Anda Wajib Tahu! 5 Informasi Keliru soal Cacar Monyet

Tantrum

Kamis, 15 September 2022 | 12:43 WIB
Anda Wajib Tahu! 5 Informasi Keliru soal Cacar Monyet
Ilustrasi virus monkeypox. (Samuel F. Johanns from Pixabay)

TANTRUM - Cacar monyet tengah menjadi salah satu penyakit hits yang perlahan menyaingi COVID-19. 

Setelah dinyatakan sebagai darurat kesehatan global, cacar monyet telah menginfeksi ribuan orang pada lebih dari 100 negara.

Akibat menyebarnya cacar monyet, begitu banyak informasi yang keliru soal penyakit satu ini. Tak jarang menyebabkan kebingungan dan ketakutan.

Lalu, apa sajakah hal-hal yang keliru soal cacar monyet? Mengutip laman Everyday Health dicuplik dari Liputan6.com, Kamis, 15 Septemebr 2022, berikut diantaranya.

1. Cacar monyet adalah penyakit baru

Meskipun begitu banyak orang baru mendengar soal cacar monyet baru-baru ini. Namun, cacar monyet sebenarnya sudah ada sejak dahulu kala, tepatnya sejak akhir tahun 1950an.

"Kami sudah mengetahuinya sejak akhir 1950-an," kata profesor kedokteran epidemiologi di Columbia Mailman School of Public Health, New York City, Jessica Justman.

Virus cacar monyet pertama kali terdeteksi di Afrika, tempat dimana cacar monyet dijadikan tujuan penelitian. Namun, cacar monyet yang muncul saat ini dan yang dahulu kala memang memiliki perbedaan.

2. Cacar monyet menular lewat jabat tangan

baca juga

Pasien cacar monyet akan mengalami ruam yang dapat menyebarkan virus saat disentuh. Namun, berjabat tangan tidak menimbulkan risiko besar untuk penularan cacar monyet.

"Jabat tangan hanya berlangsung dalam hitungan detik, dan dalam wabah ini, penularan biasanya melibatkan kontak kulit ke kulit yang intim dan berkepanjangan," ujar sarjana senior di Johns Hopkins Center for Health Security in Baltimore, Amesh A Adalja.

3. Cacar Monyet Sama Menularnya dengan COVID-19

Faktanya, cacar monyet tidak memiliki proses penularan yang sama seperti COVID-19. Sehingga kedua penyakit ini tidak setara bila dibandingkan lewat cara penularannya.

"COVID sangat menular dengan cara yang tidak bisa dilakukan cacar monyet," kata profesor kedokteran dan spesialis penyakit menular di Fakultas Kedokteran Universitas Washington, dr Shireesha Dhanireddy.

COVID-19 menyebar melalui tetesan pernapasan seperti air liur dan partikel yang sangat kecil, yang disebut aerosol, yang melayang di udara.

“Untuk COVID-19, Anda pergi ke acara publik, mengobrol di restoran, makan di restoran. Itu adalah paparan. Itu bukan jenis paparan yang kita bicarakan dengan cacar monyet," kata Shireesha.

Peter menambahkan, meskipun penyebaran cacar monyet mungkin terjadi, itu sama sekali tidak mudah. Setidaknya, seseorang harus menghabiskan tiga hingga enam jam secara tatap muka untuk virus cacar monyet dapat menyebar lewat pernapasan.

"Meskipun ada kemungkinan untuk tertular cacar monyet dari benda yang terkontaminasi. Tapi sangat tidak mungkin tertular cacar monyet dari sesuatu seperti pegangan pintu atau peralatan olahraga," kata Amesh.

4. Berpelukan dengan Pasien Cacar Monyet Aman

Sebuah studi yang diterbitkan dalam The New England Journal of Medicine (NEJM) menemukan bahwa 95 persen kasus cacar monyet kemungkinan besar tertular virus melalui kontak seksual.

"Namun, kontak seksual tidak harus terjadi agar penyakit dapat ditularkan dari orang ke orang. Bahkan sesi ciuman atau pelukan yang lama dapat menyebabkan penularan virus," kata Amesh.

Sehingga menurutnya, keliru apabila orang berpikir cacar monyet hanya dapat menular lewat kontak seksual saja. Mengingat cacar monyet dapat menular lewat kontak kulit ke kulit dalam waktu cukup lama.

"Jika seseorang dengan cacar monyet memiliki luka di kulitnya dan kulitnya bergesekan dengan kulit orang lain, itu bisa menularkan penyakitnya. Semakin dekat kontak dan semakin lama durasi kontak, semakin besar kemungkinan penularan terjadi," kata Amesh.

5. Cacar Monyet Jadi Ancaman bagi Anak

Kesalahpahaman selanjutnya soal cacar monyet adalah potensi penularannya pada anak-anak, termasuk di sekolah. Banyak orangtua merasa khawatir bahwa anaknya akan tertular cacar monyet di sekolah atau tempat penitipan anak.

Hal tersebut lantaran NBC melaporkan pada 5 Agustus bahwa seorang pria Illinois dengan cacar monyet mungkin telah mengekspos anak-anak di pusat penitipan anak tempat dia bekerja.

Dalam pengecualian aturan kelayakan, pejabat federal akhirnya memberi anak-anak itu akses ke vaksin cacar monyet.

Padahal menurut American Academy of Pediatrics (AAP), sangat sedikit anak yang telah dikonfirmasi kasus cacar monyet, dan risiko infeksi mereka rendah.

"Namun jika seorang anak memiliki ruam yang mencurigakan dan memiliki riwayat dekat, kontak pribadi dengan seseorang yang memiliki kasus monkeypox yang dikonfirmasi atau kemungkinan, atau riwayat perjalanan yang membuat mereka berisiko, mereka harus diuji untuk monkeypox," tulis AAP.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kematian Pertama Akibat Cacar Monyet, Ada di Los Angeles Amerika

Kematian Pertama Akibat Cacar Monyet, Ada di Los Angeles Amerika

Tantrum | Kamis, 15 September 2022 | 08:07 WIB

9 Suspek Baru, Total 60 Orang Diduga Terpapar Cacar Monyet di Indonesia

9 Suspek Baru, Total 60 Orang Diduga Terpapar Cacar Monyet di Indonesia

Tantrum | Rabu, 14 September 2022 | 18:37 WIB

Vaksin Cacar Monyet Tidak Digunakan Secara Massal, IDI Jamin Pastikan Hal Tersebut

Vaksin Cacar Monyet Tidak Digunakan Secara Massal, IDI Jamin Pastikan Hal Tersebut

Tantrum | Kamis, 01 September 2022 | 17:09 WIB

Pemerintah RI Rampungkan Pemeriksaan 41 Sampel Suspek Cacar Monyet

Pemerintah RI Rampungkan Pemeriksaan 41 Sampel Suspek Cacar Monyet

Tantrum | Kamis, 01 September 2022 | 11:47 WIB

Penderita Diabetes Lebih Rentan Terkena Cacar Monyet, Simak Penjelasan Dokter

Penderita Diabetes Lebih Rentan Terkena Cacar Monyet, Simak Penjelasan Dokter

Tantrum | Rabu, 31 Agustus 2022 | 15:47 WIB

Terkini

Cinta Lama Babak Kedua #CLBK: Apakah Kita Bisa Melupakan Cinta Pertama?

Cinta Lama Babak Kedua #CLBK: Apakah Kita Bisa Melupakan Cinta Pertama?

Your Say | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:35 WIB

Atasi Masalah Ini, Mahasiswa KKN Alternatif 104 UAD Sukseskan Program Bank Sampah di Sorosutan

Atasi Masalah Ini, Mahasiswa KKN Alternatif 104 UAD Sukseskan Program Bank Sampah di Sorosutan

Your Say | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:29 WIB

100 Days of Deception Tayang 10 Oktober, Kim You Jung Jalani Misi Berbahaya

100 Days of Deception Tayang 10 Oktober, Kim You Jung Jalani Misi Berbahaya

Your Say | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:15 WIB

5 Perbedaan Tone Up Cream dan Tone Up Sunscreen yang Sering Bikin Keliru

5 Perbedaan Tone Up Cream dan Tone Up Sunscreen yang Sering Bikin Keliru

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:10 WIB

Teknologi Garmin Jadi Senjata Atlet Hybrid Race, Team Garmin Raih 19 Podium

Teknologi Garmin Jadi Senjata Atlet Hybrid Race, Team Garmin Raih 19 Podium

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:09 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Akhiri Kutukan di Piala Dunia, Cristiano Ronaldo Bisa Pensiun dengan Tenang

Akhiri Kutukan di Piala Dunia, Cristiano Ronaldo Bisa Pensiun dengan Tenang

Your Say | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Ekonomi Jakarta Melaju 5,59 Persen, Ini Strategi Pramono Menuju 50 Kota Global

Ekonomi Jakarta Melaju 5,59 Persen, Ini Strategi Pramono Menuju 50 Kota Global

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:56 WIB

Dunia Kerja Bagi Gen Z: Tetap Merasa Lelah Meski Produktif Sepanjang Hari

Dunia Kerja Bagi Gen Z: Tetap Merasa Lelah Meski Produktif Sepanjang Hari

Your Say | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:53 WIB

Aksi Kilat Tekab 308 Temukan Mobil Paket yang Dicuri di Lampung Tengah

Aksi Kilat Tekab 308 Temukan Mobil Paket yang Dicuri di Lampung Tengah

Lampung | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:53 WIB

×