Viral Kasus Penembakan Polisi, Band Wali Rilis Lagu Kamu Bohong

Ferry Noviandi

Sabtu, 03 September 2022 | 01:12 WIB
Viral Kasus Penembakan Polisi, Band Wali Rilis Lagu Kamu Bohong
Band Wali rilis lagu "Kamu Bohong". [Nagaswara]

Suara.com - Band Wali kembali menunjukkan kreativitas dan produktivitasnya dengan merilis lagu baru berjudul "Kamu Bohong". Seperti lagu-lagu Wali sebelumnya, hits terbaru ini juga menarik untuk menyimak bagian cerita dan mengulik musiknya.

Uniknya, Apoy sang gitaris yang juga pencipta lagu mengaku kalau "Kamu Bohong" adalah lagu yang tak biasa untuk pemilik hits "Yang" ini.

Pasalnya, band yang beranggotakan Apoy (gitar), Faank (vokal), Ovie (keyboard) dan Tomi (drum) ini hampir tidak pernah menyentuh konsep musik dan lirik seperti yang ditawarkan pada single ini.

Band Wali rilis lagu "Kamu Bohong". [Nagaswara]
Band Wali rilis lagu "Kamu Bohong". [Nagaswara]

"Sebenarnya konsep musiknya masih Wali juga. Cuma ke kental slow Melayu 80 atau 90 an. Tidak upbeat, mendayu-dayu, passing-passing beat-nya juga lamban. Wali sebelumnya tidak pernah membuat seperti ini," kata Apoy diamini personel Wali lainnya, dalam jumpa pers di Jakarta, baru-baru ini.

Di bagian lirik, untuk lagu "Kamu Bohong", Band Wali juga melakukan sedikit perubahan. Wali selama ini dikenal dengan lirik yang mengandung frasa positif, tapi untuk karya terbaru ini Wali menampilkan lirik agak beda.

"Kali ini kami mencoba memberikan dinamika baru dalam frase-frase Wali, yaitu suka tidak berbalas suka. Ada berbau negatifnya,cinta tidak berbalas cinta," imbuh Apoy.

Band Wali [Nagaswara]
Band Wali [Nagaswara]

Menariknya, banyak yang mengaitkan lagu "Kamu Bohong" sengaja dibuat Apoy karena tengah sebuah kasus polisi yang jadi perhatian masyarakat. Namun Apoy menegaskan kalau lagu tersebut diciptakannya sudah sejak lama.

"Kalau ada yang menghubung-hubungkan dengan kejadian heboh saat ini, monggo saja. Yang penting kami tidak pernah mau ikut-ikutan sesuatu hal yang kami tidak paham. Ada orang lain yang lebih paham soal itu. Sangat kebetulan saja kami mengeluarkan lagu ini dan dikaitkan dengan kejadian menghebohkan sekarang," ucap bintang sinetron Amanah Wali itu.

"Intinya, kebohongan itu adalah akar dari segala dosa. Tolong jangan sekali-kali berbohong, karena nantinya akan diikuti oleh kebohongan berikutnya. Pahami, akar rumput dosa itu adalah bohong. Ini untuk individu, baik mikro atau makro juga kolektif," kata Apoy melanjutkan.

baca juga
Grup band Wali menerima plakat rekor penjualan album mereka saat perilisan single terbaru mereka yang berjudul 'Ondeskrayyy Ngaji (Ciluk Baa)' dan rekor Multi Platinum penjualan CD album Wali 20.20 di Jakarta Barat, Senin (30/11). [Suara.com/Alfian Winanto]
Grup band Wali menerima plakat rekor penjualan album mereka saat perilisan single terbaru mereka yang berjudul 'Ondeskrayyy Ngaji (Ciluk Baa)' dan rekor Multi Platinum penjualan CD album Wali 20.20 di Jakarta Barat, Senin (30/11). [Suara.com/Alfian Winanto]

Selain itu, Apoy juga senang karena musik Melayu saat ini kembali digandrungi. Apalagi, sejak merilis album perdana pada 2008, hingga kini Band Wali konsisten dengan warna musiknya.

"Kata orang kan Wali itu basic atau genre-nya Melayu alias Lokal Pop Kreatif. Padahal, Melayu-melayu juga. Wacana tersebut menambah semangat kami untuk kembali menyajikan karya atau produk yang mengarah kepada Melayu. Ditambah kami senang juga Melayu naik lagi," tutur Apoy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DLH Diminta Turun Tangan, Benyamin Sebut TPST Abu & Co Punya Izin Pembakaran Sampah, Kok Bisa?

DLH Diminta Turun Tangan, Benyamin Sebut TPST Abu & Co Punya Izin Pembakaran Sampah, Kok Bisa?

News | Sabtu, 12 September 2026 | 15:03 WIB

Kramat Jati Bersolek, Pramono Anung: Pedagang Kaki Lima Resmi Direlokasi ke Dalam Pasar

Kramat Jati Bersolek, Pramono Anung: Pedagang Kaki Lima Resmi Direlokasi ke Dalam Pasar

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Jakarta-Jambi Perkuat Kerja Sama, Dari Transformasi Digital hingga Pelatihan Pemadam Kebakaran

Jakarta-Jambi Perkuat Kerja Sama, Dari Transformasi Digital hingga Pelatihan Pemadam Kebakaran

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:52 WIB

Mulai 31 Agustus! PKL Dilarang Berjualan di Bahu Jalan dan Trotoar Kramat Jati

Mulai 31 Agustus! PKL Dilarang Berjualan di Bahu Jalan dan Trotoar Kramat Jati

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 09:12 WIB

Bayi Terapung yang Menjadi Wali: Menyelami Kisah Sunan Giri Lewat Saga dari Samudra

Bayi Terapung yang Menjadi Wali: Menyelami Kisah Sunan Giri Lewat Saga dari Samudra

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 14:30 WIB

Farhan Wali Kota Bandung dari Partai Apa? Ngamuk 10 Pohon Ditebang Tanpa Izin

Farhan Wali Kota Bandung dari Partai Apa? Ngamuk 10 Pohon Ditebang Tanpa Izin

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:39 WIB

Keluarga Pejabat Mau Berkarier: Antara Hak Individu atau Praktik Nepotisme?

Keluarga Pejabat Mau Berkarier: Antara Hak Individu atau Praktik Nepotisme?

Your Say | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:00 WIB

Lantik Istri hingga Sepupu Jadi Pejabat, Langkah Wali Kota Bima Jadi Sorotan

Lantik Istri hingga Sepupu Jadi Pejabat, Langkah Wali Kota Bima Jadi Sorotan

Video | Selasa, 07 Juli 2026 | 14:36 WIB

Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri

Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:10 WIB

Wali Kota Bekasi Telepon Langsung Pramono, Minta Subsidi Transjabodetabek Tak Dipangkas

Wali Kota Bekasi Telepon Langsung Pramono, Minta Subsidi Transjabodetabek Tak Dipangkas

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 14:10 WIB

Terkini

Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:25 WIB

Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla

Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 10:25 WIB

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:23 WIB

Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'

Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:15 WIB

7 Cara Menghilangkan Noda Bekas Setrika yang Nempel di Baju dengan Mudah

7 Cara Menghilangkan Noda Bekas Setrika yang Nempel di Baju dengan Mudah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 10:15 WIB

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 10:13 WIB

Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Minggu Pagi, Masuk Tiga Besar Terburuk di Dunia

Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Minggu Pagi, Masuk Tiga Besar Terburuk di Dunia

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:10 WIB

10 Manfaat Rutin Membersihkan Pori-pori Wajah, Mencegah Penuaan Dini

10 Manfaat Rutin Membersihkan Pori-pori Wajah, Mencegah Penuaan Dini

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 10:10 WIB

Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:05 WIB

Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif

Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif

Kaltim | Minggu, 13 September 2026 | 10:05 WIB

×