Tak Terlihat Akibat Berjarak 1,2 Juta Tahun Cahaya, Galaksi Tertua Ditemukan

Tantrum

Minggu, 28 Agustus 2022 | 15:04 WIB
Tak Terlihat Akibat Berjarak 1,2 Juta Tahun Cahaya, Galaksi Tertua Ditemukan
Ilustrasi galaksi. (WikiImages from Pixabay)

TANTRUM - Para ilmuwan telah menemukan galaksi radio tertua yang pernah ditemukan. Galaksi-galaksi ini hampir tidak mungkin dilihat dengan mata telanjang.

Kita semua akrab dengan gambar galaksi dari Hubble atau dari James Webb . Gambar-gambar ini terdiri dari gambar galaksi yang dapat dideteksi secara optik yang muncul dengan mengamati cahaya pada panjang gelombang yang berbeda. 

Para ilmuwan memiliki alat yang berbeda untuk mengungkapkan bagian yang tidak dapat dilihat oleh mata kita.

Salah satu alat tersebut adalah mempelajari gelombang radio. Bahkan dimungkinkan untuk memposisikan galaksi sesuai dengan jejak yang tertinggal di sekitar pecahan yang dikeluarkan oleh lubang hitam. 

Dilansir dari laman Seputar Pangandaran, Minggu, 28 Agustus 2022, galaksi ini disebut galaksi radio. Galaksi radio tertua yang diketahui ditemukan baru-baru ini. Lubang hitam supermasif di pusat galaksi dapat meledak dari waktu ke waktu dan menyebarkan partikel ke sekitarnya. 

Potongan-potongan yang terlempar ini terus melaju dengan kecepatan sangat tinggi hingga mereka bertabrakan dengan sesuatu di luar angkasa. Dimungkinkan untuk mengamati jejak yang mereka tinggalkan dalam bentuk sinyal radio.

Di pusat gugus galaksi Abell 980, para ilmuwan telah menemukan struktur yang luar biasa. Para astronom yang dipimpin oleh Surajit Paul dari Savitribai Phule Pune University di India telah menemukan galaksi radio tertua yang pernah ditemukan. 

Juga di India, astronom Gopal Krishna dari Universitas Mumbai dan timnya menemukan dua kluster galaksi radio baru di wilayah yang sama. 

Dengan kata lain, lubang hitam di pusat galaksi telah melakukan aktivitas emisi partikel besar lebih dari satu kali.

baca juga

Ruang yang dicakup oleh galaksi radio dapat mencapai jutaan tahun cahaya, dan mereka dapat mencapai lebih jauh dari galaksi tempat asalnya. Faktanya, galaksi kita, Bima Sakti, memiliki galaksi radionya sendiri.

Karena sinyal radio ini memudar seiring waktu, spesimen yang lebih tua dari 200 juta tahun diperkirakan tidak akan ditemukan. 

Galaksi ini, yang berjarak 2 miliar tahun cahaya, berasal dari 260 juta tahun yang lalu. Jaraknya diukur sebagai 1,2 juta tahun cahaya. 

Para ilmuwan percaya bahwa mereka dapat mempelajari lebih lanjut tentang galaksi radio dengan mempelajari struktur ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Melihat Keindahan Alam Semesta Hasil Bidikan Teleskop Luar Angkasa James Webb

Melihat Keindahan Alam Semesta Hasil Bidikan Teleskop Luar Angkasa James Webb

Foto | Senin, 18 Juli 2022 | 12:00 WIB

Menakjubkan! Foto-foto Keindahan Galaksi yang Dipotret Teleskop Webb NASA

Menakjubkan! Foto-foto Keindahan Galaksi yang Dipotret Teleskop Webb NASA

News | Kamis, 14 Juli 2022 | 12:21 WIB

Joe Biden Rilis Foto Berwarna Pertama Gugusan Galaksi Jauh dari Teleskop Webb

Joe Biden Rilis Foto Berwarna Pertama Gugusan Galaksi Jauh dari Teleskop Webb

News | Selasa, 12 Juli 2022 | 11:17 WIB

Terkini

Paradoks Negeri Tambang: Kaya Sumber Daya, tapi Bergantung pada Pajak

Paradoks Negeri Tambang: Kaya Sumber Daya, tapi Bergantung pada Pajak

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:00 WIB

Harga Bright Gas Turun Mulai 14 Juli, Tabung 12 Kg Kini Rp220.00

Harga Bright Gas Turun Mulai 14 Juli, Tabung 12 Kg Kini Rp220.00

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:59 WIB

Meredam Gejolak Zakat ASN: Pemkab Bondowoso Akhirnya Revisi Aturan Kontroversial

Meredam Gejolak Zakat ASN: Pemkab Bondowoso Akhirnya Revisi Aturan Kontroversial

Jatim | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:56 WIB

Kasus HIV-AIDS Meningkat di Riau, Tahun 2025 Tercatat Seribu Kasus

Kasus HIV-AIDS Meningkat di Riau, Tahun 2025 Tercatat Seribu Kasus

Riau | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:47 WIB

Nyontek Dubai, Bali Mau Jadi Pusat Keuangan Dunia

Nyontek Dubai, Bali Mau Jadi Pusat Keuangan Dunia

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:47 WIB

Belum Setahun, Tiga Serangan 'Bom' Menyasar Sekolah di Indonesia, Pelaku Salalu Korban Perundungan?

Belum Setahun, Tiga Serangan 'Bom' Menyasar Sekolah di Indonesia, Pelaku Salalu Korban Perundungan?

Jawa Tengah | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:45 WIB

Banyak yang Baru Sadar, 5 Fitur Android Ini Belum Ada di iPhone

Banyak yang Baru Sadar, 5 Fitur Android Ini Belum Ada di iPhone

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:35 WIB

6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal

6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:25 WIB

Mobil 'Kodok' Lahir Kembali, Kini Hadir dengan Mesin Elektrik plus Fitur Canggih

Mobil 'Kodok' Lahir Kembali, Kini Hadir dengan Mesin Elektrik plus Fitur Canggih

Otomotif | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:24 WIB

EASA Keluarkan Peringatan Penerbangan Komersil di Udara Bahrain, Qatar, Kuwait, dan UEA

EASA Keluarkan Peringatan Penerbangan Komersil di Udara Bahrain, Qatar, Kuwait, dan UEA

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:18 WIB

×