Para peneliti percaya, sekali setiap 20 juta tahun atau lebih, sebuah asteroid yang panjangnya melebihi lima kilometer membuat dampak pada Bumi.
Asteroid yang menghantam Bumi melepaskan energi yang setara dengan 100 ribu kali bom terbesar yang diledakkan oleh Manusia. Jenis tumbukan ini, bisa menghancurkan sebuah negara.
4. Perang Nuklir
Kendati perjanjian anti-nuklir setuju untuk mengurangi jumlah bom nuklir yang digunakan oleh pihak militer manapun, namun masih banyak negara memiliki hulu ledak nuklir untuk kepentingan pertahanan.
Rata-rata, masing-masing perangkat hulu ledak memiliki kekuatan ledakan 33.500 kiloton, lebih dari cukup untuk menghancurkan sebagian besar permukaan planet ini.
Tetapi, kemungkinan dampak radioaktif akan menghabisi umat manusia secara keseluruhan, menghancurkan kehidupan organik dan merusak persediaan air tawar di Bumi.
5. Krisis Iklim
Bumi saat ini sedang mengalami rekor suhu global terpanas, gelombang cuaca buruk, lapisan es yang mencair dan naiknya permukaan laut, hingga kekeringan.
Semua gejala krisis iklim di atas sangat menakutkan dan telah mengakibatkan banyak penderitaan manusia, tetapi mungkin hasil yang paling menakutkan akan terjadi jika suhu global rata-rata naik 7 derajat Celcius.
Sekitar setengah dari populasi Bumi akan mengalami kondisi yang membuat fisiologi manusia tidak mungkin mendinginkan dirinya sendiri dengan berkeringat selama musim panas.
Selain itu, kondisi ini juga dapat membuat Amerika Serikat bagian Timur, sebagian China dan India sama sekali tidak dapat dihuni.
Kenaikan suhu global rata-rata 10 derajat celsius pada akhirnya akan membuat sebagian besar Bumi yang berpenduduk tidak dapat dihuni karena keterbatasan fisiologi manusia.