Apa Itu Kaki Charcot? Dokter Minta agar Mewaspadainya

Tantrum

Jum'at, 26 Agustus 2022 | 13:47 WIB
Apa Itu Kaki Charcot? Dokter Minta agar Mewaspadainya
Kaki pasien diabetes jadi terlihat melengkung ke bawah atau disebut rocker-bottom foot. (Hello Sehat)

TANTRUM - Pasien diabetes yang kadar gulanya sangat tinggi bisa mengalami luka pada kaki yang sulit sembuh atau disebut juga kaki diabetes. 

Selain itu, ada lagi komplikasi diabetes yang menyerang kaki yaitu kaki Charcot (Charcot’s foot). Kondisi ini bisa melemahkan sendi dan tulang kaki hingga menyebabkan perubahan bentuk.

Charcot arthropathy yang lebih familiar dikenal sebagai kaki Charcot adalah kerusakan struktur tulang dan sendi kaki. Kondisi ini bisa memengaruhi area lutut hingga pergelangan kaki.

Ini biasanya disebabkan kondisi neuropati diabetik (gangguan saraf) pada penyandang diabetes.

Menurut dr. Jimmy Tandradynata, Sp.PD di laman Hello Sehat, dicuplik Jumat, 25 Agustus 2022, hal tersebut disebutkan dalam penelitian dari Journal of clinical & translational endocrinology (2020): hilangnya sensasi pada kaki disebabkan oleh kerusakan saraf yang disebut neuropati perifer.

Kadar gula darah yang terlalu tinggi jika dibiarkan lama-kelamaan akan menghambat aliran darah ke jaringan saraf. Sel-sel saraf tidak lagi mendapatkan pasokan oksigen dan zat gizi yang cukup.

Kerja saraf yang terganggu bisa menurunkan kepekaan pasien diabetes terhadap sensasi, seperti sentuhan, suhu panas, dan rasa sakit, yang diterima jaringan saraf yang terdampak.

Itu sebabnya pasien diabetes terkadang tidak peka terhadap rangsangan di kulit kaki atau mengalami mati rasa.

Jika kadar gula darah dibiarkan tidak terkendali, lambat laun kondisi neuropati diabetik akan memengaruhi tulang kaki.

baca juga

Saat ini terjadi, tulang kaki akan melemah sehingga sangat rentan mengalami patah tulang dan dislokasi (posisi tulang bergeser).

Kondisi tulang kaki yang kian melemah bisa membuat sendi kaki gampang terkilir, kemudian mengubah bentuk kaki.

Alhasil, kaki pasien diabetes jadi terlihat melengkung ke bawah atau disebut rocker-bottom foot.

Meski sebagian besar kondisi kaki Charcot lebih banyak dialami oleh pengidap diabetes, beberapa hal ini turut mengakibatkan kerusakan saraf pada kaki:

- penyalahgunaan dan ketergantungan alkohol serta obat-obatan terlarang,

- cedera saraf tulang belakang,

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ada Riwayat Penyakit Diabetes Mellitus, Tepis Rumor Wafatnya Kolonel AL Berkaitan dengan Penemuan Kokain

Ada Riwayat Penyakit Diabetes Mellitus, Tepis Rumor Wafatnya Kolonel AL Berkaitan dengan Penemuan Kokain

Tantrum | Jum'at, 26 Agustus 2022 | 08:11 WIB

Demi Buktikan Cinta ke Pacar, Remaja Perempuan Rela Suntik Tubuhnya Sendiri dengan Darah Positif HIV

Demi Buktikan Cinta ke Pacar, Remaja Perempuan Rela Suntik Tubuhnya Sendiri dengan Darah Positif HIV

News | Kamis, 25 Agustus 2022 | 19:27 WIB

Menginfeksi Ratusan Mahasiswa Bandung, Ini 3 Mitos HIV yang Masih Dipercaya Masyarakat

Menginfeksi Ratusan Mahasiswa Bandung, Ini 3 Mitos HIV yang Masih Dipercaya Masyarakat

Health | Kamis, 25 Agustus 2022 | 17:45 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×