Hai Ibu Hamil! Cermati Posisi Tidur yang Baik Selama Mengandung

Tantrum

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 17:45 WIB
Hai Ibu Hamil! Cermati Posisi Tidur yang Baik Selama Mengandung
Ilustrasi ibu hamil (Pixabay.com/Greyerbaby)

Bantal yang diletakkan di belakang punggung juga dapat membantu mempertahankan posisi tidur yang baik untuk ibu hamil dengan mencegah agar tidak berguling. 

Cara ini juga dapat memberikan tambahan dukungan untuk punggung dan pinggang sehingga mencegah nyeri.

Untuk membantu menopang perut yang sudah besar, Ibu hamil dapat menempatkan bantal di bawah perut. 

Jika ibu mengalami napas berat saat tidur, manfaatkan bantal untuk mengganjal bagian samping dan menaikkan posisi tubuh bagian atas sehingga Ibu dapat lebih mudah bernapas.

Bagi Ibu hamil yang kerap mengalami nyeri ulu hati atau heartburn, bantal bisa menjadi penyangga lebih tinggi di bagian kepala sehingga asam lambung tidak naik ke kerongkongan saat tidur.

Bantal yang dipakai bisa yang jenis biasa, namun bisa juga bantal khusus ibu hamil yang lebih besar dan nyaman untuk tidur menyamping. 

Bantal ini tersedia dalam berbagai bentuk dan ukuran sehingga ibu hamil dapat memilih variasi yang paling sesuai dan nyaman.

Selain posisi tidur yang baik untuk ibu hamil, ada juga posisi tidur yang sebaiknya dihindari agar ibu bisa tidur dengan nyaman dan nyenyak, yaitu:

1. Tidur telentang

baca juga

Saat ibu hamil tidur telentang, maka ukuran perut yang kian membesar akan menekan usus dan pemuluh darah utama yaitu aorta dan vena cava.

Kondisi ini dapat menyebabkan berbagai masalah, termasuk sakit punggung, gangguan pernapasan, masalah sistem pencernaan, wasir, tekanan darah rendah dan menyebabkan penurunan sirkulasi darah ke jantung dan bayi.

2. Tidur tengkurap

Dengan ukuran perut yang kian besar, ibu hamil biasanya akan merasa tidak nyaman untuk tidur tengkurap. 

Tengkurap masih termasuk posisi hamil yang baik untuk ibu hamil muda karena masih bisa dilakukan, tapi biasanya semakin besar kandungan maka posisi tidur ini semakin tidak disarankan.

Menurut American Pregnancy Association, ibu hamil yang terbiasa tidur tengkurap bisa menggunakan bantal berbentuk donat dengan lubang di tengahnya sebagai penyangga di bagian perut agar bisa tidur lebih nyaman.

Ibu hamil seringkali susah tidur karena adanya perubahan bentuk tubuh dan ketidakseimbangan hormon yang terjadi di masa kehamilan. 

Kedua hal ini bisa memicu beberapa kondisi yang membuat ibu sulit tidur nyenyak, termasuk:

- Jadi lebih sering ingin buang air kecil, termasuk malam hari sehingga membuat ibu kerap terbangun tengah malam.

- Mengalami heartburn atau kenaikan asam lambung di malam hari.

- Perut yang membesar membuat ibu lebih sulit menemukan posisi yang nyaman.

- Kram kaki dan sakit punggung setelah membawa beban yang semakin berat.

- Mengalami mimpi buruk.

- Stres dan kecemasan di masa kehamilan, terutama mengkhawatirkan kesehatan bayi, mencemaskan kesiapan menjadi orangtua, atau gugup memikirkan persalinan.

Agar ibu hamil bisa tidur lebih nyenyak, ada beberapa hal yang dapat dilakukan, termasuk:

- Membiasakan tidur miring sejak awal kehamilan dengan lutut ditekuk.

- Bereksperimen dengan meletakkan bantal pada beberapa bagian tubuh untuk menemukan posisi tidur yang nyaman.

- Kurangi minuman berkafein seperti soda, kopi, dan teh yang dapat membuat ibu sulit tidur.

- Jangan minum banyak cairan atau makan besar beberapa jam sebelum tidur untuk mencegah keinginan buang air kecil atau naiknya asam lambung di malam hari.

- Makan dengan porsi lebih banyak saat sarapan dan makan siang, lalu makan malam dengan porsi lebih sedikit dengan tetap memperhatikan kebutuhan nutrisi yang harus dipenuhi selama masa kehamilan.

- Usahakan untuk tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari.

- Hindari olahraga berat tepat sebelum tidur. Aktivitas yang menenangkan, seperti membaca buku atau menikmati minuman hangat bebas kafein dapat lebih membantu.

- Jika terbangun karena kram kaki, coba tumpukan kaki ke dinding atau berdiri. Meregangkan betis sebelum tidur juga dapat membantu mengurangi risiko kram kaki saat tidur.

- Mengikuti kelas yoga, latihan pernapasan, meditasi atau teknik relaksasi lainnya yang dapat membuat tubuh lebih santai di malam hari.

- Redakan cemas dengan mengikuti kelas-kelas kehamilan ataupun konsultasi ke psikolog agar bisa tidur lebih nyenyak.

- Hindari mengonsumsi obat atau suplemen untuk membantu tidur tanpa berkonsultasi dengan dokter. Demikian juga jika ibu hamil ingin melakukan olahraga tertentu. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bahaya Ibu Hamil Kekurangan Vitamin Asam Folat: Bayi Bisa Lahir Tanpa Tempurung Kepala!

Bahaya Ibu Hamil Kekurangan Vitamin Asam Folat: Bayi Bisa Lahir Tanpa Tempurung Kepala!

Health | Jum'at, 19 Agustus 2022 | 14:03 WIB

Bocah SD Bangun dan Bersiap ke Sekolah Jam Setengah 6 Sore, Warganet Auto Geli

Bocah SD Bangun dan Bersiap ke Sekolah Jam Setengah 6 Sore, Warganet Auto Geli

Tekno | Kamis, 18 Agustus 2022 | 17:19 WIB

Kebiasaan Sehat yang Kerap Luput, 6 Manfaat Minum Air Putih setelah Bangun Tidur

Kebiasaan Sehat yang Kerap Luput, 6 Manfaat Minum Air Putih setelah Bangun Tidur

Tantrum | Kamis, 18 Agustus 2022 | 13:19 WIB

Terkini

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

×