Negara-negara Eropa termasuk Inggris dan Wales tidak akan memakai ban kapten One Love di Piala Dunia Qatar karena mendapat ancaman kartu kuning. Para kapten termasuk Harry Kane dan Gareth Bale sebelumnya telah merencanakan untuk mengenakan ban kapten One Love selaama pertandingan sebagai bentuk protes terhadap kebijakan yang diberlakukan di Piala Dunia Qatar yang melarang bentuk LGBT.
Pernyataan bersama dari tujuh asosiasi sepak bola di antaranya Inggris Wales, Belgia, Denmark, Jerman, Belanda dan Swiss mengatakan mereka tidak bisa menempatkan pemainnya dalam ancaman sanksi kartu kuning yang akan dikenakan jika para pemainnya tetap melanjutkan rencananya tersebut.
Mereka mengaku frustasi atas keputusan yang telah dibuat oleh FIFA. "Kami sangat frustrasi dengan keputusan FIFA, yang kami yakini belum pernah terjadi sebelumnya," bunyi pernyataan tersebut.
Mereka sebelumnya telah mengirimkan surat kepada FIFA pada bulan September untuk memberitahu mereka tentang rencana ini. Namun, FIFA tak kunjung membalas surat tersebut.
"Kami siap membayar denda yang biasanya berlaku untuk pelanggaran peraturan kita dan memiliki komitmen kuat untuk mengenakan ban kapten. Namun, kami tidak dapat menempatkan pemain kami dalam situasi di mana mereka mungkin akan dikenakan kartu, atau bahkan dipaksa untuk meninggalkan lapangan permainan,"
Menanggapi hal ini FIFA kemudian meluncurkan kampanye Tanpa Diskriminasi yang akan dimulai pada perempat final mendatang. Para kapten akan diperbolehkan untuk memakai ban kapten Tanpa Diskriminasi selama turnamen berlangsung.
Harry Kane sendiri mengenakan ban kapten Inggris saat negaranya mengalahkan Iran dengan skor 6-2 pada pertandingan yang digelar di Stadion Internasional Khalifa, Senin (21/11/2022).

Sebelumnya, Federasi Sepak Bola Inggris (FA) mengatakan bahwa para pemain Inggris akan berlutut selama pertandingan, bertekad agar Harry Kane tetap mengenakan ban kapten berlogo One Love tersebut sebagai bentuk protes dan penyuaraan terhadap kesetaraan Hak Asasi Manusia (HAM).
Namun, tampaknya Ketua FA khawatir jika pemain andalan timnas Inggris tersebut akan mendapatkan sanksi jika Harry Kane tetap melanjutkan rencananya itu karena melanggar aturan FIFA.
Baca Juga: Adik Dinar Candy Akhirnya Ditemukan Usai Gempa Cianjur, Terjebak di Basement Pesantren
FA sendiri dikabarkan sedang mencari kejelasan tentang hukuman yang bisa dijatuhkan jika mereka menindaklanjuti keputusannya itu. Kekhawatiran FA jika rencana itu terus dilanjutkan adalah Harry Kane akan mendapat skorsing, yang mana Kane sendiri merupakan andalan timnas Inggris di Piala Dunia ini.
Sementara itu, Harry Kane sendiri berkata bahwa ia mengetahui persoalan ini dan akan menunggu keputusan dari hasil obrolan yang dilakukan antara FA dan FIFA.
“Kami telah menjelaskan sebagai tim, staf, dan organisasi bahwa kami ingin mengenakan ban kapten. Saya tahu FA sedang berbicara dengan FIFA dan pada saat pertandingan mereka akan mengambil keputusan,” kata Kane kepada awak media.