Trauma Lihat KDRT Sedang Merebak? Kenali Tanda Peringatan 'Calon Pelaku'nya Sejak Dini, Menurut Psikolog

Suara Tangsel

Sabtu, 05 November 2022 | 09:24 WIB
Trauma Lihat KDRT Sedang Merebak? Kenali Tanda Peringatan 'Calon Pelaku'nya Sejak Dini, Menurut Psikolog
Ilustrasi KDRT (Situs hukamnas)

Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) memang kerap terjadi, dan semakin merebak di masa kini. Terlebih, dengan mencuatnya kasus pasangan figur publik yang sampai membuat heboh warganet nasional.
Harus diketahui, sebagian besar hubungan yang berujung terjadinya tindak kekerasan, tidak diawali dengan kekerasan. Bahkan banyak yang ketika masih dalam masa berpacaran, tidak pernah ada kekerasan fisik sebelumnya.
Memang cukup sulit untuk mengetahui apakah seseorang akan berpotensi menjadi pelaku KDRT di kemudian hari, terutama jika masih baru memulai hubungan.
Meskipun untuk mengetahui secara pasti dirasa sangat sulit, ada beberapa tanda peringatan yang dapat diwaspadai yang dapat menjadi titik awal untuk melihat suatu hubungan yang dimulai dengan terlihat bahagia dan baik-baik saja, ada kemungkinan akan berubah menjadi hubungan yang terisi dengan kekerasan dalam rumah tangga.
Melansir dari berbagai sumber dan ditinjau secara psikologis, berikut tanda-tanda berikut yang dapat diasumsikan sebagai tanda peringatan bahwa pasangan dalam hubungan berpotensi sebagai pelaku KDRT.

*SERING MEMANIPULASI PERASAAN

Pelaku KDRT dapat ditandai dengan seringnya melakukan manipulasi dan mempermainkan perasaan korban, dengan membuat keadaan dimana korban merupakan titik pembuat masalah, dan membalikkan keadaan bahwa pelaku menjadi korban.

Sering dikenal dengan istilah 'gaslighting', yakni keadaan dimana seseorang menggunakan kata-kata dan narasi palsu yang tanpa disadari korban sudah membuat korban menjadi bimbang dengan pemikirannya dan tidak mengetahui hal yang benar, sehingga pola pikir korban akan diarahkan di bawah kendali pelaku.

Ada perasaan korban yang mengatakan bahwa hal yang benar berkebalikan, namun dengan kemampuan pelaku memanipulasi kata, mampu membuat korban menjadi tidak yakin dengan perasaannya, dan meyakini perkataan pelaku.

"Pelaku kekerasan sering menyalahkan kamu untuk hal-hal yang salah, atau menyalahkan kamu atas perilaku kasar mereka sendiri," terang Dr. Judy Ho, Ph.D, seorang neuropsikolog klinis menjelaskan perilaku manipulasi pelaku.

*POSESIF BERLEBIHAN (CENDERUNG MENGEKANG)

Pelaku kekerasan biasanya memiliki jiwa posesif, yakni melakukan pengekangan berlebihan terhadap pasangan, dan membatasi sosialisasi serta ruang gerak. Biasanya dimulai dari komunikasi lewat telepon yang dilarang, hingga akhirnya dilarang untuk bertemu dengan orang lain, bahkan orang terdekat selain diri pelaku.

Dengan berlaku sangat membatasi kontak korban dengan orang lain, pelaku secara perlahan akan membuat korban ketergantungan dengan dirinya. Ditambah, doktrin bahwa tidak ada orang lain yang akan berhubungan tulus dengan korban, maka korban akan merasa bahwa pasangannya merupakan satu-satunya tempat ia mendapatkan cinta dan dukungan.

Sikap membatasi yang berlebihan seperti ini, dapat dijadikan satu tanda peringatan bahwa pasangan ada kemungkinan menjadi pelaku KDRT.

*GEMAR MENYAKITI HEWAN

Hal ini sebetulnya tidak selalu dapat dijadikan patokan apakah seseorang berpotensi menjadi pelaku KDRT terhadap pasangan atau tidak, karena tidak semua pelaku KDRT suka melakukam kekerasan fisik terhadap hewan.

Namun, jika melihat pasangan secara nyata bersikap kejam terhadap hewan, seperti menendang, menginjak, atau membanting hewan tanpa merasa bersalah, maka patut diwaspadai.

Nggak semua pelaku kekerasan fisik nyatanya menyakiti hewan, tetapi kalau kamu melihat pasangan nggak berpikir dua kali sebelum bersikap kejam atau menendang anjing karena menggonggong, atau sesederhana meneriaki kucing yang menggaruk sofa, ketahuilah bahwa reaksi semacam itu bukanlah hal normal.

Dilansir dari Good House Keeping, seorang psikolog berlisensi di Pennsylvania, Jaime Zuckerman, Psy,D, mengatakan jika seseorang mampu melakukan kekerasan terhadap hewan, maka ada kemungkinan ia mampu melakukannya terhadap pasangan dan berpotensi menjadi pelaku KDRT.

*BERMUKA DUA

Salah satu pertanda yang dapat diwaspadai jika pasangan berperilaku berbeda ketika di hadapan publik, dan ketika hanya berduaan.

"Pelaku tindak kekerasan sering tampil menawan di sekitar orang lain dengan tujuan membuat orang berpikir bahwa mereka adalah orang yang penuh kasih kepada pasangan. Namun di baliknya adalah cerita yang sama sekali berbeda," kata Dr.Zuckerman.

Pelaku biasanya melakukan hal ini untuk membentuk pandangan baik publik terhadap dirinya, sehingga tidak akan ada yang menduga ataupun mempercayai jika korban mengatakan pelaku telah melakukan kekerasan dalam hubungan.

Pembentukan wajah publik yang terlihat baik dan berkebalikan dengan sikap secara pribadi seperti ini dapat diwaspadai sebagai tanda peringatan bahwa pasangan berpotensi menjadi pelaku KDRT.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Benarkah Sosok Penghina Dewi Perssik yang Dilaporkan ke Kepolisian Adalah Fans Leslar? Pengacara Lesti Kejora Beri Penjelasan

Benarkah Sosok Penghina Dewi Perssik yang Dilaporkan ke Kepolisian Adalah Fans Leslar? Pengacara Lesti Kejora Beri Penjelasan

| Kamis, 03 November 2022 | 18:03 WIB

Indosiar Kena Hujat Fans Leslar, Tampilkan Iklan dengan Ilustrasi Lesti Kejora dan Baby L Tanpa Rizky Billar, Diantara Pasangan Artis Muda Lain

Indosiar Kena Hujat Fans Leslar, Tampilkan Iklan dengan Ilustrasi Lesti Kejora dan Baby L Tanpa Rizky Billar, Diantara Pasangan Artis Muda Lain

| Kamis, 03 November 2022 | 13:10 WIB

Lesti Kejora Siap Manggung Di Konser Musik Setelah Abaikan Kasus KDRT, Warganet: Katanya Setelah Dicekik, Cengkok Suaranya Makin Bagus

Lesti Kejora Siap Manggung Di Konser Musik Setelah Abaikan Kasus KDRT, Warganet: Katanya Setelah Dicekik, Cengkok Suaranya Makin Bagus

| Kamis, 03 November 2022 | 13:00 WIB

Farhat Abbas Bahas Tentang Laki-Laki Korban KDRT, Jadikan Pedangdut Nassar Sebagai Contoh

Farhat Abbas Bahas Tentang Laki-Laki Korban KDRT, Jadikan Pedangdut Nassar Sebagai Contoh

| Kamis, 27 Oktober 2022 | 13:28 WIB

Pertanda Rizky Billar Meredup? Masih Unggah Berita Tentang Rizky Billar, Warganet Ancam Unfollow Akun Gosip: Cari Berita Lain Min, Muak Liatnya

Pertanda Rizky Billar Meredup? Masih Unggah Berita Tentang Rizky Billar, Warganet Ancam Unfollow Akun Gosip: Cari Berita Lain Min, Muak Liatnya

| Selasa, 25 Oktober 2022 | 12:42 WIB

Terkini

IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya

IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 00:18 WIB

Dari Ladang ke Kulit: Menyusuri Kekuatan Sunflower Oil Organik dalam Body Care Magic of Nature

Dari Ladang ke Kulit: Menyusuri Kekuatan Sunflower Oil Organik dalam Body Care Magic of Nature

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:58 WIB

Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur

Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:37 WIB

PTBA Tebar Kebahagiaan Idul Adha, 300 Hewan Kurban Disalurkan ke Berbagai Wilayah Operasional

PTBA Tebar Kebahagiaan Idul Adha, 300 Hewan Kurban Disalurkan ke Berbagai Wilayah Operasional

Sumsel | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:37 WIB

Bagasi Mobil Selalu Penuh saat Mudik? Ini Tips Menata Daging Kurban dan Oleh-oleh agar Tetap Muat

Bagasi Mobil Selalu Penuh saat Mudik? Ini Tips Menata Daging Kurban dan Oleh-oleh agar Tetap Muat

Jakarta | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:18 WIB

Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26

Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26

Bola | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:07 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bolehkah Daging Kurban Dibagikan kepada Non Muslim? Ini Penjelasan Ulama yang Menyejukkan

Bolehkah Daging Kurban Dibagikan kepada Non Muslim? Ini Penjelasan Ulama yang Menyejukkan

Kalbar | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:04 WIB

AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90

AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:00 WIB

Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL

Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL

Jabar | Kamis, 28 Mei 2026 | 22:59 WIB