Tenaga Honorer K2 di Bandung Akan Diangkat Jadi P3K

Tantrum | Suara.com

Rabu, 28 September 2022 | 20:58 WIB
Tenaga Honorer K2 di Bandung Akan Diangkat Jadi P3K
Tenaga honorer di Bandung (Humas Bandung)

TANTRUM - Tenaga honorer di lingkungan pemerintahan saat ini harap-harap cemas menyusul keputusan pemerintah akan menghapus status kerja yang mereka geluti saat ini. Menghadapi hal ini,

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung saat ini sedang melakukan pendataan tenaga honorer kategori II (K2) untuk diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK atau P3K). 

Pengangkatan tersebut masih dipersiapkan Pemkot Bandung. Tenaga honorer K2 adalah tenaga honorer yang sudah melewati pendataan pemerintah pada tahun 2010 dan seharusnya diangkat melalui seleksi PPPK pada 2018-2019. Namun, sampai saat ini masih ada sejumlah tenaga honorer K2 yang belum diangkat menjadi ASN.

Kepala BKPSDM Kota Bandung, Adi Junjunan Mustafa menyampaikan, berdasarkan PP Nomor 49 tahun 2018, lima tahun setelah PP 49 terbit, maka di lingkungan pemerintahan untuk pekerjaan ASN tidak boleh lagi dikerjakan oleh selain ASN.

"Artinya hanya boleh untuk ASN dan PPPK. Disebutkan juga tidak boleh pejabat pembina kepegawaian (PPK) melantik atau mengangkat pegawai-pegawai non-ASN," ujar Adi, Rabu, 28 September 2022.

Ia menjelaskan, melalui surat edaran dari Menpan RB di awal tahun ini pada bulan Mei, batas waktu PP ini sampai dengan 2023. Maka, sejak saat itu Pemkot Bandung mulai memetakan jumlah non-ASN di Kota Bandung.

"Sudah dipetakan juga non-ASN yang mengerjakan pekerjaan ASN ada berapa orang. Jumlah non-ASN yang mengerjakan pekerjaan non-ASN. Serta jumlah non-ASN yang sudah tergabung dalam outsourcing," jelasnya.

Lalu, ia menambahkan, belakangan ini muncul lagi surat edaran baru dari Menpan RB. Pemerintah pusat meminta kepada pemerintah daerah untuk melakukan pendataan ulang seluruh non-ASN.

"Termasuk didata tenaga honorer yang kemungkinannya bisa menjadi PPPK dengan berbagai kriteria. Salah satunya, jika dia sampai Desember 2021 sudah 1 tahun bekerja di pemerintahan," paparnya.

Tenaga honorer tersebut juga terbukti mendapatkan perintah kerja dari unit organisasinya. Namun, ia mengaku jika tak semua tenaga honorer bisa diangkat menjadi PPPK. Kemungkinan besar honorer K2 yang akan menjadi prioritas.

"Di lapangan juga beredar, kalau para honorer yang sudah melakukan pendataan akan langsung diangkat jadi PPPK. Tidak betul berita itu," ungkapnya.

"Karena menjadi PPPK itu harus tes dulu. Sama sulitnya menjadi PNS. Walaupun bedanya PPPK itu memang sudah teknis," lanjutnya.

Dari pendataan tersebut, jika sudah sesuai, maka diinput oleh BKPSDM dari NIK. Setelah diinput, data tersebut dikembalikan lagi ke perangkat daerah. Para pegawai non-ASN pun melengkapi kembali lampiran-lampirannya.

"Kekhawatiran di lapangan jika ada yang tidak pernah kerja tapi berkasnya ada, itu sangat kecil kemungkinan terjadi karena proses checking dan recheckingnya seperti ini," akunya.

Sampai saat ini, data tenaga honorer yang sudah diajukan dari seluruh perangkat daerah berjumlah di atas 4.000 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Unjuk Rasa Bobotoh Memanas, Diwarnai Lemparan Batu dan Botol Serta Teriakan Teddy Out!

Unjuk Rasa Bobotoh Memanas, Diwarnai Lemparan Batu dan Botol Serta Teriakan Teddy Out!

Jabar | Rabu, 28 September 2022 | 17:55 WIB

Jadwal Persib vs Persija Diubah dari Malam ke Sore, Ini Alasannya

Jadwal Persib vs Persija Diubah dari Malam ke Sore, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 28 September 2022 | 17:52 WIB

Luis Milla Ketar-ketir Jelang Persib Bandung Vs Persija Jakarta, Terpaksa Coret Dua Bintang Timnas Indonesia?

Luis Milla Ketar-ketir Jelang Persib Bandung Vs Persija Jakarta, Terpaksa Coret Dua Bintang Timnas Indonesia?

| Rabu, 28 September 2022 | 17:32 WIB

Terkini

Pamer ke IMF & World Bank, Purbaya Klaim RI Siap Ekspor Pupuk di Tengah Krisis Global

Pamer ke IMF & World Bank, Purbaya Klaim RI Siap Ekspor Pupuk di Tengah Krisis Global

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 08:24 WIB

AC Milan vs Juventus Berakhir Antiklimaks, Drama VAR Gagalkan Kemenangan Bianconeri

AC Milan vs Juventus Berakhir Antiklimaks, Drama VAR Gagalkan Kemenangan Bianconeri

Bola | Senin, 27 April 2026 | 08:14 WIB

QRIS Ditargekan Bisa Dipakai di China Mulai 30 April, BI-FAST Terhubung di 5 Negara

QRIS Ditargekan Bisa Dipakai di China Mulai 30 April, BI-FAST Terhubung di 5 Negara

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 08:11 WIB

Berani Kritik Pedas Sherly Tjoanda, Siapa Nazlatan Ukhra?

Berani Kritik Pedas Sherly Tjoanda, Siapa Nazlatan Ukhra?

Entertainment | Senin, 27 April 2026 | 08:10 WIB

Blunder Carlos Augusto Bikin Inter Milan Gagal Bawa Tiga Poin dari Markas Torino

Blunder Carlos Augusto Bikin Inter Milan Gagal Bawa Tiga Poin dari Markas Torino

Bola | Senin, 27 April 2026 | 08:07 WIB

Qari asal Kaltim Juara Pertama MTQ Internasional 2026 di Rusia

Qari asal Kaltim Juara Pertama MTQ Internasional 2026 di Rusia

Kaltim | Senin, 27 April 2026 | 08:05 WIB

5 Rekomendasi Sunscreen Tekstur Light, Cepat Meresap dan Ramah untuk Makeup

5 Rekomendasi Sunscreen Tekstur Light, Cepat Meresap dan Ramah untuk Makeup

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 08:05 WIB

Kombinasi Maut Guirassy dan Fabio Silva, Dortmund Bantai SC Freiburg 4-0

Kombinasi Maut Guirassy dan Fabio Silva, Dortmund Bantai SC Freiburg 4-0

Bola | Senin, 27 April 2026 | 07:58 WIB

Harga Emas Antam, Galeri 24 dan UBS Stabil, Kesulitan Tembus Level Rp 3 Juta

Harga Emas Antam, Galeri 24 dan UBS Stabil, Kesulitan Tembus Level Rp 3 Juta

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 07:56 WIB

Gempa Hokkaido Magnitudo 6,2 Picu Risiko Tanah Longsor

Gempa Hokkaido Magnitudo 6,2 Picu Risiko Tanah Longsor

News | Senin, 27 April 2026 | 07:56 WIB