Ujungberung Rebel dari Underground Menuju Tradisi

Tantrum

Sabtu, 25 Juni 2022 | 13:24 WIB
Ujungberung Rebel dari Underground Menuju Tradisi
kabarkampus.com

TANTRUM - Para pecinta musik Underground yang selalu berkumpul dikawasan jalanan Ujungberung Kota Bandung pada era tahun 1996. 

Mereka mengatas-namakan diri Ujungberung Rebel. Nama yang muncul di komunitas itu, karena mereka berada dikawasan kota kecil bernama Ujungberung. 

Menurut sesepuh Ujungberung Rebel Dani Papap, nama tersebut sangat cocok untuk komunitas pecinta musik keras bergenre Metal, Death Metal, GrindCore, Heavy Metal dan genre musik lainnya. 

Pada tahun yang sama saat dicetuskannya nama Ujungberung Rebel, Papap menceritakan pada waktu itu hanya terdapat beberapa band yang orang tidak mengenalnya  seperti nama Jasad, Sacrilegius, Sonic Torment, Forgotten, Disinfected dan Burger Kill.

"Kira - kira tahun 1996-1997 komunitas Underground seperti kami yang suka memakai baju hitam dan berambut gondrong menamakan barudak Ujungberung Rebel, karena kami asli dari kawasan UjungBerung. Ya itu pun kami anggap hanya cetusan biasa, tapi menjadi booming dengan nama Ujungberung Rebel. Padahal pada waktu itu saya ingat hanya ada beberapa band saja yang selalu nongkrong sehabis latihan band di studio Palapa seperti nama band Jasad, Sacrilegius , Sonic Torment, Forgotten, Disinfected, Burger Kill dan band lainnya yang sudah pergi entah kemana, " jelas Dani Papap dicuplik dari www.bdguptodate.com ditulis, Bandung, 25 jun 2022.

Untuk mengekspresikan gaya hidup anak muda pada masa itu, band yang lahir dari cetusan nama Ujungberung Rebel ini, tak malu unjuk gigi dalam panggung  pesta ulang tahun kemerdekaan Indonesia.

Papap dengan gamblang membeberkan bercerita soal band - band yang selalu bersama nongkrong sehabis latihan itu.

"Ya untuk mengekspresikan diri dalam bermusik. Kami tidak langsung manggung di event Metal yang besar, karena pada waktu itu tidak ada event musik underground di Bandung. Maka dari itu kami selalu manggung dalam acara Agustusan, yang itupun digelar dilapangan kecil daerah kami tinggal, tepatnya di belakang toko  baju Kalimas UjungBerung," kenang Papap.

Barisan berbaju hitam dan berambut gondrong ini tak sekedar hanya nongkrong dan hura - hura saja, namun untuk beranjak serius dalam bermusik yang digemarinya. 

baca juga

Komunitas ini selalu mengeluarkan pemikiran dan kegiatan baru. Hingga pada waktu itu komunitas underground ini membuat Zine yang berguna untuk alat informasi dan komunikasi buat sesama pecinta musik cadas.

"Untuk mengenalkan ke orang - orang tentang musik underground, anak - anak pada waktu itu membuat Zine sebagai salah satu alat informasi dan komunikasi. Ya karena pada waktu itu belum ada Internet seperti sekarang," kata Papap.

Zine yang dibuat barisan komunitas bawah tanah ini menjadi laku dan banyak peminat, hingga komunitas Ujungberung Rebel ini semakin dikenal oleh pecinta musik underground baik didalam kota maupun luar kota.

Pembuatan Zine tidak terus berkembang hingga sekarang, namun alat komunikasi bernama Zine itu sanggup dilahirkan sebanyak 9 kali dalam kurun waktu 12 tahun. 

Tak hanya Zine yang mendukung keberadaan sejumlah band underground di kawasan Ujungberung terus ada hingga sekarang. 

Namun dalam menjalani kehidupan, komunitas ini tak hanya mengandalkan penghasilan dari manggung di event - event dalam memutarkan roda perekonomian daerah. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nagadigit, Cara Baru dari Nagaswara untuk Bantu Kesejahteraan Musisi

Nagadigit, Cara Baru dari Nagaswara untuk Bantu Kesejahteraan Musisi

Entertainment | Jum'at, 24 Juni 2022 | 21:58 WIB

Museum Kota Bandung Kembali Dibuka

Museum Kota Bandung Kembali Dibuka

Foto | Jum'at, 24 Juni 2022 | 16:33 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×