Argentina akhirnya kembali membuka asah mereka untuk tetap bertahan di Piala Dunia 2022 Qatar setelah meraih kemenangan 2-0 atas Meksiko pada lanjutan laga Grup C di Lusail Stadium, Minggu (27/11/2022).
Setelah dikejutkan Arab Saudi pada pertandingan pembukaan kemarin, Argentina kembali bangkit untuk mendapatkan diri mereka pada posisi untuk lolos menjelang pertandingan terakhir melawan Polandia pada Rabu mendatang. Jika kalah lawan Meksiko kemarin berarti mereka harus meninggalkan Piala Dunia lebih awal.
Keadaan itu berubah ketika Lionel Messi mencetak gol pertama untuk Argentina pada pertadingan itu dengan sentuhan magicnya, melepaskan bola keras mendatar dan melengkung yang mengarah ke pojok kiri Meksiko dari luar kotak penalti yang tidak bisa ditepis kiper.
"Kami tahu bahwa hari ini kami harus menang, bahwa Piala Dunia lain dimulai untuk kami dan kami tahu apa yang harus dilakukan," kata Messi. "Kami tidak boleh lengah sekarang dan kami memiliki semua final tersisa. Kami tahu bahwa tanggapan dari penggemar kami akan seperti ini dan saya pikir kami mematuhinya,” tambahnya.
Pelatih Argentina Lionel Scaloni mengakui bahwa Messilah yang mengubah jalannya pertandingan. "Dia menentukan pertandingan karena itulah yang dia tahu bagaimana melakukannya," kata Scaloni. "Dia memiliki kelompok di belakangnya yang mendukungnya. Pertandingan berubah karena kami memiliki pemain hebat dan kami juga memiliki Leo,".

Usai pertandingan, Messi juga terpaksa mengecilkan kekhawatiran akan cederanya. Ada spekulasi menjelang Piala Dunia bahwa dia menderita masalah pergelangan kaki dan dia mengakui bahwa dia terpelintir saat kalah dari Arab Saudi.
Dia juga berada di akhir beberapa tantangan berat melawan Meksiko tetapi mampu menyelesaikan permainan.
"Saya tidak tahu mengapa ada begitu banyak hal yang dikatakan tentang itu," ujar Messi. “Beberapa hari yang lalu semua orang berbicara tentang pergelangan kaki saya dan saya tidak memiliki masalah dengan itu. Tapi kemudian di menit terakhir [melawan Arab Saudi], saya membalikkannya,".
"Saya mengatakan sepanjang minggu bahwa saya tidak ada yang salah dengan itu dan kemudian pada menit terakhir saya memutarnya. Tapi itu baik-baik saja. Saya bisa berlatih secara normal setelah itu bersama dengan tim dan saya tidak berlatih sendirian sama sekali. Momen," tuturnya.
Dengan golnya, Messi menyamakan kedudukan dengan jumlah gol dan penampilan Diego Maradona di Piala Dunia.
Kapten berusia 35 tahun itu telah mencetak dua dari tiga gol Argentina di Qatar. Messi adalah pencetak gol terbanyak sepanjang masa Argentina, membawa mereka ke kejayaan Copa America tahun lalu dan telah memenangkan Ballon d'Or sebanyak tujuh kali.