Gara-gara PMK Tak Sanggup Dibendung, Jumlah Hewan Kurban di Jabar Turun 24%

Tantrum | Suara.com

Jum'at, 29 Juli 2022 | 23:58 WIB
Gara-gara PMK Tak Sanggup Dibendung, Jumlah Hewan Kurban di Jabar Turun 24%
Hewan ternak di Bandung. ((Humas Bandung))

TANTRUM – Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak di Jawa Barat menurunkan jumlah hewan kurban tahun ini. Total hewan kurban (sapi, kerbau, domba, dan kambing) tahun 2022 sebanyak 167.145 ekor. Padahal tahun 2021 jumlah hewan kurban sebanyak 219.536. Sehingga terjadi penurunan penyembelihan hewan kurban sebanyak 24 persen.

Dari jumlah tersebut, hewan sapi yang disembelih sebanyak 46.800 ekor, atau menurun 31 persen dari tahun sebelumnya yang mencapai 68.167 ekor. Namun hewan kurban domba, kambing, dan kerbau mengalami peningkatan meski dengan jumlah yang tidak cukup besar. 

Pemotongan kurban untuk ternak Domba sebanyak 118.248 ekor (naik 2 persen), kambing sebanyak 40.718 ekor (naik 18 persen), dan kerbau sebanyak 631 ekor (naik 15 persen).

Meski demikian, saat ini penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak di Jawa Barat diklaim telah menurun signifikan. Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, namun Pemda Provinsi Jabar akan terus menggenjot vaksinasi pada hewan ternak. 

"Alhamdulillah PMK di Jabar menurun sangat drastis, bahkan pada suatu hari ada nol penambahan. Tetapi tetap vaksinasi yang diprogramkan tetap digalakkan," ujar Uu Ruzhanul Ulum di Kota Bandung, Jumat (29/7/2022).

Dilaporkan, pada tahap awal vaksin yang telah didistribusi ke kabupaten/kota sebanyak 121.200 dosis, dan hingga saat ini berdasarkan laporan yang masuk telah divaksinasikan sebanyak 97.542 ekor atau sebanyak 80,48 persen. 

Selain vaksinasi, Uu juga mengungkapkan bahwa upaya menekan penyebaran PMK dilakukan dengan skrining hewan ternak yang didatangkan dari luar Jabar. Dengan demikian tim satgas penanganan PMK yang dibentuk sebelumnya masih beroperasi.

"Penjagaan terhadap hewan yang datang dari daerah luar Jabar tetap dilaksanakan, artinya tim satgas yang dibentuk oleh Pak Gubernur belum dibubarkan, tetap bisa bekerja," jelasnya.

Ia juga mengatakan setelah hari raya Idul Adha, Pemdaprov Jabar tidak menerima laporan negatif terkait hewan kurban. 

"Saya ucapkan syukur alhamdulillah, bahwa di saat hari raya Idul Adha tidak ada hal-hal yang mengecewakan. Semuanya berjalan dengan lancar, sekalipun ada PMK tapi tetap lancar. Masyarakat tidak kekurangan daging dan hewan ternak untuk berkurban," ungkap Uu.

Tercatat per tanggal 28 Juli 2022, PMK telah menyebar di 27 kabupaten/kota, 347 kecamatan dan 808 desa/keluarahan di Jabar. Jumlah ternak tertular 50.836 ekor, dengan perincian 34.086 ekor sapi perah, 14.962 ekor sapi potong, 422 ekor domba/kambing, dan1.366 ekor kerbau.

Pasca-penanganan yang telah dilakukan hingga 28 Juli 2022, tersisa kecamatan yang masih ada kasus PMK 185 kecamatan (53,3 persen), 331 desa (40,9 persen), serta kasus aktif pada ternak sebanyak 15.156 kasus (50 persen). 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kota Malang Memulai Vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku Dosis Dua

Kota Malang Memulai Vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku Dosis Dua

Malang | Jum'at, 29 Juli 2022 | 14:48 WIB

Bandara Ngurah Rai Bali Sediakan Karpet Disinfektan Untuk Pengunjung

Bandara Ngurah Rai Bali Sediakan Karpet Disinfektan Untuk Pengunjung

Bali | Jum'at, 29 Juli 2022 | 08:58 WIB

Produksi Susu Sapi di Jatim Anjlok 8,3 Persen Terdampak Wabah PMK

Produksi Susu Sapi di Jatim Anjlok 8,3 Persen Terdampak Wabah PMK

Jatim | Kamis, 28 Juli 2022 | 22:39 WIB

Terkini

Sinopsis One Piece: The Battle of Alabasta, Misi Luffy Selamatkan Kerajaan Vivi dari Kehancuran

Sinopsis One Piece: The Battle of Alabasta, Misi Luffy Selamatkan Kerajaan Vivi dari Kehancuran

Entertainment | Kamis, 09 April 2026 | 20:20 WIB

Pelabuhan Tanjung Carat Ditarget 2028, Biaya Logistik Sumsel Berpotensi Turun Drastis

Pelabuhan Tanjung Carat Ditarget 2028, Biaya Logistik Sumsel Berpotensi Turun Drastis

Sumsel | Kamis, 09 April 2026 | 20:19 WIB

Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global

Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:16 WIB

Reza Arap Klaim Lagu Asian Games Karya Sendiri, Gerald Liu Kasih Jawaban Menohok

Reza Arap Klaim Lagu Asian Games Karya Sendiri, Gerald Liu Kasih Jawaban Menohok

Entertainment | Kamis, 09 April 2026 | 20:10 WIB

Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!

Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:05 WIB

Harga TBS Kelapa Sawit Kalbar April 2026 Tembus Rp3.726 Per Kilogram, Ini Rinciannya

Harga TBS Kelapa Sawit Kalbar April 2026 Tembus Rp3.726 Per Kilogram, Ini Rinciannya

Kalbar | Kamis, 09 April 2026 | 20:00 WIB

Dihujani Hujatan usai Balik Jadi Perempuan, Lucinta Luna Bela Diri: Ini Kebahagiaanku!

Dihujani Hujatan usai Balik Jadi Perempuan, Lucinta Luna Bela Diri: Ini Kebahagiaanku!

Entertainment | Kamis, 09 April 2026 | 20:00 WIB

HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati

HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:00 WIB

Beda dari yang Lain, 3 Penyerang Naturalisasi ini Justru Jarang Main di Liga Lokal

Beda dari yang Lain, 3 Penyerang Naturalisasi ini Justru Jarang Main di Liga Lokal

Bola | Kamis, 09 April 2026 | 20:00 WIB

WFH Jumat ASN Lampung: Absen Dikunci GPS Rumah, Melipir Sedikit Tukin Melayang

WFH Jumat ASN Lampung: Absen Dikunci GPS Rumah, Melipir Sedikit Tukin Melayang

Lampung | Kamis, 09 April 2026 | 19:57 WIB