TANTRUM - Ada banyak bahan kimia maupun organik yang mematikan, bahan kimia tersebut berbentuk cairan yang mematikan, bahkan cairan itu dikenal dan dekat dengan manusia keberadaannya.
Sebagian bahkan ada yang digunakan dan dimanfaatkan dalam memperlancar kehidupan manusia. Tetapi, penyalahgunaan cairan ini tentu akan menjadi malapetaka.
Nah, apa saja cairan yang paling mematikan di dunia? Berikut ulasannya yang dilansir dari berbagai sumber dicuplik dari Viva, Senin, 8 Agustus 2022, sebagai berikut:
1. Arsenik
Arsenik telah disebut sebagai cairan 'Raja Segala Racun'. Zat ini tidak terdeteksi, sehingga sering digunakan sebagai senjata pembunuhan atau sebagai elemen cerita misteri.
Cairan zat ini dapat dengan mudah menyatu dalam air, makanan dan sejenisnya. Arsenik telah mengambil banyak nyawa yang terkenal: Napoleon Bonaparte, George III dari Inggris dan Simon Bolivar.
Pada catatan lain, arsenik, seperti belladonna, digunakan oleh Victoria untuk alasan kosmetik. Beberapa tetes hal membuat kulit wanita menjadi putih.
Jika Anda menyaksikan Sherlock Holmes, maka akan tahu tentang cairan yang satu ini. Toksin botulinum menyebabkan botulisme, kondisi fatal jika tidak segera diobati.
Ini melibatkan kelumpuhan otot, yang mengarah pada kelumpuhan sistem pernafasan yang dapat kematian.
Bakteri masuk ke dalam tubuh melalui luka terbuka atau menelan makanan yang terkontaminasi. Sekadar informasi, toksin botulinum adalah hal yang sama yang digunakan untuk disuntikkan Botox.
3. Sianida
Cairan sianida menjadi sangat populer (mata-mata menggunakan pil sianida untuk bunuh diri ketika tertangkap) dan ada banyak alasan untuk ini.
Pertama, ditemukan dalam berbagai macam zat seperti almond, biji apel, aprikot kernel, asap tembakau, insektisida, pestisida dan masih banyak yang lainnya.
Pembunuhan dalam kasus ini dapat disalahkan pada kecelakaan rumah tangga, seperti menelan pestisida - dosis fatal sianida bagi manusia adalah 1,5 mg per kilogram berat badan.