Lirik "Kamu Bohong" Dihubung-hubungan dengan Kasus Penembakan Polisi, Wali Menjawab

Tantrum

Minggu, 04 September 2022 | 23:01 WIB
Lirik "Kamu Bohong" Dihubung-hubungan dengan Kasus Penembakan Polisi, Wali Menjawab
Band Wali rilis lagu Kamu Bohong. ([Nagaswara])

TANTRUM - Band Wali merilis lagu anyar berjudul "Kamu Bohong". Apoy sang gitaris yang juga pencipta lagu mengaku kalau "Kamu Bohong" adalah lagu yang tak biasa.

Band beranggotakan Ovie (keyboard), Tomi (drum), Apoy (gitar), Faank (vokal), ini hampir tidak pernah menyentuh konsep musik dan lirik seperti yang ditawarkan pada single ini.

Namun Apoy menjelaskan, konsep musiknya masih Wali juga. Cuma lebih kental ke slow Melayu 80 atau 90 an. 

“Tidak upbeat, mendayu-dayu, passing-passing beat-nya juga lamban. Wali sebelumnya tidak pernah membuat seperti ini," kata Apoy, dalam jumpa pers di Jakarta, baru-baru ini.

Di bagian lirik, untuk lagu "Kamu Bohong", Band Wali juga melakukan sedikit perubahan. Wali selama ini dikenal dengan lirik yang mengandung frasa positif, tapi untuk karya terbaru ini Wali menampilkan lirik agak beda.

"Kali ini kami mencoba memberikan dinamika baru dalam frase-frase Wali, yaitu suka tidak berbalas suka. Ada berbau negatifnya,cinta tidak berbalas cinta," imbuh Apoy.

Menariknya, banyak yang mengaitkan lagu "Kamu Bohong" sengaja dibuat Apoy karena tengah sebuah kasus polisi yang jadi perhatian masyarakat. Namun Apoy menegaskan kalau lagu tersebut diciptakannya sudah sejak lama.

"Kalau ada yang menghubung-hubungkan dengan kejadian heboh saat ini, monggo saja. Yang penting kami tidak pernah mau ikut-ikutan sesuatu hal yang kami tidak paham. Ada orang lain yang lebih paham soal itu. Sangat kebetulan saja kami mengeluarkan lagu ini dan dikaitkan dengan kejadian menghebohkan sekarang," ucap bintang sinetron Amanah Wali itu.

"Intinya, kebohongan itu adalah akar dari segala dosa. Tolong jangan sekali-kali berbohong, karena nantinya akan diikuti oleh kebohongan berikutnya. Pahami, akar rumput dosa itu adalah bohong. Ini untuk individu, baik mikro atau makro juga kolektif," kata Apoy melanjutkan.

baca juga

Selain itu, Apoy juga senang karena musik Melayu saat ini kembali digandrungi. Apalagi, sejak merilis album perdana pada 2008, hingga kini Band Wali konsisten dengan warna musiknya.

Apoy mengatakan, Wali disebut sebagai band dengan genre Melayu alias Lokal Pop Kreatif. 

“Padahal, Melayu-melayu juga. Wacana tersebut menambah semangat kami untuk kembali menyajikan karya atau produk yang mengarah kepada Melayu. Ditambah kami senang juga Melayu naik lagi," tutur Apoy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mau Kalahkan K-Pop, Pemkot Depok Bikin DEPOKPOP

Mau Kalahkan K-Pop, Pemkot Depok Bikin DEPOKPOP

Video | Sabtu, 03 September 2022 | 18:25 WIB

Profil Pasha Ungu yang Dielu-elukan Warganet Jadi Wali Kota Depok

Profil Pasha Ungu yang Dielu-elukan Warganet Jadi Wali Kota Depok

Selebtek | Sabtu, 03 September 2022 | 11:07 WIB

Viral Kasus Penembakan Polisi, Band Wali Rilis Lagu Kamu Bohong

Viral Kasus Penembakan Polisi, Band Wali Rilis Lagu Kamu Bohong

Entertainment | Sabtu, 03 September 2022 | 01:12 WIB

Terkini

Wisata Gastronomi Kian Dilirik, Dinilai Bisa Jadi Penggerak Ekosistem Kuliner Indonesia

Wisata Gastronomi Kian Dilirik, Dinilai Bisa Jadi Penggerak Ekosistem Kuliner Indonesia

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:18 WIB

7 Cara agar Pompa Air Tidak Mancing, Cek Penyebab dan Solusinya

7 Cara agar Pompa Air Tidak Mancing, Cek Penyebab dan Solusinya

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:18 WIB

Gara-gara Beda Baju, 2 Pemuda di Surabaya Dikeroyok Kelompok Perguruan Silat

Gara-gara Beda Baju, 2 Pemuda di Surabaya Dikeroyok Kelompok Perguruan Silat

Jatim | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:14 WIB

Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik

Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:11 WIB

Polda Jabar Libatkan Ahli Kejiwaan untuk Dalami Kondisi Psikologis Taufik Hidayat

Polda Jabar Libatkan Ahli Kejiwaan untuk Dalami Kondisi Psikologis Taufik Hidayat

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:04 WIB

Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI

Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:00 WIB

Adam Ma'rifat: Mabuk Ketuhanan dalam Labirin Imajinasi Danarto

Adam Ma'rifat: Mabuk Ketuhanan dalam Labirin Imajinasi Danarto

Your Say | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:00 WIB

MSCI Tunda Keputusan, Ini Sinyal Bahaya yang Harus Diwaspadai IHSG

MSCI Tunda Keputusan, Ini Sinyal Bahaya yang Harus Diwaspadai IHSG

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:57 WIB

Realita Pahit Dunia Kerja: Antrean 2 Km di Malaysia dan Bayang-Bayang PHK di Indonesia

Realita Pahit Dunia Kerja: Antrean 2 Km di Malaysia dan Bayang-Bayang PHK di Indonesia

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:48 WIB

AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation

AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:48 WIB