Hidangan Nasi Merah Jepang Bernama Sekihan

Tantrum

Senin, 04 Juli 2022 | 11:11 WIB
Hidangan Nasi Merah Jepang Bernama Sekihan
www3.nhk.or.jp

TANTRUM - Orang-orang Jepang biasanya membuat sekihan untuk acara perayaan seperti misalnya ulang tahun dan pernikahan.

Ada catatan yang menyebutkan orang-orang sudah memakan sekihan seribu tahun lalu. Tapi konsep sekihan sebagai hidangan untuk acara perayaan baru populer sekitar satu abad lalu.

Dicuplik dari NHK World Japan, sekihan artinya nasi merah. Sejak zaman dahulu kala, orang-orang Jepang menganggap warna merah sebagai warna pengusir ruh jahat.

Sekihan disajikan di seluruh Jepang, tapi setiap daerah memiliki bahan dan cara pembuatan yang berbeda. 

Di Hokkaido, tidak menggunakan kacang azuki tapi memakai kacang merah amanatto. Di beberapa daerah, sekihan juga disajikan saat pemakaman.

Sekihan, hidangan klasik Jepang untuk keperluan perayaan. Penggunaan cairan kemerahan yang berasal dari air rebusan kacang merah azuki untuk mewarnai beras ketan mochigome dan kemudian dimasak dengan kacang azukinya.

Bahan-bahan untuk 4 porsi : 

300g beras ketan mochigome

40g kacang merah azuki

baca juga

1/4 sendok teh garam

Untuk bumbu tabur gomashio : 

1 sendok makan biji wijen hitam

1/4 sendok teh garam

Persiapan :

1. Pertama, bilas kacang azuki di saringan. Lalu masukkan ke dalam panci berisi air sampai semua kacangnya terendam. Rebus sampai mendidih dan tiriskan.

2. Masukkan lagi kacangnya ke dalam panci, tambahkan 600ml air dan rebus dengan api sedang. Ketika air mulai mendidih, kecilkan api, tutup panci dan rebus selama 18 hingga 20 menit. Gunakan dengan api yang sangat kecil agar kacang tidak terlalu cepat matang dan pecah.

3. Setelah sekitar 18 menit, buka tutupnya dan makan satu butir kacang untuk memeriksa keempukannya. Matikan api kompor jika kacangnya sudah terasa empuk sampai bagian tengahnya.

4. Dengan menggunakan saringan dan mangkuk, tiriskan kacang azukinya dan simpan air tirisan sisa rebusannya. Tutup kacangnya dengan bungkus plastik atau penutup agar tidak mengering.

5. Dinginkan air rebusan kacang azuki dengan memasukkan mangkuk berisi air rebusan ke dalam mangkuk yang lebih besar yang berisi air dingin. Saat mendinginkan, ciduk airnya dengan sendok sayur dan tuang kembali ke mangkuk agar terpapar dengan udara sehingga warna cairannya menjadi lebih cerah.

6. Bilas beras ketan dengan saringan sambil diaduk-aduk dengan menggesekkan setiap bulir berasnya dengan jari selama sekitar 10 kali. Bilas dua kali. Lalu tiriskan dan diamkan selama sekitar 10 menit.

7. Setelah air rebusan kacang azuki sudah dingin atau sama dengan suhu ruangan, masukkan 330ml air rebusannya ke dalam panci berisi beras mochigome. Jika air rebusannya kurang dari 330ml, bisa ditambahkan air secukupnya.

8. Diamkan selama 30 hingga 40 menit agar berasnya menyerap cairan. Tambahkan dengan garam dan aduk. Letakkan kacang merah azuki di atasnya, tutup panci dan masak dengan api sedang.

9. Ketika sudah mendidih, kecilkan api. Rebus lagi selama 12 menit. Setelah 12 menit, matikan apinya. Jangan buka tutup pancinya, diamkan untuk proses mengukus selama 10 menit.

10. Kita buat bumbu taburan gomashio. Masukkan biji wijen hitam dan garam ke dalam wajan dan panggang dengan api kecil. Ketika sudah mengeluarkan aroma, kira-kira sekitar 1 menit, taburi gomashionya di atas kertas untuk didinginkan.

11. Ambil kacang azuki dari nasi merah atau sekihan liwet dan sisihkan dulu. Aduk-aduk nasinya. Sebar nasinya di wadah yang besar dan letakkan kacang azuki di atasnya. Kipas-kipas untuk mendinginkannya. Balik nasi beserta kacang azukinya dan kipas-kipas sekali lagi. Ketika sudah dingin, sajikan di mangkuk atau kotak khusus berpernis juubako. Taburi dengan gomashio secukupnya dan selamat menikmati!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengenal Ferdinand, Dokter Pengawas Romusha yang Berani Protes pada Jepang

Mengenal Ferdinand, Dokter Pengawas Romusha yang Berani Protes pada Jepang

Your Say | Senin, 04 Juli 2022 | 06:51 WIB

Film Strobe Edge: Cinta yang Tumbuh Setelah Penolakan

Film Strobe Edge: Cinta yang Tumbuh Setelah Penolakan

Your Say | Senin, 04 Juli 2022 | 06:24 WIB

Perjalanan Hidup Rina Arano Bintang Film Dewasa Asal Jepang, dari Modeling hingga Tewas Mengenaskan

Perjalanan Hidup Rina Arano Bintang Film Dewasa Asal Jepang, dari Modeling hingga Tewas Mengenaskan

Bekaci | Senin, 04 Juli 2022 | 06:00 WIB

Profil Rina Arano, Bintang Film Dewasa Jepang Ditemukan Tewas Terikat di Pohon

Profil Rina Arano, Bintang Film Dewasa Jepang Ditemukan Tewas Terikat di Pohon

Entertainment | Minggu, 03 Juli 2022 | 18:35 WIB

Terkini

Purbaya Pastikan Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Ditanggung APBN 2 Tahun

Purbaya Pastikan Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Ditanggung APBN 2 Tahun

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 16:17 WIB

Asal Bakar Rumput, 80 Hektare Hutan Produksi di Kolaka Timur Ludes

Asal Bakar Rumput, 80 Hektare Hutan Produksi di Kolaka Timur Ludes

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 16:14 WIB

Sunscreen Skin Aqua Tutup Putih Bisa Bikin Cerah? Cek Klaim dan Ulasan Penggunanya

Sunscreen Skin Aqua Tutup Putih Bisa Bikin Cerah? Cek Klaim dan Ulasan Penggunanya

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 16:05 WIB

2 Polisi Gadungan Diduga Aniaya Warga hingga Tewas Ditangkap

2 Polisi Gadungan Diduga Aniaya Warga hingga Tewas Ditangkap

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 15:59 WIB

Basarnas Palu Siagakan KN SAR Baladewa Cari Kapal Virgo Transport Hilang

Basarnas Palu Siagakan KN SAR Baladewa Cari Kapal Virgo Transport Hilang

News | Minggu, 13 September 2026 | 15:54 WIB

Stop Sikap Overproud: Pejabat Bukan Raja, Kenapa Masih Disambut Berlebihan?

Stop Sikap Overproud: Pejabat Bukan Raja, Kenapa Masih Disambut Berlebihan?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 15:50 WIB

Pembukaan MTQ Nasional XXXI, Gubernur Khofifah Dukung Kafilah Jatim untuk Berikan Hasil Gemilang

Pembukaan MTQ Nasional XXXI, Gubernur Khofifah Dukung Kafilah Jatim untuk Berikan Hasil Gemilang

Jatim | Minggu, 13 September 2026 | 15:47 WIB

Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana

Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 15:31 WIB

6 Penumpang Kapal Virgo Transport 8 Meninggal usai Hilang Kontak di Laut Jawa

6 Penumpang Kapal Virgo Transport 8 Meninggal usai Hilang Kontak di Laut Jawa

News | Minggu, 13 September 2026 | 15:26 WIB

Purbaya Klaim APBN Masih Aman Meski Harga Minyak Dunia Lebihi 100 Dolar AS per Barel

Purbaya Klaim APBN Masih Aman Meski Harga Minyak Dunia Lebihi 100 Dolar AS per Barel

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 15:23 WIB

×