TANTRUM - Usaha Mikro Kecil Menengah saat ini telah menjadi jadi motor penggerak ekonomi di Indonesia dan terbukti resilient pada masa krisis, sekaligus berkontribusi melahirkan industri-industri kreatif.
Pemerintah telah mendorong pengembangan UMKM melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan realisasi Rp 125,67 triliun atau 33,68 persen dari target Rp 373,17 triliun kepada 2,72 juta debitur per 9 Mei 2022.
Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian mendorong UMKM menuju go global atau naik kelas dan berorientasi ekspor, salah satunya dengan memanfaatkan keuangan digital saat KUR Fintech Festival yang diselenggarakan di Solo Technopark, Surakarta, Jawa Tengah, pada 18-19 Mei 2022.
"Ini sekaligus memperkenalkannya pada cara baru mendapatkan alternatif solusi keuangan digital," kata Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Iskandar Simorangkir di Jakarta, Jumat (20/5).
Sementara itu dipilihnya Kota Surakarta sebagai pelaksanaan pertama acara KUR Fintech Festival tahun ini karena merupakan salah satu kota yang pada 2021 mencatat pertumbuhan ekonomi mencapai 4,01 persen.
"Itu berada di atas pertumbuhan nasional yang sebesar 3,69 persen dan Jawa Tengah sebesar 3,32 persen," ujar Iskandar.
Pada masa PPKM, UMKM sektor non-esensial di Kota Surakarta sempat terpuruk, sehingga dengan adanya kegiatan tersebut akan menjadi momen yang tepat untuk bangkit kembali.
Wakil Walikota Surakarta Teguh Prakosa berharap target penyaluran KUR dalam peningkatan akses pembiayaan bagiUMKM akan semakin mudah diakses.
"Sehingga pelaku UMKM dapat terus berkembang dan ikut serta dalam pemulihan ekonomi," katanya.
Kegiatan KUR Fintech Festival di antaranya diisi dengan sosialisasi kebijakan dan penyaluran KUR serta penandatangan akad KUR massal secara hibrid kepada 1.829 debitur dengan total penyaluran lebih dari Rp 160 miliar.
Kemudian juga dilakukan penyerahan CSR oleh penyalur dan penjamin KUR kepada debitur dan penyaluran KUR secara simbolis kepada 15 debitur KUR senilai Rp3,5 miliar.
Adapun penyalur KUR tersebut yaitu BRI, Bank Mandiri, BNI, BTN, BSI, BCA, Bank Jateng dan BPD DIY. Sedangkan penjamin KUR meliputi Jamkrindo, Askrindo, Jamkrindo Syariah dan Askrindo Syariah kepada pelaku UMKM di wilayah Solo Raya.
Rangkaian kegiatan pada hari kedua adalah lokakarya terkait pemanfaatan fintech bagi UMKM dan peningkatan keterampilan serta literasi digital bagi UMKM. Selain itu kegiatan KUR Fintech Festival 2022 ini turut menghadirkan 40 stan UMKM unggulan dari Kota Surakarta dan sekitarnya yang merupakan binaan dari penyalur KUR dan penjamin KUR.