Keji! Remaja 15 Tahun Disekap, Diancam, Dipaksa Jadi PSK di Apartemen Jakarta

Suara Tangsel | Suara.com

Kamis, 15 September 2022 | 21:13 WIB
Keji! Remaja 15 Tahun Disekap, Diancam, Dipaksa Jadi PSK di Apartemen Jakarta
Ilustrasi Eksploitasi Anak (Klikhukum)

NAT (15) dijadikan mesin penghasil uang dengan dipaksa bekerja menjadi Pekerja Seks Komersial (PSK) oleh mucikari berinisial EMT di sejumlah apartemen di Jakarta.

Kejadian eksploitasi anak remaja ini sudah dilakukan selama 1,5 tahun semenjak Januari 2021. NAT diancam, ditekan, dimanipulasi, dan dibuat ketakutan sehingga terpaksa melakukan hal yang diminta oleh pelaku.

Kejadian tragis ini berawal ketika korban mengikuti ajakan temannya untuk pergi ke sebuah apartemen di Jakarta Barat.

DISEKAP, DITEKAN, DIPAKSA JUAL DIRI

“Jadi, anak ini (korban) tidak tahu tentang adanya eksploitasi ini. Karena awal ceritanya, dia diajak oleh temannya ke suatu tempat. Tapi setelah sampai, anak ini tidak bisa pulang karena diharuskan bekerja. Diimingi-imingi cantik, dikasih uang. Tapi pekerjaan yang diberikan itu, dia dijual ke pria hidung belang,” kata Pengacara korban, Muhammad Zakir Rasyidin, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (15/9/2022).

Korban selama penyekapan mendapatkan tekanan dan intimidasi. Dipaksa untuk mendapatkan hasil Rp 1juta per hari dengan menjajakan diri sebagai PSK. Dan mendapatkan 'sanksi' jika tidak 'mencapai target'.

“Kekerasan nonfisik ada. Disuruh layani tamu, disuruh hasilkan uang Rp 1juta per hari. Kalau tidak bisa, disuruh bayar utang Rp 35juta. Jadi, eksploitasi itu dalam bentuk penekanan tadi,” ungkap Zakir.

TETAP KOMUNIKASI DENGAN ORANG TUA

Lebih dari 1,5 tahun terbelenggu dalam jerat eksploitasi EMT, korban mengatakan berpindah-pindah apartemen ketika sedang melayani pria pemakai jasa PSK. “Apartemennya ada di Jakarta Barat, ada di Cengkareng, ada di daerah Pluit. Jadi pindah-pindah terus,” kata Zakir.

Meski disebut dalam penyekapan, namun EMT tetap mengizinkan korban untuk menemui orangtuanya. Namun korban diberi ancaman, untuk tidak mengadu. Korban dipaksa untuk mengaku sedang bekerja yang nyaman.

Korban dilarang menceritakan soal pekerjaan maupun tempatnya bekerja kepada pihak keluarga. Pelaku juga terus memantau korban selama korban berkomunikasi dengan keluarganya.

"Jadi korban hanya menyampaikan kepada keluarga bahwa dia bekerja. Tidak sampaikan detil pekerjaannya seperti karena dalam tekanan," tutur Zakir. Korban tidak berani mengadu karena diancam akan disuruh membayar hutang Rp 35juta.

Hal ini pelaku lakukan untuk membuat keadaan seolah korban memang sedang bekerja dalam keadaan baik, bukan dalam penyekapan. Dan guna menghilangkan kecurigaan keluarga korban.

PELAKU BELUM DITANGKAP

Korban berhasil kabur pada bulan Juni 2022 lalu, dan langsung pulang ke rumah mengadu pada orangtuanya. Kemudian membuat laporan di Polda Metro Jaya.

Menurut keterangan Zakir, EMT adalah seorang perempuan berusia sekitar 40 tahun. EMT telah sering ditangkap, namun terus mengulangi perbuatan jahatnya. EMT juga diduga bertanggungjawab atas puluhan anak di bawah umur yang dipekerjakannya.

Korban memberikan keterangan bahwa ada puluhan kamar dalam satu apartemen yang disediakan untuk praktik prostitusi.

"(Korban) Banyak sekali. Tapi ngga tahu jumlahnya. Tapi yang pasti kamarnya yang di disewakan itu, ada kurang lebih sekitar 20an kamar di satu apartemen. Jadi satu apartemen, disewakan 20 kamar hanya untuk itu tadi, menjajakan anak-anak di bawah umur," kata Zakir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Duh, Aktor Ganteng China Diciduk Usai Berkali-kali Pesan Pekerja Seks

Duh, Aktor Ganteng China Diciduk Usai Berkali-kali Pesan Pekerja Seks

Sumbar | Selasa, 13 September 2022 | 19:21 WIB

Tagar Malam Jumat Trending di Twitter, Jadi Ajang Promosi Prostitusi Online

Tagar Malam Jumat Trending di Twitter, Jadi Ajang Promosi Prostitusi Online

| Kamis, 08 September 2022 | 23:04 WIB

Geger Mantan Miss Kecantikan Dituding Terlibat Jaringan Prostitusi Online, Siapa Dia?

Geger Mantan Miss Kecantikan Dituding Terlibat Jaringan Prostitusi Online, Siapa Dia?

| Kamis, 08 September 2022 | 17:16 WIB

Terkini

Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor

Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor

Jabar | Jum'at, 08 Mei 2026 | 00:59 WIB

Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!

Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!

Bogor | Jum'at, 08 Mei 2026 | 00:12 WIB

Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden

Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden

Sumsel | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:47 WIB

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak

Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak

Sumsel | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:35 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai

Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai

Kalbar | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:23 WIB

Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan

Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan

Sumsel | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:49 WIB

Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta

Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39 WIB