Omicron Varian XBB Muncul di Singapura

Tantrum Suara.Com
Sabtu, 15 Oktober 2022 | 08:07 WIB
Omicron Varian XBB Muncul di Singapura
Ilustrasi Covid-19 - gejala omicron varian baru (Pixabay) (suara.com)

TANTRUM - Singapura dikabarkan mengalami lonjakan kasus Covid-19 diakibatkan dugaan kemunculan subvarian baru Omicron XBB. Lonjakan kasus itu diketahui terjadi usai gelaran balapan Formula 1 (F1).

Namun Kementerian Kesehatan (Ministry of Health/MOH) Singapura membantah tuduhan tersebut.

“Kami sedang memprakarsai tindakan Pofma (The Protection from Online Falsehoods and Manipulation Act 2019) terhadap kebohongan semacam itu,” ujar MOH dalam sebuah pernyataan yang di-posting di situs resminya, Selasa lalu (11/10/2022).

Akan tetapi subvarian baru Omicron XBB sudah ditemukan di Singapura. Peningkatan kasus lokal yang didorong oleh XBB, termasuk lonjakan pasca-akhir pekan Selasa ini, jumlah kasus parah tetap relatif rendah.

MOH menjelaskan sebagian besar pasien terus melaporkan gejala ringan seperti sakit tenggorokan atau demam ringan, terutama jika mereka telah divaksinasi.

“Kami memantau lintasan dengan cermat. Lebih penting lagi, juga tidak ada bukti XBB menyebabkan penyakit yang lebih parah,” katanya.

Menanggapi subvarian baru Omicron XBB ditemukan di Singapura, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan hingga saat ini belum ada ditemukan subvarian jenis tersebut di Batam.

“Pihak BTKL (Balai Teknik Kesehatan Lingkungan) dan Kemenkes RI belum ada (laporan),” ujar Didi, Kamis (13/10/2022).

Menurutnya lonjakan kasus Covid-19 di Singapura bisa saja terjadi karena protokol kesehatan (prokes) sudah tidak ketat seperti awal pandemi. Bahkan saat ini, Pemerintah Singapura sudah memperbolehkan melepas masker.

Baca Juga: 20 Daerah di Jawa Barat Berpotensi Turun Hujan Sedang Hingga Lebat

“Di sana gak berlaku lagi pakai masker,” katanya.

Walaupun begitu, Didi mengatakan, kemungkinan akan ada peninjauan di seluruh pintu masuk (entry point) Pelabuhan Internasional Batam. Tetapi menunggu arahan dari Pemerintah Pusat.

Di samping itu, Pemerintah Indonesia secara perlahan akan mengubah Pandemi Covid-19 menjadi endemi. Selain itu, Didi menilai berdasarkan varian-varian sebelumnya, diketahui varian Omicron tidak terlalu bahaya.

“Kalau subvarian sekarang ini, belum tau berbahaya atau tidak,” pungkas Didi.

source: Batam News

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI