Yuk Jalani Pola Hidup Sehat, Cara Mencegah Gagal Jantung

Tantrum | Suara.com

Senin, 05 September 2022 | 06:09 WIB
Yuk Jalani Pola Hidup Sehat, Cara Mencegah Gagal Jantung
Ilustrasi Merokok dapat memicu gagal jantung. (unsplash.com/@ricardo4to)

TANTRUM - Gagal jantung adalah salah satu masalah kesehatan yang memiliki angka kematian tinggi, tapi kehadirannya sering kali tidak disadari. 

Upaya mengurangi risiko terkena penyakit ini sebenarnya tidaklah sulit karena cara mencegah gagal jantung bisa dilakukan dengan menerapkan pola hidup sehat.

Apa saja yang harus dilakukan? Menurut dr. Nurul Fajriah Afiatunnisa dicuplik dari laman Hello Sehat, Senin, 5 September 2022, gagal jantung adalah kondisi yang terjadi ketika jantung tidak dapat memompa darah ke seluruh tubuh secara optimal.

Tindakan sederhana yang dapat Anda lakukan untuk mencegah gagal jantung yaitu dengan menerapkan pola hidup sehat, misalnya dengan cara berikut. 

1. Tidak merokok

Kebiasaan merokok merupakan salah satu faktor yang meningkatkan risiko penyakit jantung.

Ini karena merokok meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah, yang kemudian dapat berkembang menjadi penumpukan plak kolesterol pada pembuluh darah (aterosklerosis).

Tak hanya itu, kebiasaan ini juga mempercepat detak jantung, meningkatkan risiko penggumpalan darah, hingga menyebabkan hipertensi. Oleh sebab itu, Anda bisa mencegah gagal jantung dengan tidak merokok.

2. Menjaga berat badan tetap ideal

Obesitas dapat meningkatkan risiko Anda untuk terkena gagal jantung. Ketika kelebihan berat badan, Anda umumnya akan mengalami kondisi-kondisi seperti diabetes, hipertensi, dan kolesterol tinggi.

Jika dibiarkan begitu saja, kondisi tersebut dapat membawa Anda menuju gagal jantung. Upaya pencegahan yang bisa Anda lakukan tentu dengan menjaga berat badan yang ideal.

Selain itu, Anda juga dianjurkan untuk menerapkan pola makan yang baik bagi jantung dan tubuh secara keseluruhan, seperti pola makan rendah garam, diet Mediterania, dan diet nutrigenomik.

3. Rutin berolahraga

Berolahraga secara rutin dapat membantu mengurangi kadar kolesterol jahat dalam tubuh dan menurunkan tekanan darah berlebih. Dengan begitu, risiko Anda mengalami penyakit gagal jantung akan ikut berkurang.

Untuk mencegah gagal jantung, Anda sebaiknya berolahraga setidaknya 30 menit setiap harinya.

Tidak perlu olahraga berat, melakukan olahraga untuk jantung dengan intensitas sedang sudah membantu mengurangi risiko penyakit ini.

4. Terapkan pola makan sehat

Kebiasaan makan tidak sehat dapat meningkatkan risiko Anda mengalami gagal jantung.

Risiko penyakit ini akan semakin meningkat ketika Anda mengonsumsi makanan-makanan manis, tinggi gula, dan banyak garam secara berlebih.

Sebagai gantinya, Anda bisa mengubah pola makan lebih sehat dengan banyak mengonsumsi whole grain, ikan, sayur, buah, dan kacang-kacangan.

Makanan-makanan tersebut dapat membantu menjaga tekanan darah, gula darah, dan kolesterol dalam batas normal.

5. Istirahat dengan cukup

Kurang tidur merupakan salah satu faktor yang meningkatkan risiko gangguan pada jantung. Maka dari itu, pastikan Anda sudah beristirahat dengan cukup setiap harinya untuk mencegah gagal jantung.

Normalnya, orang dewasa membutuhkan waktu tidur setidaknya tujuh hingga delapan jam per hari. Anda bisa mulai menerapkannya mulai hari ini untuk menjaga kesehatan jantung dan mengurangi risiko terkena penyakitnya.

6. Mengelola stres

Stres dapat ikut meningkatkan risiko gagal jantung. Ketika stres, Anda berpotensi mengalami tekanan darah tinggi (hipertensi), yang merupakan salah satu faktor risiko utama gagal jantung.

Untuk mencegah gagal jantung, Anda harus bisa mengelola stres dengan baik. Beberapa aktivitas yang bisa dilakukan seperti jalan-jalan ke alam bebas, meditasi, atau yoga.

7. Menjaga kesehatan mulut

Menurut studi yang dirilis dalam Journal of Indian Society of Periodontology, radang gusi alias gingivitis dapat meningkatkan risiko gangguan pada jantung. Hal ini terjadi ketika bakteri di mulut mulai menyebar ke seluruh tubuh.

Oleh sebab itu, penting bagi Anda untuk menjaga kesehatan mulut. Pemeriksaan rutin ke dokter gigi setiap enam bulan sekali juga dapat membantu memastikan kesehatan mulut Anda tetap terjaga.

8. Kontrol kesehatan jantung secara berkala

Mengingat kehadiran penyakit ini jarang disadari, kontrol kesehatan jantung secara berkala dapat membantu mencegah terjadinya gagal jantung.

Lewat pemeriksaan rutin, dokter dapat menangani penyakit jantung sedini mungkin jika ditemukan adanya gejala.

Orang yang sehat atau berisiko mengalami penyakit jantung dianjurkan untuk periksa rutin setidaknya setahun sekali. Sementara itu, pengidap penyakit jantung perlu periksa rutin tiap sebulan sekali.

Perlu diingat, cara-cara di atas tidak sepenuhnya melindungi Anda dari penyakit gagal jantung. Meski begitu, pola hidup sehat dapat membantu mengurangi risiko Anda terkena penyakit ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Waspadai Irama Jantung, Orang Normal Tidak Dapat Dengarkan Denyut

Waspadai Irama Jantung, Orang Normal Tidak Dapat Dengarkan Denyut

| Senin, 05 September 2022 | 01:07 WIB

Rahasia Gaya Hidup Sehat dari Fabian Rompies dan Harley Valen

Rahasia Gaya Hidup Sehat dari Fabian Rompies dan Harley Valen

Video | Minggu, 04 September 2022 | 17:00 WIB

Ahli Temukan Cacar Monyet Bisa Picu Penyakit Jantung Mematikan

Ahli Temukan Cacar Monyet Bisa Picu Penyakit Jantung Mematikan

Health | Minggu, 04 September 2022 | 17:37 WIB

Terkini

Tumbuhkan Literasi Keuangan Sejak Dini Bersama BRI Peduli

Tumbuhkan Literasi Keuangan Sejak Dini Bersama BRI Peduli

Bri | Minggu, 03 Mei 2026 | 18:51 WIB

Merayakan Super Grand Prize, Bank Sumsel Babel Perkuat Kepercayaan dan Loyalitas Nasabah

Merayakan Super Grand Prize, Bank Sumsel Babel Perkuat Kepercayaan dan Loyalitas Nasabah

Sumsel | Minggu, 03 Mei 2026 | 18:51 WIB

Menantu Jadi Dalang Pembunuhan Mertua: Sakit Hati, Bawa Kabur Barang Berharga

Menantu Jadi Dalang Pembunuhan Mertua: Sakit Hati, Bawa Kabur Barang Berharga

Riau | Minggu, 03 Mei 2026 | 18:41 WIB

Bukan Lagi Hemat, Bawa Lunch Box di SCBD Kini Dianggap Lebih 'Kelas'

Bukan Lagi Hemat, Bawa Lunch Box di SCBD Kini Dianggap Lebih 'Kelas'

Jakarta | Minggu, 03 Mei 2026 | 18:34 WIB

Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat

Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 18:21 WIB

Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari

Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari

Jakarta | Minggu, 03 Mei 2026 | 18:21 WIB

Berapa Skor TOEFL untuk LPDP? Kini Ada Tambahan Pembekalan dari TNI

Berapa Skor TOEFL untuk LPDP? Kini Ada Tambahan Pembekalan dari TNI

Lifestyle | Minggu, 03 Mei 2026 | 18:15 WIB

Usai Dikunjungi Rocky Gerung, Ini Rahasia Kopi Warkop Asiang yang Sejak Dulu Bikin Orang Rela Antre

Usai Dikunjungi Rocky Gerung, Ini Rahasia Kopi Warkop Asiang yang Sejak Dulu Bikin Orang Rela Antre

Kalbar | Minggu, 03 Mei 2026 | 18:06 WIB

Bukan Sekadar Film Laga, Mengapa 'Ikatan Darah' Justru Bikin Merinding?

Bukan Sekadar Film Laga, Mengapa 'Ikatan Darah' Justru Bikin Merinding?

Your Say | Minggu, 03 Mei 2026 | 18:05 WIB

Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah

Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:49 WIB