TANTRUM - baru-baru ini Bjorka, hacker di balik peretasan 1,3 miliar data SIM Card, dengan pemerintah Indonesia, mengatakan akan segera mengungkap database MyPertamina karena iba melihat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
Aksi Bjorka dalam meretas data-data pemerintah justru mendapat banyak dukungan dari warganet. Tidak sedikit juga yang meminta agar hacker ini meretas kasus-kasus yang belum tuntas, terkait pemerintah Indonesia.
Ajang adu nyali antara Bjorka dengan pemerintah Indonesia terus berlanjut. Hacker yang tengah mendapat sorotan ini, kembali membocorkan surat-surat untuk Presiden Joko Widodo di situs Breached.to, yang diklaim berlabel rahasia dari Badan Intelijen Negara (BIN) kepada Presiden.
Dicuplik dari laman tek.id, Minggu, 11 September 2022, berdasarkan tangkapan layar situs yang dibagikan oleh salah satu akun Twitter (@txtdrpemerintah), dokumen surat kepresidenan yang dibocorkan berukuran 40MB data yang dikompresi.
Surat-surat tersebut antara lain berjudul "Surat rahasia kepada Presiden dalam amplop tertutup", "Permohonan Jamuan Snack", "Permohonan Dukungan Sarana dan Prasarana", "Gladi Bersih dan Pelaksanaan Upacara Bendera pasa Peringatan HUT ke-74 Proklamasi Kemerdekaan RI Tahun 2019", dan masih banyak lagi.
Tidak sampai di situ, bertepatan dengan hari ulang tahun Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI Johnny G. Plate (10/9), Bjorka memberikan ucapan "Happy birthday" di grup telegram Bjorkanism, sambil melakukan doxing atau menyebarkan data pribadi yang diduga milik Johnny.
Data pribadi yang dibocorkan Bjorka meliputi NIK, alamat, nomor telepon, nomor kartu keluarga, hingga nomor vaksin Johnny.
Di samping itu, unggahan Instagram resmi Sekretariat Kabinet secara tidak langsung mengonfirmasi bahwa Johnny benar berulang tahun hari ini.
Baca Juga: Kpop Chart Weekly, Monster Rookie IVE Kokoh di Posisi Puncak