Anak Kebiasaan Mengisap Jempol, Hentikan dengan Cara Ini

Tantrum

Rabu, 25 Mei 2022 | 14:03 WIB
Anak Kebiasaan Mengisap Jempol, Hentikan dengan Cara Ini
Lyudmila Logvinenko/Pexels

TANTRUM - Untuk mendapatkan kenyamanan diarea mulutnya, sejak lahir bayi selalu menghisap susu ibunya secara alami. Itu dilakukan bayi, untuk memenuhi kebutuhan dasarnya yaitu makan.

Menurut psikolog anak yang merupakan Co - Founder Children Cafe Nuri Indira Dewi, tujuan makan melalui air susu ibu (ASI) sampai kenyang, bayi merasa aman dan nyaman serta terlindungi dalam pelukan.

Atas dasar itu kata Nuri, bayi dapat saja mempersepsikan kegiatan menghisap adalah kenyamanan.

"Dalam teori psikoseksual yang dikemukakan oleh Sigmund Freud, usia 0-1,5 tahun termasuk dalam tahap oral. Dimana kesenangan dan kenyamanan bayi berpusat di area mulut," ujar Nuri ditulis Bandung, Rabu, 25 Mei 2022.

Teori itu kata Nuri, meyakini bahwa stimulasi oral dapat mengarah ke fiksasi oral di masa depan yaitu stimulasi yang kurang atau justru berlebih. Hal itu dapat menyebabkan seseorang tidak dapat maju ke tahap selanjutnya.

Akibatnya tutur Nuri, muncul perilaku-perilaku pengganti seperti menghisap jempol atau menggigiti kuku. Perilaku-perilaku ini pada umumnya muncul di bawah kondisi stres atau cemas.

"Penjelasan teori itu, mungkin kita mengira menghisap jempol adalah akibat dari kurang atau berlebihnya stimulasi oral. Namun ada pendapat lain yang merujuk pada kenyataan bahwa banyak bayi yang sudah melakukannya sejak dalam kandungan," kata Nuri.


Tetapi lanjut Nuri, setelah lahir kebiasaan ini muncul kembali saat mereka sudah tidak menghisap botol atau puting susu ibunya.

Nuri mengutip dari seorang psikolog yang juga penulis buku, Susan Heitler, yang menyebutkan melihat kebiasaan tersebut sebagai adiksi atau ketergantungan. Maka penangannya juga memerlukan pendekatan khusus.

Jika kebiasaan ini berhenti sebelum anak berusia 5 tahun, dimana gigi permanennya belum tumbuh, maka kondisi yang disebut malocclusion ini cenderung dapat diperbaiki dengan sendirinya.

"Menurut penelitian 40 persen anak masih menghisap jempol di usia 1 tahun, 20 persen di usia 5 tahun dan 5 persen di usia 10 tahun. Sebuah penelitian jangka panjang lain menunjukkan total 50 persen anak berhenti sendiri di usia 5 tahun, total 75 persen anak di usia 8 tahun dan total 90 persen di usia 10 tahun. Hingga dapat disimpulkan bahwa anak kita memerlukan bantuan bila ia masih menghisap jempol di usia 5 tahun ke atas," jelas Nuri.

Nuri menambahkan apabila kebiasaan ini telah bersifat adiktif, maka anak akan merasa tidak nyaman saat dirinya tidak menghisap jempolnya.

Itu dapat diamati dari penolakannya saat diminta berhenti saat menangis, marah dan menolak dengan keras terhadap sesuatu hal yang tidak disetujuinya.

Menghisap jempol pada anak bisa dilihat dari pola kebiasaannya. Terdapat anak yang menghisap jempol saat hendak tidur, saat merasa cemas, takut atau sedih, menonton televisi, dan ada pula yang menghisap jempol saat tidak melakukan apapun.

"Dengan menemukan polanya, kita akan lebih mudah menemukan penyebabnya. Menghilangkan kebiasaan ini bisa dengan cara membuat tangannya sibuk dengan berbagai kegiatan," terang Nuri.

Kegiatan itu dapat berupa ajakan bermain aktif, tidak sepeti saat mengajak mereka menonton yang termasuk kategori kegiatan pasif.

Dapat juga dengan mengajak anak mengobrol juga mengalihkannya dari menghisap jempol, bonusnya adalah meningkatnya kemampuan verbal dan kedekatan dengan anak.

Segera ingatkan dan hentikan ketika kita melihat anak menghisap jempol. Gunakan kata yang singkat misalnya 'jempol' atau 'ups!'.

"Berikan ekspresi netral dan hindari menunjukkan ekspresi marah atau kesal, apalagi sambil berteriak," tegas Nuri.

Tindakan mengingatkan anak agar tidak menghisap jempolnya dapat dilakukan secara bertahap. Terpenting terdapat peningkatan dari waktu ke waktu.

Kuncinya adalah konsistensi orang tua saat mendampingi, jangan lelah untuk mengingatkan anak dan hindari pembiaran meskipun hanya satu kali.

Berikan kalimat-kalimat penguat dan minta anak untuk terus mengulangi.

"Misalnya yang dimasukkan ke mulut hanya makanan, dan jempol bukan makanan. Atau jempol untuk diacungkan saat kita bilang sip. Bisa juga dengan kalimat aku sudah besar dan tidak menghisap jempol lagi. Dapat pula dicoba dilakukan di depan cermin untuk membantu menanamkan kalimat-kalimat itu ke dalam diri anak," lanjut Nuri.

Bila anak menghisap jempolnya setiap merasa cemas, takut atau sedih, oran tua dapat mengenalkan cara-cara lain untuk meredakan emosi negatifnya tersebut.

Misalnya dengan menceritakan apa yang anak rasakan, menarik nafas panjang, menangis hingga dia merasa lega, mencari solusi dan sebagainya.

Orang tua juga dapat memberikan pelukan, menjadi pendengar yang baik, mengalihkan ke hal lain yang menyenangkan dan seterusnya.

Tunjukkan bahwa orang tua mengerti apa yang anak rasakan. Namun orang tua harus percaya bahwa anak bisa menghentikan kebiasaan ini.

"Memberikan reward atas upayanya juga tidak dilarang, selama reward itu menjadi bonus bukan tujuan utama. Bisa dalam bentuk apresiasi, ungkapan kebanggaan, atau benda dan kegiatan yang ia sukai," ungkap Nuri.

Orang tua disarankan dalam mengingatkan anak agar tidak menghisap jempol melakukan tidakan kekerasan, semisal memukul atau menyentil.

Meski ampuh, tetapi cara itu bisa menimbulkan trauma pada anak.

Selain untuk membantu mengurangi kebiasaan menghisap jempol, strategi serupa dapat pula dilakukan untuk kebiasaan menggigiti kuku (nail biting).

Perbedaannya, jika menghisap jempol terjadi secara alami, maka menggigiti kuku muncul lebih karena kecemasan, melihat kuku kurang rapi atau meniru dari orang lain.

"Karena itu kita dapat mengajarkan teknik-teknik relaksasi pada anak dan menjaga kuku anak tetap rapi dan bersih," kata Nuri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jangan Anggap Remeh, Ini 5 Fakta Ruam Popok yang Sering Diabaikan Orang Tua

Jangan Anggap Remeh, Ini 5 Fakta Ruam Popok yang Sering Diabaikan Orang Tua

Health | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:55 WIB

Media Internasional Sorot Orang Indonesia Jual Bayi ke Singapura

Media Internasional Sorot Orang Indonesia Jual Bayi ke Singapura

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 15:51 WIB

Soal Infertilitas: Sperma Kosong, Bayi Tabung hingga Mitos Gaya Hubungan Intim

Soal Infertilitas: Sperma Kosong, Bayi Tabung hingga Mitos Gaya Hubungan Intim

Video | Rabu, 22 Juli 2026 | 09:00 WIB

Langka di Dunia, Ibu Ini Lahirkan Bayi Kembar Empat Identik Berjenis Kelamin Perempuan

Langka di Dunia, Ibu Ini Lahirkan Bayi Kembar Empat Identik Berjenis Kelamin Perempuan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:01 WIB

Cerita Bayi-bayi Nigeria Bayar Mahal Dampak Perang AS - Iran

Cerita Bayi-bayi Nigeria Bayar Mahal Dampak Perang AS - Iran

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 11:08 WIB

Masa Bayi adalah Periode Emas, Begini Cara Mendukung Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini

Masa Bayi adalah Periode Emas, Begini Cara Mendukung Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini

Health | Senin, 20 Juli 2026 | 09:11 WIB

Menunggu 22 Tahun Hingga Hamil di Usia 45: Kisah Nyata Perjuangan Bayi Tabung yang Menginspirasi

Menunggu 22 Tahun Hingga Hamil di Usia 45: Kisah Nyata Perjuangan Bayi Tabung yang Menginspirasi

Health | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:34 WIB

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Health | Senin, 13 Juli 2026 | 14:59 WIB

Momen Keajaiban Bayi 3 Tahun Selamat Usai 6 Hari Tertimbun Puing Gempa Bumi Venezuela

Momen Keajaiban Bayi 3 Tahun Selamat Usai 6 Hari Tertimbun Puing Gempa Bumi Venezuela

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:40 WIB

Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap

Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 02:18 WIB

Terkini

Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap

Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat

Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat

Bisnis | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 22:40 WIB

Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi

Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa

Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono

Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan

Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan

Bisnis | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi

Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi

Bisnis | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 22:01 WIB

Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor

Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau

Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau

Riau | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur

Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur

Bola | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 21:56 WIB

×