Timnas Negara Eropa Batal Pakai Ban Lengan 'One Love' di Piala Dunia 2022

Suara Tangsel

Selasa, 22 November 2022 | 00:13 WIB
Timnas Negara Eropa Batal Pakai Ban Lengan 'One Love' di Piala Dunia 2022
Lambang LGBT (AFP)

Negara-negara Eropa termasuk Inggris dan Wales tidak akan memakai ban kapten One Love di Piala Dunia Qatar karena mendapat ancaman kartu kuning. Para kapten termasuk Harry Kane dan Gareth Bale sebelumnya telah merencanakan untuk mengenakan ban kapten One Love selaama pertandingan sebagai bentuk protes terhadap kebijakan yang diberlakukan di Piala Dunia Qatar yang melarang bentuk LGBT.

Pernyataan bersama dari tujuh asosiasi sepak bola di antaranya Inggris Wales, Belgia, Denmark, Jerman, Belanda dan Swiss mengatakan mereka tidak bisa menempatkan pemainnya dalam ancaman sanksi kartu kuning yang akan dikenakan jika para pemainnya tetap melanjutkan rencananya tersebut.

Mereka mengaku frustasi atas keputusan yang telah dibuat oleh FIFA. "Kami sangat frustrasi dengan keputusan FIFA, yang kami yakini belum pernah terjadi sebelumnya," bunyi pernyataan tersebut.

Mereka sebelumnya telah mengirimkan surat kepada FIFA pada bulan September untuk memberitahu mereka tentang rencana ini. Namun, FIFA tak kunjung membalas surat tersebut.

"Kami siap membayar denda yang biasanya berlaku untuk pelanggaran peraturan kita dan memiliki komitmen kuat untuk mengenakan ban kapten. Namun, kami tidak dapat menempatkan pemain kami dalam situasi di mana mereka mungkin akan dikenakan kartu, atau bahkan dipaksa untuk meninggalkan lapangan permainan,"

Menanggapi hal ini FIFA kemudian meluncurkan kampanye Tanpa Diskriminasi yang akan dimulai pada perempat final mendatang. Para kapten akan diperbolehkan untuk memakai ban kapten Tanpa Diskriminasi selama turnamen berlangsung.

Harry Kane sendiri mengenakan ban kapten Inggris saat negaranya mengalahkan Iran dengan skor 6-2 pada pertandingan yang digelar di Stadion Internasional Khalifa, Senin (21/11/2022). 

Ban lengan OneLove mempromosikan keragaman dan inklusi - dan merupakan simbol yang ditujukan untuk menentang diskriminasi. (AFP)
Ban lengan OneLove mempromosikan keragaman dan inklusi - dan merupakan simbol yang ditujukan untuk menentang diskriminasi. (AFP) (sumber:)

Sebelumnya, Federasi Sepak Bola Inggris (FA) mengatakan bahwa para pemain Inggris akan berlutut selama pertandingan, bertekad agar Harry Kane tetap mengenakan ban kapten berlogo One Love tersebut sebagai bentuk protes dan penyuaraan terhadap kesetaraan Hak Asasi Manusia (HAM).

Namun, tampaknya Ketua FA khawatir jika pemain andalan timnas Inggris tersebut akan mendapatkan sanksi jika Harry Kane tetap melanjutkan rencananya itu karena melanggar aturan FIFA.

baca juga

FA sendiri dikabarkan sedang mencari kejelasan tentang hukuman yang bisa dijatuhkan jika mereka menindaklanjuti keputusannya itu. Kekhawatiran FA jika rencana itu terus dilanjutkan adalah Harry Kane akan mendapat skorsing, yang mana Kane sendiri merupakan andalan timnas Inggris di Piala Dunia ini.

Sementara itu, Harry Kane sendiri berkata bahwa ia mengetahui persoalan ini dan akan menunggu keputusan dari hasil obrolan yang dilakukan antara FA dan FIFA.

“Kami telah menjelaskan sebagai tim, staf, dan organisasi bahwa kami ingin mengenakan ban kapten. Saya tahu FA sedang berbicara dengan FIFA dan pada saat pertandingan mereka akan mengambil keputusan,” kata Kane kepada awak media.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cedera Karim Benzema Dinilai Aneh, Laporan Tidak Transpran Sebelum Diputuskan Tidak Bisa Ikut Piala Dunia 2022

Cedera Karim Benzema Dinilai Aneh, Laporan Tidak Transpran Sebelum Diputuskan Tidak Bisa Ikut Piala Dunia 2022

Bola | Selasa, 22 November 2022 | 10:52 WIB

Senang Bisa Cetak Gol di Piala Dunia, Gareth Bale: Tapi Saya Lebih Suka Raih 3 Poin

Senang Bisa Cetak Gol di Piala Dunia, Gareth Bale: Tapi Saya Lebih Suka Raih 3 Poin

Bola | Selasa, 22 November 2022 | 10:04 WIB

Terkini

Bupati Bogor Targetkan Api TPAS Galuga Padam Sebelum Groundbreaking PSEL 17 September

Bupati Bogor Targetkan Api TPAS Galuga Padam Sebelum Groundbreaking PSEL 17 September

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 16:59 WIB

BKPM Kalah Lawan Greenpeace di PTUN, Putusan KIP soal IUP Raja Ampat Dikuatkan

BKPM Kalah Lawan Greenpeace di PTUN, Putusan KIP soal IUP Raja Ampat Dikuatkan

News | Senin, 14 September 2026 | 16:57 WIB

Jadi Menkeu, Suahasil Nazara Masih Rangkap Jabatan Wakomut PLN

Jadi Menkeu, Suahasil Nazara Masih Rangkap Jabatan Wakomut PLN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 16:53 WIB

Bagi-Bagi Nasi Kotak di Pagebangan, Dede Rohana Ajak Ojol dan Warga Doakan Jurnalis di Selat Sunda

Bagi-Bagi Nasi Kotak di Pagebangan, Dede Rohana Ajak Ojol dan Warga Doakan Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Senin, 14 September 2026 | 16:53 WIB

Dedikasi 14 Tahun Mantri BRI Dewi Natalia, Bantu Pedagang Beralih dari Rentenir

Dedikasi 14 Tahun Mantri BRI Dewi Natalia, Bantu Pedagang Beralih dari Rentenir

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 16:50 WIB

Drama A Bona Fide Killer: Pembunuh Legendaris yang Hidup Normal sebagai Ibu

Drama A Bona Fide Killer: Pembunuh Legendaris yang Hidup Normal sebagai Ibu

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 16:50 WIB

Dari Pintu ke Pintu, Mantri BRI Dewi Natalia Bantu Pedagang Lampung Akses Pembiayaan

Dari Pintu ke Pintu, Mantri BRI Dewi Natalia Bantu Pedagang Lampung Akses Pembiayaan

Jogja | Senin, 14 September 2026 | 16:48 WIB

21 Hari Disandera OPM di Hutan Papua: Nemerina Selamat, Rekannya Tewas Kelaparan

21 Hari Disandera OPM di Hutan Papua: Nemerina Selamat, Rekannya Tewas Kelaparan

News | Senin, 14 September 2026 | 16:47 WIB

8 Rekomendasi Hotel di PIK: Dari Nuansa Oriental, Hotel Murah, hingga Mewah Bintang Lima

8 Rekomendasi Hotel di PIK: Dari Nuansa Oriental, Hotel Murah, hingga Mewah Bintang Lima

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 16:47 WIB

Doakan 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Arupadhatu 1 Segera Ditemukan, Warga Carita Larung Kerbau ke Laut

Doakan 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Arupadhatu 1 Segera Ditemukan, Warga Carita Larung Kerbau ke Laut

Banten | Senin, 14 September 2026 | 16:47 WIB

×