Masa Bayi adalah Periode Emas, Begini Cara Mendukung Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini

Vania Rossa

Senin, 20 Juli 2026 | 09:11 WIB
Masa Bayi adalah Periode Emas, Begini Cara Mendukung Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini
Ilustrasi bayi; tumbuh kembang anak (Pexels/Lisa Fotios)
baca 10 detik
  • Masa bayi merupakan periode emas yang sangat menentukan tumbuh kembang anak.
  • Perawatan tidak hanya dibutuhkan saat bayi lahir atau ketika sakit.
  • Tetapi juga harus berlanjut melalui pendampingan kesehatan sejak dini oleh tenaga medis dan keluarga.

Suara.com - Masa bayi merupakan periode emas yang sangat menentukan tumbuh kembang anak.

Karena itu, perawatan tidak hanya dibutuhkan saat bayi lahir atau ketika sakit, tetapi juga harus berlanjut melalui pendampingan kesehatan sejak dini oleh tenaga medis dan keluarga.

Pesan tersebut menjadi salah satu fokus dalam peringatan 50 tahun Primaya Evasari Hospital melalui acara Golden Memories and Pediatric Emergency Center: Merajut Kasih Ibu dan Anak Bersama Primaya Evasari Hospital, Sabtu (19/7/2026).

Acara ini mempertemukan kembali para alumni Neonatal Intensive Care Unit (NICU) dan Pediatric Intensive Care Unit (PICU) dengan dokter serta tenaga kesehatan yang pernah merawat mereka di masa kritis.

Bagi Primaya Evasari Hospital, reuni ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga penegasan bahwa pelayanan kesehatan anak tidak berhenti ketika pasien pulang dari rumah sakit.

Pendampingan tumbuh kembang tetap menjadi bagian penting agar anak dapat berkembang secara optimal.

Dokter Spesialis Anak Primaya Evasari Hospital, dr. Desy Dewi Saraswati, Sp.A, mengatakan masa awal kehidupan menjadi fondasi bagi kesehatan anak di masa depan. Karena itu, orang tua perlu memahami pentingnya perawatan bayi baru lahir secara menyeluruh.

"Pendampingan tidak hanya diperlukan ketika anak sakit, tetapi juga sejak awal kehidupan melalui perawatan bayi baru lahir, pemberian ASI eksklusif, imunisasi, pemantauan tumbuh kembang, hingga edukasi kepada orang tua mengenai kondisi kegawatdaruratan," ujar dr. Desy.

Menurutnya, edukasi kepada orang tua memiliki peran besar agar mereka lebih percaya diri dalam merawat anak sekaligus mampu mengenali tanda-tanda bahaya yang membutuhkan penanganan medis segera.

baca juga

Sebagai rumah sakit yang memiliki layanan unggulan Women & Children Center, Primaya Evasari Hospital menyediakan layanan NICU, PICU, hingga Pediatric Emergency Center yang didukung dokter spesialis dan subspesialis anak serta fasilitas medis yang lengkap untuk menangani berbagai kondisi pada bayi dan anak.

Dalam kesempatan yang sama, CEO Primaya Hospital Group Leona A. Karnali, CFA, FRM, mengatakan selama lima dekade Primaya Evasari Hospital telah mendampingi ribuan keluarga, mulai dari proses persalinan hingga merawat anak-anak yang membutuhkan penanganan intensif.

"Melalui Golden Memories, kami ingin merayakan setiap kisah perjuangan sekaligus menegaskan bahwa pelayanan kesehatan yang kami berikan tidak berhenti ketika pasien pulang. Kepercayaan masyarakat selama lima dekade merupakan amanah yang akan terus kami jaga melalui pelayanan yang penuh empati, berkualitas, dan berorientasi pada keluarga," katanya.

Salah satu momen yang paling menyentuh dalam acara tersebut adalah hadirnya seorang anak yang pernah lahir prematur dengan berat hanya 1.200 gram.

Saat menjalani perawatan di NICU, berat badannya bahkan sempat turun menjadi sekitar 900 gram. Sepuluh tahun kemudian, ia kembali ke rumah sakit yang pernah menjadi tempat perjuangannya, kali ini sebagai anak yang sehat, aktif, dan ceria.

Direktur Primaya Evasari Hospital dr. Wily Kurniady, MARS. (Dok. ist)
Direktur Primaya Evasari Hospital dr. Wily Kurniady, MARS. (Dok. ist)

Direktur Primaya Evasari Hospital dr. Wily Kurniady, MARS, mengatakan kisah-kisah seperti itu menjadi motivasi bagi seluruh tenaga kesehatan untuk terus memberikan pelayanan terbaik.

"Bagi kami, setiap anak yang pernah dirawat di PICU maupun NICU adalah pejuang kecil dengan cerita perjuangannya masing-masing. Kebahagiaan terbesar bagi kami adalah melihat mereka kembali tumbuh sehat, aktif, dan datang bersama keluarganya," ujar dr. Wily.

Melalui kegiatan ini, Primaya Evasari Hospital berharap semakin banyak keluarga memahami bahwa investasi terbaik bagi masa depan anak dimulai sejak hari-hari pertama kehidupannya melalui perawatan yang tepat, pemantauan rutin, dan pendampingan kesehatan yang berkelanjutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menunggu 22 Tahun Hingga Hamil di Usia 45: Kisah Nyata Perjuangan Bayi Tabung yang Menginspirasi

Menunggu 22 Tahun Hingga Hamil di Usia 45: Kisah Nyata Perjuangan Bayi Tabung yang Menginspirasi

Health | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:34 WIB

Kamar Anak Jadi Ruang Tumbuh Pertama, Orang Tua Perlu Perhatikan Hal Ini

Kamar Anak Jadi Ruang Tumbuh Pertama, Orang Tua Perlu Perhatikan Hal Ini

Lifestyle | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:04 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Terkini

Krisis Dokter Gigi, 29 Kampus Ditugaskan Buka Fakultas Kedokteran Gigi Baru

Krisis Dokter Gigi, 29 Kampus Ditugaskan Buka Fakultas Kedokteran Gigi Baru

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:20 WIB

Bobby Rizaldi Disebut dalam Dakwaan Suap Rp500 Juta, Temuan BPK Muara Enim Turun Jadi Rp2,32 Miliar

Bobby Rizaldi Disebut dalam Dakwaan Suap Rp500 Juta, Temuan BPK Muara Enim Turun Jadi Rp2,32 Miliar

Sumsel | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:19 WIB

Arif Rahman Resmi Pimpin Petani NasDem, Bidik Kesejahteraan Petani dan Nelayan

Arif Rahman Resmi Pimpin Petani NasDem, Bidik Kesejahteraan Petani dan Nelayan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Kode Kerlingan Mata Teddy ke Prabowo di Podium: Gue Ini Presiden, Ted...

Kode Kerlingan Mata Teddy ke Prabowo di Podium: Gue Ini Presiden, Ted...

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Arc Raiders dan The Finals Resmi Diadaptasi Jadi Film dan Serial TV

Arc Raiders dan The Finals Resmi Diadaptasi Jadi Film dan Serial TV

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Telkomsel Bakal Jualan Aset Kripto, Jajaki Integrasi dengan FLOQ

Telkomsel Bakal Jualan Aset Kripto, Jajaki Integrasi dengan FLOQ

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:07 WIB

10 Pilihan Shade Lipstik Mirabella Colorfix, dari Nude hingga Bold

10 Pilihan Shade Lipstik Mirabella Colorfix, dari Nude hingga Bold

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Kegaduhan Gaji ASN Lewat KDMP Bukti Bobroknya Koordinasi di Kabinet Gemuk

Kegaduhan Gaji ASN Lewat KDMP Bukti Bobroknya Koordinasi di Kabinet Gemuk

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:04 WIB

Inilah Enam Kado untuk Santri Jateng di HSN 2026, dari Beasiswa hingga Pesantren Aman

Inilah Enam Kado untuk Santri Jateng di HSN 2026, dari Beasiswa hingga Pesantren Aman

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Panjat Patung Gubernur Suryo, Demonstran di Surabaya Desak Prabowo-Gibran Lengser

Panjat Patung Gubernur Suryo, Demonstran di Surabaya Desak Prabowo-Gibran Lengser

Jatim | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:00 WIB

×