Beberapa hari ini, warganet memang sedang dihebohkan dengan kasus 'Ibu Pencuri Coklat di Alfamart'. Dikarenakan rentetan ceritanya yang berkembang begitu cepat. Dalam waktu satu hari, berita terkini terkait kasus ini pasti sudah melalui perubahan.
Kasus ini sudah selesai, dalam pemahaman warganet. Karena sudah terlihat video dengan seluruh pihak ada disitu, mulai dari pegawai Alfamart, perwakilan Alfamart, Si Ibu Pencuri Coklat dengan anak dan kuasa hukumnya, Pengacara Frank Hutapea anak dari Pengacara Kondang Hotman Pariss serta pihak kepolisian Polres Tangerang, yang dalam rekamannya sudah ada pernyataan damai.
Namun tidak ada akar pemicunya, warganet dibuat kebingungan dengan munculnya Pengacara Farhat Abbas, sehari setelah kasus ini damai, malah membuat postingan yang apabila dirangkum isinya membela Si Ibu Pencuri Coklat, berkata bahwa Ibu itu tidak salah, dan memberikan saran kepada Si Ibu untuk menuntut balik ke Alfamart.
![Farhat Abbas di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk mendaftarkan partainya menjadi partai politik peserta Pemilu 2024. [Antara]](https://media.suara.com/suara-partners/tangsel/thumbs/1200x675/2022/08/18/1-farhat-abbas-di-kantor-komisi-pemilihan-umum-kpu-untuk-mendaftarkan-partainya-menjadi-partai-politik-peserta-pemilu-2024.jpeg)
"Ibu itu ga maling, lupa bayar, dia marah karena si karyawan posting di medsos, dia marah, kenapa udah bayar tapi permalukan" ini sedikit petikan perkataan Farhat Abbas di akun Instagram pribadinya. Farhat menganggap hal yang wajar Ibu itu marah karena sudah dipermalukan, dan Ibu itu juga menurutnya tidak melakukan kesalahan.
Farhat juga menuliskan, "ibu itu takut salah karena takut dan awam hukum, karena syarat cabut LP harus damai dan ngaku salah! Lagian kenapa LP diterima kalo udah dibayar, ini masalah coklat seupil yang sudah dibayar! Stop permalukan orang, manusia selalu punya dan banyak salah. Salam Pandai,".
Selain membela Si Ibu Pencuri Coklat, Farhat juga menyalahkan warganet yang menurutnya berperan jahat dalam kasus ini. “Netizen itu juga ada jahatnya. Contoh kasus coklat lupa dibayar, diviralkan. Giliran orang marah? Dihujat berjamaah,” kata Farhat.
“Orang mencuri mangga dibela se-Indonesia. Lawan politik di ITE kan, di ebongkanlah! Suara netizen itu angin-anginan,” tambahnya lagi.
Karena postingannya, tak perlu menunggu lama untuk menjadi perbincangan hangat warganet. Banyak akun yang mengangkat tangkapan layar postingannya dan dijadikan berita terkini terkait Kasus Ibu Pencuri Coklat. Warganet pun banyak yang berkomentar.
Bukan hanya di akun gosip yang memperbincangkan ini, namun warganet secara nyata beramai-ramai mendatangi akun pribadi Farhat untuk memberikan komentar. Hampir seluruhnya berkomentar negatif namun bernada guyon dengan memberikan emot tertawa. "Cari panggung", "sedang sepi job", "caper", "pansos", "minta biar diundang acara gosip" adalah komentar-komentar yang banyak sekali dituliskan warganet dalam video akun Instagram Farhat.
Baca Juga: CEK FAKTA: Barang Berharga dan Uang Tunai Brigadir J Bernilai Hampir 100juta Masih Disita
Tampaknya warganet tidak habis pikir kenapa Farhat melakukan komentar kontra dengan kasus yang sudah menemukan titik terang perdamaian di antara kedua belah pihak.