TANTRUM - Gerakan tanah berupa tanah longsor, amblas dan retak terjadi di empat titik jalur kereta api di daerah Cipeundeuy-Cirahayu.
Menurut Manager Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasional (PT KAI Daop 2) Bandung Kuswardojo, dilokasi tersebut sebelumnya diguyur hujan seperti diketahui saat ini intensitas curah hujan cukup tinggi di wilayah Jawa Barat.
"Longsoran berada di Km 240+4/5, Km 239+6/7, 236+9/0 dan Km 238+4/5 yang terdapat amblesan sepanjang 5 m, 239+4/5 retakan," jelas Kuswardojo ditulis Bandung, Rabu, 26 Oktober 2022.
Kuswardojo mengatakan akibatnya operasional kereta terhambat seperti KA Turangga (Bandung - Surabaya Gubeng), KA Serayu (Purwokerto-Pasar Senen), KA Lodaya (Bandung-Solo balapan) dan KA Parcel Selatan (Bandung - Surabaya).
Sementara itu KA Mutiara Selatan relasi Bandung - Surabaya Gubeng dialihkan perjalanannya, memutar melewati jalur Utara.
"PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menyampaikan permohonan maaf atas adanya gangguan perjalanan KA akibat jalur KA terkena longsoran di petak jalan Cipeundeuy - Cirahayu, Selasa (25/10) pukul 20.10 WIB," kata Kuswardojo.
Berdasarkan keterangan terakhir dari Kuswardojo, saat ini tengah dilakukan berbagai upaya untuk memulihkan perjalanan kereta api di lokasi tersebut.
Penanganan dilakukan baik dari sisi pengaturan operasional KA maupun prasarana jalur KA. KAI juga berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mempercepat proses perbaikan.
"Semoga gangguan alam ini segera teratasi agar jalur kereta api yang terdampak kembali normal serta perjalanan kereta api dapat beroperasi kembali dengan lancar," ucap Kuswardojo.
Baca Juga: Konferensi Internasional MPR, Gubernur Ridwan Kamil Ikuti Historical Walk
Kuswardojo mengaku para pelanggan yang terdampak telah diinformasikan seluruhnya terkait kondisi terbaru perjalanan KA ini.
Untuk mengetahui informasi selengkapnya terkait perjalanan KA, pelanggan dapat menghubungi Customer Service di Stasiun, Contact Center KAI melalui telepon di 021-121, WhatsApp KAI121 di 08111- 2111-121, email [email protected], atau media sosial KAI121.
PT KAI Daop 2 Bandung menyebutkan jalur kereta api yang terdampak gerakan tanah pada pukul 23.30 WIB sudah dapat dilalui kembali.