Warga Negara Asing (WNA) Australia dan Asal Jepang Mengacungkan Jari Tengah ke Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)

Suara Tangsel | Suara.com

Kamis, 20 Oktober 2022 | 14:40 WIB
Warga Negara Asing (WNA) Australia dan Asal Jepang Mengacungkan Jari Tengah ke Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)
Warga Negara Asing (WNA) Australia dan Asal Jepang Mengacungkan Jari Tengah ke Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)

Beredar video dua Warga Negara Asing (WNA) melakukan penghinaan dan tindakan kekerasan terhadap Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, viral di media sosial.  

Usai viral, dua WNA bernama Maziar Darvishi asal Australia dan Megumi Tadatsu asal Jepang tersebut akhirnya meminta maaf secara resmi kepada petugas Imigrasi Bandara Soetta.

Sementara itu, Kepala Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta Muhammad Tito Andrianto mengatakan, kejadian itu terjadi pada 17 Oktober 2022 di Terminal 3 Keberangkatan Bandara Internasional Soekarno-Hatta sekitar pukul 19.35 WIB. Ketika Maziar dan Megumi bersama dua anak akan terbang ke Australia menggunakan pesawat QF42.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan dokumen keimigrasian, empat WNA itu telah overstay masing-masing selama dua hari. Sesuai ketentuan, mereka diminta membayar beban biaya overstay tersebut," ucap Tito pada Rabu (19/10/2022).

"Karena kejadian itu, mereka batal terbang ke Australia. Mereka meninggalkan kantor Imigrasi begitu saja. Petugas hanya menahan paspor mereka," katanya.

Ia menambahkan, tindakan kedua WNA tersebut sangat menyinggung Imigrasi Republik indonesia.

"Kami Sangat tersinggung, pak Menteri juga sangat tersinggung. Tindakan ini sudah masuk dalam unsur pidana. Namun dengan permintaan maaf dua WNA itu, imigrasi tidak akan melanjutkan kasus ini ke ranah hukum. Mereka juga tidak perlu membayar overstay tapi akan kami deportasi dan cekal," imbuhnya.

Dalam kesempatan yang berbeda, Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Kombes Sigit Dani Setiono memberikan apresiasinya dalam menyelesaikan kasus dengan sistem restorative justice.

"Sangat bijak dan tepat. Apalagi sudah ada permintaan maaf dari yang bersangkutan, ini bisa menjadi pelajaran bagi WNA yang datang ke Indonesia. Ini sudah sesuai dengan arahan dan kebijakan pak Presiden," pungkasnya Sigit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

CEK FAKTA: Hotman Paris Berkomentar, "Sangat memalukan! Membawa Nama Bangsa dan Negara". Untuk Siapa?

CEK FAKTA: Hotman Paris Berkomentar, "Sangat memalukan! Membawa Nama Bangsa dan Negara". Untuk Siapa?

| Jum'at, 02 September 2022 | 20:12 WIB

CEK FAKTA: Pemenang Maraton Asal Australia yang Tidak Dibayar Hadiah 150 Juta, Ditanggapi Penyelenggara Bahwa Hadiah Jadi 50 Juta. Dipotong Pajak 70%?

CEK FAKTA: Pemenang Maraton Asal Australia yang Tidak Dibayar Hadiah 150 Juta, Ditanggapi Penyelenggara Bahwa Hadiah Jadi 50 Juta. Dipotong Pajak 70%?

| Rabu, 31 Agustus 2022 | 01:18 WIB

VIRAL! Pelari Australia Menang Kompetisi Maraton di Indonesia, Hadiah 150 Juta Tidak Dibayar. Warganet: BIKIN MALU

VIRAL! Pelari Australia Menang Kompetisi Maraton di Indonesia, Hadiah 150 Juta Tidak Dibayar. Warganet: BIKIN MALU

| Rabu, 31 Agustus 2022 | 01:10 WIB

Terkini

Tanpa Thom Haye di FIFA Series, Timnas Indonesia Unjuk Transformasi Baru?

Tanpa Thom Haye di FIFA Series, Timnas Indonesia Unjuk Transformasi Baru?

Your Say | Selasa, 17 Maret 2026 | 17:17 WIB

Muhammadiyah Pekanbaru Gelar Salat Id pada 20 Maret, Ini Daftar Lokasinya

Muhammadiyah Pekanbaru Gelar Salat Id pada 20 Maret, Ini Daftar Lokasinya

Riau | Selasa, 17 Maret 2026 | 17:17 WIB

Jaksa Banding! Meski Lolos dari Hukuman Mati, Nasib Fandi Ramadhan Cs Masih di Ujung Tanduk

Jaksa Banding! Meski Lolos dari Hukuman Mati, Nasib Fandi Ramadhan Cs Masih di Ujung Tanduk

Entertainment | Selasa, 17 Maret 2026 | 17:15 WIB

Kisah Salim: Menggugat Ketidakadilan Sosial Lewat Kacamata Kebingungan

Kisah Salim: Menggugat Ketidakadilan Sosial Lewat Kacamata Kebingungan

Your Say | Selasa, 17 Maret 2026 | 17:15 WIB

Dar Penyamaran Ikonik ke Panggung Nasional: Kisah Iptu Sukandi dan Lagu I Love You Bhayangkari

Dar Penyamaran Ikonik ke Panggung Nasional: Kisah Iptu Sukandi dan Lagu I Love You Bhayangkari

Entertainment | Selasa, 17 Maret 2026 | 17:14 WIB

Prediksi Liga Champions Dinihari Nanti: Liverpool Masih Punya Harapan, Bodo/Glimt di Ambang Sejarah

Prediksi Liga Champions Dinihari Nanti: Liverpool Masih Punya Harapan, Bodo/Glimt di Ambang Sejarah

Bola | Selasa, 17 Maret 2026 | 17:12 WIB

Prabowo Ingin Tertibkan Pengamat, Legislator PDIP Singgung Risiko Pilihan Rakyat

Prabowo Ingin Tertibkan Pengamat, Legislator PDIP Singgung Risiko Pilihan Rakyat

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 17:11 WIB

Bukan Program Unggulan, Ini Pos Anggaran yang Potensi Kena Pemangkasan

Bukan Program Unggulan, Ini Pos Anggaran yang Potensi Kena Pemangkasan

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 17:11 WIB

Kisah 'Militan' 10 Rekan Sekantor Kompak 'War' Tiket Demi Mudik Berjamaah ke Semarang

Kisah 'Militan' 10 Rekan Sekantor Kompak 'War' Tiket Demi Mudik Berjamaah ke Semarang

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 17:07 WIB

Israel Targetkan Ali Larijani, Tangan Kanan Pemimpin Iran Diklaim Tewas

Israel Targetkan Ali Larijani, Tangan Kanan Pemimpin Iran Diklaim Tewas

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 17:06 WIB