TANTRUM - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mengevaluasi performa pelatih Timnas Indonesia U-19, Shin Tae-yong di kantor PT Liga Indonesia Baru (LIB), Rabu 20 Juli 2022.
Pada momen evaluasi ini, pelatih asal Korea Selatan itu menjelaskan kelemahan timnas U-19 yang perlu dibenahi.
"Khusus untuk tim U-19 membutuhkan pemain baru termasuk program naturalisasi. Ini harus dilakukan karena persaingan di Piala Dunia U-20 akan berjalan keras, ketat, dan berat sehingga dibutuhkan pemain yang benar-benar siap dari sisi apapun," kata Shin Tae-yong dicuplik dari suara.com, Minggu, 24 Juli 2022.
Menurutnya di timnas U-19 ada beberapa kekurangan khususnya untuk posisi stoper, bek kiri dan kanan, pengatur serangan (untuk melapis Marselino), dan gelandang bertahan.
Shin Tae-yong mengakui jika Arkhan Fikri mampu menjalankan tugas dengan bagus.
"Skill juga bagus, tetapi tingginya kurang. Saat tampil di Piala Dunia U-20, kita akan menghadapi tim dengan postur yang tinggi-tinggi dan kekar. Jadi tentu di tim ini butuh pemain baru termasuk pemain naturalisasi," ucapnya.
Shin Tae-yong juga menyoroti pemain yang kurang percaya diri ketika menghadapi tim -tim yang lebih kuat.
Hal itu harus diperbaiki karena saat Piala Dunia U-20, Indonesia akan menghadapi tim-tim kuat dari Eropa, Amerika Latin, maupun Asia.
"Saya harus akui percaya diri tim ini kurang pada awalnya termasuk mental khususnya menghadapi tim-tim besar. Tetapi, perlahan pemain mulai bisa mengatasi masalah ini. Anda lihat di Piala AFF, mental itu mulai bisa teratasi dan itu harus terus dipertahankan saat menghadapi tim besar," imbuh pelatih berusia 52 tahun itu.
Baca Juga: 7 Fakta Menarik Piala Dunia 2022 Qatar, Jadi Piala Dunia Musim Dingin Pertama!