dinilai Bisa Jadi Penggerak Ekosistem Kuliner Indonesia

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:18 WIB

7 Cara agar Pompa Air Tidak Mancing, Cek Penyebab dan Solusinya

7 Cara agar Pompa Air Tidak Mancing, Cek Penyebab dan Solusinya

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:18 WIB

Gara-gara Beda Baju, 2 Pemuda di Surabaya Dikeroyok Kelompok Perguruan Silat

Gara-gara Beda Baju, 2 Pemuda di Surabaya Dikeroyok Kelompok Perguruan Silat

Jatim | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:14 WIB

Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik

Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:11 WIB

Polda Jabar Libatkan Ahli Kejiwaan untuk Dalami Kondisi Psikologis Taufik Hidayat

Polda Jabar Libatkan Ahli Kejiwaan untuk Dalami Kondisi Psikologis Taufik Hidayat

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:04 WIB

Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI

Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:00 WIB

Adam Ma'rifat: Mabuk Ketuhanan dalam Labirin Imajinasi Danarto

Adam Ma'rifat: Mabuk Ketuhanan dalam Labirin Imajinasi Danarto

Your Say | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:00 WIB

MSCI Tunda Keputusan, Ini Sinyal Bahaya yang Harus Diwaspadai IHSG

MSCI Tunda Keputusan, Ini Sinyal Bahaya yang Harus Diwaspadai IHSG

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:57 WIB

Realita Pahit Dunia Kerja: Antrean 2 Km di Malaysia dan Bayang-Bayang PHK di Indonesia

Realita Pahit Dunia Kerja: Antrean 2 Km di Malaysia dan Bayang-Bayang PHK di Indonesia

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:48 WIB

AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation

AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:48 WIB