Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) menggelar sidang tahunan. Selain itu, DPR dan DPD menggelar sidang bersama.
Agenda ini, dihadiri Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Ma'ruf Amin serta para mantan presiden dan wakil presiden serta para tokoh nasional dan politik, Selasa (16/8).
Berikut pidato lengkap Ketua MPR Bambang Soesatyo dalam sidang tahunan menjelang HUT RI.
Sebagai insan yang beriman, marilah kita senantiasa memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu Waa Ta‘ala, Tuhan Yang Maha Esa, karena atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, kita semua diberikan kekuatan dan kesehatan untuk menjalankan tugas konstitusional kita masing-masing, melaksanakan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Rasa syukur yang mendalam juga patut kita persembahkan. Setelah lebih dari dua tahun dilanda
pandemi Covid-19, berkat kerja keras Pemerintah bersama seluruh komponen bangsa, kita dapat mengatasi pandemi secara baik. Kita bisa pulih lebih cepat, dan bangkit lebih kuat. Sehingga pada hari ini, kita pun dapat melaksanakan Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD, dihadiri oleh seluruh Anggota MPR/DPR/DPD, serta undangan lainnya.
Untuk itu, izinkan kami selaku Pimpinan dan Anggota MPR, DPR, dan DPD menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Saudara Presiden Republik Indonesia, Bapak Ir. H. Joko Widodo, Saudara Wakil Presiden Republik Indonesia, Bapak Prof. DR. K.H. Ma’ruf Amin, serta seluruh Pimpinan Lembaga Negara, atas perkenannya hadir memenuhi undangan kami, dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD.
Sebelum menyampaikan pidato pengantar Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD,sesuai ketentuan Pasal 33 ayat (4) Tata Tertib MPR, izinkan kami melaporkan, pada tanggal 30 Juni 2022, Saudara Yandri Susanto, S.Pt., telah mengucapkan sumpah sebagai Wakil Ketua MPR, menggantikan Saudara Dr. (Honoris Causa) Zulkifli Hasan, S.E., yang mengundurkan diri karena mendapat kepercayaan dari Presiden Joko Widodo untuk menjabat sebagai Menteri Perdagangan.
Pimpinan dan Anggota MPR mengucapkan terima kasih atas pengabdian Saudara Zulkifli Hasan di lembaga yang terhormat, sebagai Ketua MPR masa jabatan 2014 – 2019, dan Wakil Ketua MPR masa jabatan 2019 – 2024.
Sebelum saya lanjutkan, izinkan saya membuka sidang ini dengan dua bait pantun:
Baca Juga: Bedanya Gejala Penyakit yang Mirip Monkeypox alias Clade Virus
Ada burung di atas dahan,
Dahannya ada di pohon beringin,
Saya ucapkan salam pembukaan,
Kepada semua para hadirin.
Agustus bulan kemerdekaan,
Gotong royong menjadi kekuatan,
Agar Indonesia sukses menyongsong masa depan,
Jaga terus Persatuan dan Kesatuan.
MERDEKA !
Sidang Majelis dan Dewan, hadirin sekalian yang kami muliakan, Esok hari bangsa Indonesia akan memasuki usianya yang ke-77 tahun. Sudah sepatutnya kita memberikan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada para pejuang bangsa, yang telah mengorbankan tenaga, harta, bahkan jiwanya, sehingga sampailah kita kepada saat yang berbahagia, dengan selamat sentausa, mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan Negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.
Melalui mimbar Sidang Paripurna ini, kami atas nama Pimpinan dan Anggota MPR, DPR, dan DPD,
mengucapkan Dirgahayu ke-77 Republik Indonesia. Merdeka… ! Merdeka… ! Merdeka.. !
Dengan semangat Proklamasi 17 Agustus 1945, mari kita gelorakan semangat untuk mewujudkan tujuan Indonesia merdeka, yaitu: menjadi negara yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur; serta melaksanakan amanah untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, serta ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.
Menjadi tugas dan tanggung jawab kita semua, setelah 77 tahun Indonesia merdeka, kita lahirkan
generasi muda yang tangguh, unggul, bersatu, dan optimis, sehingga memiliki kesiapan untuk mengambil alih estafet kepemimpinan nasional, guna mewujudkan citacita bangsa menuju era Indonesia Emas 2045.
Sidang Majelis dan Dewan, hadirin sekalian yang kami muliakan, Kondisi global saat ini semakin tidak menentu. Semua negara sedang berupaya keras memulihkan ekonominya, pasca pandemi Covid-19. Namun, fase ini terganggu oleh dinamika global, seperti konflik RusiaUkraina, perang dagang dan teknologi Amerika SerikatTiongkok, ketegangan baru di Selat Taiwan, serta disrupsi rantai pasok yang berimplikasi pada fluktuasi harga komoditas pangan dan energi.