PANDAS, Aplikasi Pencegah Autisme Besutan Telkom University

Tantrum

Senin, 24 Oktober 2022 | 11:08 WIB
PANDAS, Aplikasi Pencegah Autisme Besutan Telkom University
Aplikasi PANDAS untuk membantu diagnosis dini autisme dan speech delay. (Telkom University)

TANTRUM - Telkom University melalui tim PKM KC (Program Kreativitas Mahasiswa bagian Karsa Cipta) dari Fakultas Informatika berhasil menciptakan aplikasi PANDAS (Pencegah Disabilitas Autisme dan Speech Delay).

Aplikasi ini diperuntukan untuk membantu diagnosis dini autisme dan speech delay.

Menurut Dr. Gamma Kosala selaku dosen Fakultas Informatika menjelaskan bahwa PANDAS memiliki fitur utama yakni fitur asesmen mandiri, fitur chat untuk konsultasi, fitur penerjemahan Bahasa Indonesia ke Bahasa Isyarat begitupun sebaliknya dan fitur akses riwayat pasien.

"Pada fitur asesmen mandiri, asesmen yang digunakan yaitu asesmen DDST-II atau Denver kedua serta M-CHAT R. Asesmen DDST-II diperuntukan untuk identifikasi speech delay sedangkan M-CHAT R untuk identifikasi autisme," jelasnya ditulis Bandung, Senin, 24 Oktober 2022.

PANDAS memiliki anggota tim yang terdiri dari Mahasiswa yakni Nabila Janatri Iswibowo dari Program Studi (Prodi) S1 Data Sains, Yunia Amelia Chairunisa dari Prodi S1 Data Sains, Muhammad Naufal Hawari dari Prodi S1 Informatika, dan Agung Hadi Winoto dari Prodi S1 Data Sains.

Lebih lanjut Gamma menjelaskan bahwa assessment ini telah divalidasi oleh dosen Pendidikan Luar Biasa Universitas Islam Nusantara yaitu Dr. Yoga Budhi Santoso dan praktisi Ahmad Ali Nugroho sebagai terapis wicara di Jalan Cikutra No. 187, Bandung.

Gamma menambahkan bahwa Aplikasi ini juga dilengkapi fitur chat langsung dengan dokter, dimana fitur ini dapat diakses oleh pengguna untuk konsultasi ke dokter ketika diagnosis autisme atau diagnosis keterlambatan bicara sang anak menunjukan hasil resiko tinggi, atau ketika orang tua ingin mengkonsultasikan riwayat hasil asesmen anaknya.

"Orang tua dapat berkonsultasi dengan dokter pada fitur ini sampai anak mendapatkan tindakan lanjut. Fitur chat dokter ini sudah dilengkapi dengan pesan cepat. Sebagai tambahan lain, terdapat fitur penerjemahan bahasa isyarat dengan input kamera smartphone," kata dia.

Fitur ini juga dapat digunakan sebagai pendukung jika asesmen anak terindikasi autism.

baca juga

"Anak dan orangtua nantinya dapat mempelajari Bahasa isyarat agar dapat terjalin komunikasi sedari dini, dan tingkat akurasi dari hasil terjemahan ini juga mencapai 95%," terangnya.

Saat ini aplikasi PANDAS masih dalam bentuk apk, "Kami masih terus kembangkan aplikasi ini, dan kedepan akan diunggah di playstore," ucap Gamma.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tanpa Aplikasi Tambahan, Cara Download Video Facebook Anti Ribet

Tanpa Aplikasi Tambahan, Cara Download Video Facebook Anti Ribet

Tantrum | Selasa, 18 Oktober 2022 | 06:46 WIB

Tombol Dislike untuk Semua Pengguna! Diluncurkan TikTok

Tombol Dislike untuk Semua Pengguna! Diluncurkan TikTok

Tantrum | Senin, 26 September 2022 | 18:06 WIB

Jokowi Sebut 80 Sampai 90 Persen Startup Gagal Saat Masih Merintis

Jokowi Sebut 80 Sampai 90 Persen Startup Gagal Saat Masih Merintis

Tantrum | Senin, 26 September 2022 | 11:41 WIB

Segera Diluncurkan WhatsApp! Fitur Edit Pesan Bagi yang Sering Typo

Segera Diluncurkan WhatsApp! Fitur Edit Pesan Bagi yang Sering Typo

Tantrum | Jum'at, 23 September 2022 | 10:49 WIB

Atasi Whatsapp Web Tidak Bisa Dibuka, Lakukan 5 Cara Ini

Atasi Whatsapp Web Tidak Bisa Dibuka, Lakukan 5 Cara Ini

Tantrum | Kamis, 22 September 2022 | 17:53 WIB

Terkini

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

×