Kritikan pedas Presenter Kondang sekaligus Jurnalis, Najwa Shihab terhadap oknum di dalam institusi Polri yang suka memamerkan kekayaan memang mendapatkan tanggapan pro dan kontra.
Setelah Nikita Mirzani yang menyuarakan ketidaksukaannya terhadap aksi Najwa menyudutkan polisi, kali ini Rudi Valinka pun memberikan komentar.
Rudi Valinka, yang diketahui pendukung Ahok sekaligus penulis buku 'A Man Called Ahok', dalam akun twitternya @kurawa membalas kritikan Najwa terhadap oknum polisi, dengan memberikan kritik terhadap Najwa.
Rudi membandingkan Najwa dengan Deddy Corbuzier. Menurut Rudi, narasumber terlihat tertawa riang jika hadir di podcast Deddy, dan hal tersebut tidak mungkin terjadi di acara Najwa. Rudi pun meminta Najwa untuk instropeksi.
Rudi pun mengatakan bahwa Najwa keras kepala.
"Jurnalisme itu gak harus dengan selalu Muka Tegang dan Sangat Serius," tulis Rudi menyindir Najwa.
Rudi pun menambahkan tulisan dalam twitternya,
"Mba @najwashihab ini kelemahannya dia gak mau mendengar, sudah beberapa tahun lalu kita nasihatin untuk merubah cara dia menjadi pembawa acara. Sekarang narasumber penting hampir gak ada yang mau ke acara dia lagi, semua diambil habis sama Deddy Corbuzier. Orang-orang sekelilingnya yang merusak," dilansir Minggu, 25 September 2022.
SUSI PUDJIASTUTI TURUT KOMENTAR
![Tangkapan layar Twitter Susi Pudjiastuti dan Rudi Valinka [Twitter]](https://media.suara.com/suara-partners/tangsel/thumbs/1200x675/2022/09/27/1-tangkapan-layar-twitter-susi-pudjiastuti-dan-rudi-valinka.webp)
Atas cuapan Rudi, banyak warganet yang bereaksi membela Najwa, dan melemparkan hujatan untuk Rudi. Bahkan, Mantan Menteri Perikanan dan Kelautan, Susi Pudjiastuti, menegur Rudi secara langsung dengan membalas tulisan Rudi di akun @kurawa dengan akun pribadinya @susipudjiastuti. Berikut balasan Susi terhadap Rudi,
"Anda itu ada apa &kenapa? Nana @NajwaShihab adlh seorang profesional di profesinya. Seseorang disebut profesional dalam profesinya apabila dia mencintai, konsisten, passionate, memberikan dedikasi dengan semua prinsip & integritasnya. Sebagai sesama wanita I stand for Najwa,".
TANGGAPAN WARGANET
Tentang hal ini, komentar warganet cukup beragam. Ada yang mendukung Najwa dan merasa Najwa sangat baik dan profesional membawakan acara. Namun ada juga yang setuju jika dikatakan sikap Najwa yang suka memotong narasumber ketika berbicara adalah tidak baik.
Dan perbandingan yang dikeluarkan oleh Rudi, terkait Deddy Corbuzier dan Najwa, warganet menganggap keduanya tidak bisa disejajarkan dan dibandingkan.
Karena segmen, tujuan, dan acara yang dibawakan berbeda, sehingga membutuhkan pembicara dengan cara yang juga berbeda dalam membawakannya. Podcast Deddy dinilai sebagai acara yang santai, dan narasumber memang lebih banyak didengarkan, tidak ada pemojokan. Deddy juga dianggap hanya berniat untuk mencari penonton yang ramai, demi naiknya rating acaranya, dan naiknya pendapatan.
Sedangkan acara Najwa dianggap memang sebagai pencari fakta, terutama untuk pejabat-pejabat pemerintahan. Tujuan Najwa dinilai untuk menyampaikan suara rakyat, dan mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan rakyat. Acara yang disajikan juga memang dibalut dengan serius, bukan acara yang santai.