Bumbu Dapur, Politik dan Pemerintah Dominasi Belanja Iklan di Awal 2022

Tantrum

Minggu, 14 Agustus 2022 | 13:03 WIB
Bumbu Dapur, Politik dan Pemerintah Dominasi Belanja Iklan di Awal 2022
Memasak (Unsplash.com/Louis Hansel)

TANTRUM - Belanja iklan di semester pertama 2022 mengalami peningkatan. Adapun kenaikan secara keseluruhan tercatat mencapai 7 persen dibandingkan dengan periode yang sama dibanding tahun sebelumnya, dengan belanja iklan di TV masih mendominasi disusul dengan iklan di media digital.

Kondisi ini menandai ekonomi dan kondisi industri di Tanah Air mulai pulih dan secara umum peningkatan belanja iklan ini cukup menandakan optimisme pengiklan masih cukup tinggi untuk beriklan di tengah transisi ini. 

"Khususnya untuk saluran televisi dan digital masih dipercaya menjadi kanal yang efektif untuk mempromosikan produknya ke publik," ujar Direktur Eksekutif Nielsen Indonesia Hellen Katherina katanya.

Hellen menyebutkan, untuk belanja iklan di TV masih mendominasi dengan porsi belanja iklan sebesar 79,2 persen tumbuh sebesar 8 persen dari tahun lalu, dengan jumlah pembelian Rp107,5 triliun.

Sementara untuk belanja iklan secara digital juga tercatat meningkat 6 persen dari seluruh total belanja iklan senilai Rp20,5 triliun. Namun untuk belanja iklan di media cetak dan radio tercatat mengalami kontraksi.

"Terlihat belanja iklan didominasi oleh produk FMCG dan e-commerce, dimana FMCG banyak beriklan di saluran televisi sedangkan e- commerce banyak beriklan di saluran digital," kata Hellen.

Pemborong belanja iklanpalig banyak dilakukan oleh penyedia layanan daring dengan nilai pembelian iklan sebesar Rp28,5 triliun. Disusul oleh kategori perawatan rambut yang mengisi posisi kedua dengan total belanja iklan sebesar Rp6,9 triliun.

Secara umum, selain dua kategori itu, pengiklan terbanyak yang melakukan pembelian ialah dari kategori bumbu dapur serta organisasi politik dan pemerintah.

Dalam laporannya yang bertajuk "Nielsen Digital Ad Intel Semester I 2022" itu, didapatkan bahwa peningkatkan jumlah kreatif iklan mencapai 40 persen didominasi dengan iklan-iklan digital berdurasi pendek.

baca juga

Jika dibandingkan dengan masa sebelum pandemi yaitu 2019, maka pada 2022 Nielsen menemukan bahwa lebih sedikit produk baru yang muncul dibandingkan dengan periode 2019. Untuk semester pertama 2022 ini, bisa dikatakan bahwa pengiklan sudah mulai menunjukkan rasa percaya diri untuk kembali beriklan. Hal ini menunjukkan bahwa industri mulai pulih pasca pandemi. 

"Namun, masih ada kehati-hatian untuk meluncurkan produk baru dan juga para pengiklan mulai menggunakan strategi campaign yang lebih pendek untuk tema-tema tertentu," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kini, UMKM Sangat Bergantung Pada Internet

Kini, UMKM Sangat Bergantung Pada Internet

Tantrum | Senin, 08 Agustus 2022 | 13:50 WIB

Berbagai Dukungan Pemerintah Biar UMKM Naik Kelas

Berbagai Dukungan Pemerintah Biar UMKM Naik Kelas

Tantrum | Minggu, 07 Agustus 2022 | 10:22 WIB

E-Commerce Yang Paling Puaskan Pelanggan

E-Commerce Yang Paling Puaskan Pelanggan

Tantrum | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 14:42 WIB

Terkini

7 Cushion di Guardian untuk Menutupi Flek Hitam, High Coverage Bikin Wajah Mulus

7 Cushion di Guardian untuk Menutupi Flek Hitam, High Coverage Bikin Wajah Mulus

Lifestyle | Jum'at, 03 Juli 2026 | 07:45 WIB

Sering Bikin Kaget! MRT Rem Mendadak di Jalur Senayan-ASEAN Ternyata Akibat Gangguan Sinyal

Sering Bikin Kaget! MRT Rem Mendadak di Jalur Senayan-ASEAN Ternyata Akibat Gangguan Sinyal

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 07:43 WIB

Lamine Yamal: Piala Dunia 2026 Dimulai Sekarang Setelah Spanyol Lolos 16 Besar

Lamine Yamal: Piala Dunia 2026 Dimulai Sekarang Setelah Spanyol Lolos 16 Besar

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 07:39 WIB

Penumpang Internasional YIA Melonjak hingga 53 Persen, Penerbangan Domestik Justru Melemah

Penumpang Internasional YIA Melonjak hingga 53 Persen, Penerbangan Domestik Justru Melemah

Jogja | Jum'at, 03 Juli 2026 | 07:38 WIB

Viral Tuduhan Pungli Rest Area Tol Lampung, Pertamina Patra Niaga Buka Suara

Viral Tuduhan Pungli Rest Area Tol Lampung, Pertamina Patra Niaga Buka Suara

Lampung | Jum'at, 03 Juli 2026 | 07:35 WIB

Adendum AMDAL Baru Jadi Jalan Keluar Polemik Tambang DPM

Adendum AMDAL Baru Jadi Jalan Keluar Polemik Tambang DPM

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 07:34 WIB

Industri Kripto Makin Tumbuh, OJK Perkuat Regulasi Keuangan Digital

Industri Kripto Makin Tumbuh, OJK Perkuat Regulasi Keuangan Digital

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 07:30 WIB

Akhirnya! Film Wicked: For Good Resmi Hadir di Netflix Mulai 20 Juli

Akhirnya! Film Wicked: For Good Resmi Hadir di Netflix Mulai 20 Juli

Your Say | Jum'at, 03 Juli 2026 | 07:30 WIB

Produk Tembakau Alternatif Dinilai Berpeluang Tekan Angka Perokok, Benarkah?

Produk Tembakau Alternatif Dinilai Berpeluang Tekan Angka Perokok, Benarkah?

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 07:27 WIB

Iran Bombardir Israel dan Amerika Serikat Kalau Ganggu Pemakaman Ali Khamenei

Iran Bombardir Israel dan Amerika Serikat Kalau Ganggu Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 07:23 WIB

×