TANTRUM - Vespa World Days 2022 yang pertama kali digelar di Asia, dan Bali menjadi tuan rumah untuk pertama kalinya di Indonesia, dikabarkan diikuti 15 negara perwakilan yaitu Amerika Serikat, Australia, Austria, Jerman, Italia, Jepang Malaysia, Filipina, Inggris, Spanyol, Yordania, Vietnam, Prancis, Finlandia, Macedonia, dan Meksiko.
Acara ini dihelat pada 9-12 Juni 2022 di Bali. Ini menjadi sejarah karena untuk pertama kalinya Vespa World Days digelar di luar Eropa. Sampai malam pembukaan, terdapat setidaknya 8.600 peserta teregistrasi dalam ajang ini.
Menteri BUMN Erick Thohir mengapresiasi persahabatan dan persaudaraan erat dari berbagai komunitas Vespa di Indonesia dan dunia di helatan Vespa World Days (VWD) 2022 Bali.
"Saya senang bisa bertemu penggemar Vespa dari seluruh dunia. Saya juga tentu senang sekali dengan slogan 'Satu vespa, sejuta saudara'. Menurut saya, ini luar biasa," kata Erick dalam pembukaan Vespa World Days 2022 di Peninsula Island, Nusa Dua, Bali, Jumat, 10 Juni 2022.
Ia mencontohkan, kedekatan tali persaudaraan yang dapat terjalin di dalam sebuah komunitas. Misalnya ketika berpapasan di jalan saling menyapa, hingga yang tengah kesusahan di jalan pun dibantu agar bisa berkendara bersama.
"Motornya sama-sama Vespa, tapi yang naik berbeda suku, agama, bahkan bangsa. Ini adalah bagaimana kita menghormati persaudaraan. Saya sangat mengapresiasi komunitas Vespa. Selamat berpesta (di VWD 2022 Bali)," ujarnya menambahkan.
Ketua Pelaksana Vespa World Days 2022 Danny Mamesah mengatakan, pihaknya telah mengajukan menjadi tuan rumah helatan komunitas Vespa terbesar dunia tersebut.
"Butuh waktu untuk mendapatkan hak penyelenggaraan VWD ini. Kami melakukan kampanye soal budaya Vespa di sini, dan akhirnya disetujui untuk hadirkan VWD di Indonesia," kata Danny.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno berharap acara Vespa World Days 2022 yang berlangsung di Peninsula Island, Nusa Dua, Bali, mampu membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Pulau Dewata.
"Ini harus menjadi pengalaman yang mengasyikkan untuk menjelajahi Bali yang indah dengan mengendarai vespa dan berkumpul dengan vespisties dari seluruh dunia demi merayakan persaudaraan dan solidaritas," kata Sandi.