TANTRUM - Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat, yang selama ini belum optimal digunakan alias tidak ada penerbangan komersil, bakal segera melayani penerbangan embarkasi dan debarkasi umroh.
Rencananya, bandara ini akan melayani penumpang tujuan Arab Saudi pada November 2022.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menegaskan, dengan adanya penerapan zonasi penerbangan umroh dari Bandara Kertajati oleh Kementerian Agama, diproyeksikan potensi jemaah umroh mencapai 40.000 orang pada periode Januari-Mei 2023.
Ia berharap, pesawat umroh yang berangkat dari Bandara Kertajati bisa melakukan penerbangan langsung (direct flight) ke Arab Saudi.
Penerbangan umroh juga ini diharapkan juga menjadi penerbangan feeder dari daerah lain, seperti Kalimantan - Kertajati - Jeddah, yang dinilai akan membuat Kertajati lebih ramai.
Kemudian, lanjut ia, aksesibilitas transportasi darat dari dan menuju bandara ini juga akan terus ditingkatkan melalui penyediaan angkutan jalan.
Menhub meminta dukungan Pemda untuk menggencarkan promosi pariwisata untuk menarik minat wisatawan.
Jumlah jemaah umrah Indonesia dalam lima tahun terakhir terus mengalami peningkatan dan mengalami penurunan saat pandemiCOVID-19, karena Arab Saudi melakukan penutupan dan mulai bergeliat lagi sebelum haji 2022.
Berdasarkan data Kementerian Agama, jumlah jamaah umrah Indonesia dalam kurun 2014-20125 berjumlah 649.000, meningkat di tahun 2015-2016 sebanyak 677.509, naik lagi di 2016-2017 yaitu 876.246, kemudian melonjak signifikan di tahun 2017-2018 mencapai 1.005.336, dan menurun sedikit di tahun 2018-2019 menjadi 974.650 jamaah.
Baca Juga: Penyanyi Cilik Ojo Dibandingke Dapat Perlindungan Kekayaan Intelektual