Ada Gerakan Tanah di 4 Titik, Operasional Rangkaian 5 KA Melintasi Cipeundeuy-Cirahayu Terhambat

Tantrum

Rabu, 26 Oktober 2022 | 05:29 WIB
Ada Gerakan Tanah di 4 Titik, Operasional Rangkaian 5 KA Melintasi Cipeundeuy-Cirahayu Terhambat
Operasional 5 rangkaian kereta api sempat tersendat akibat adanya gerakan tanah di petak jalan Cipeundeuy - Cirahayu. (Humas PT KAI Daop 2 Bandung)

TANTRUM - Gerakan tanah berupa tanah longsor, amblas dan retak terjadi di empat titik jalur kereta api di daerah Cipeundeuy-Cirahayu.

Menurut Manager Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasional (PT KAI Daop 2) Bandung Kuswardojo, dilokasi tersebut sebelumnya diguyur hujan seperti diketahui saat ini intensitas curah hujan  cukup tinggi di wilayah Jawa Barat. 

"Longsoran berada di Km 240+4/5, Km 239+6/7, 236+9/0 dan Km 238+4/5 yang terdapat amblesan sepanjang 5 m, 239+4/5 retakan," jelas Kuswardojo ditulis Bandung, Rabu, 26 Oktober 2022. 

Kuswardojo mengatakan akibatnya operasional kereta terhambat seperti KA Turangga (Bandung - Surabaya Gubeng), KA Serayu  (Purwokerto-Pasar Senen), KA Lodaya (Bandung-Solo balapan) dan KA Parcel Selatan (Bandung - Surabaya). 

Sementara itu KA Mutiara Selatan relasi Bandung - Surabaya Gubeng dialihkan  perjalanannya, memutar melewati jalur Utara.

"PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menyampaikan permohonan maaf atas adanya gangguan perjalanan KA akibat jalur KA terkena longsoran di petak jalan Cipeundeuy - Cirahayu, Selasa (25/10) pukul 20.10 WIB," kata Kuswardojo.

Berdasarkan keterangan terakhir dari Kuswardojo, saat ini tengah dilakukan berbagai upaya untuk memulihkan perjalanan kereta api di lokasi tersebut. 

Penanganan dilakukan baik dari sisi pengaturan operasional KA maupun prasarana jalur KA. KAI juga berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mempercepat proses perbaikan. 

"Semoga gangguan alam ini segera teratasi agar jalur kereta api yang terdampak kembali normal serta perjalanan kereta api dapat beroperasi kembali dengan lancar," ucap Kuswardojo. 

baca juga

Kuswardojo mengaku para pelanggan yang terdampak telah diinformasikan seluruhnya terkait kondisi terbaru perjalanan KA ini. 

Untuk mengetahui informasi selengkapnya terkait perjalanan KA, pelanggan dapat menghubungi Customer Service di Stasiun, Contact Center KAI melalui telepon di 021-121, WhatsApp KAI121 di 08111- 2111-121, email [email protected], atau media sosial KAI121. 

PT KAI Daop 2 Bandung menyebutkan jalur kereta api yang terdampak gerakan tanah pada pukul 23.30 WIB sudah dapat dilalui kembali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Konferensi Internasional MPR, Gubernur Ridwan Kamil Ikuti Historical Walk

Konferensi Internasional MPR, Gubernur Ridwan Kamil Ikuti Historical Walk

Tantrum | Selasa, 25 Oktober 2022 | 17:07 WIB

Dilantik Gubernur Ridwan Kamil, Tiga Pejabat Tinggi Pratama Pemerintah Jawa Barat

Dilantik Gubernur Ridwan Kamil, Tiga Pejabat Tinggi Pratama Pemerintah Jawa Barat

Tantrum | Selasa, 25 Oktober 2022 | 07:03 WIB

Sebagian Besar daerah di Wilayah Jawa Barat Berpotensi Turun Hujan

Sebagian Besar daerah di Wilayah Jawa Barat Berpotensi Turun Hujan

Tantrum | Selasa, 25 Oktober 2022 | 06:45 WIB

Jabar Future Leaders Scholarship 2022, 614 Beasiswa Pendidikan Diserahkan

Jabar Future Leaders Scholarship 2022, 614 Beasiswa Pendidikan Diserahkan

Tantrum | Selasa, 25 Oktober 2022 | 05:06 WIB

ONIC Esports Juara MPL Indonesia Season 10

ONIC Esports Juara MPL Indonesia Season 10

Tantrum | Senin, 24 Oktober 2022 | 10:28 WIB

Terkini

Pajak Indonesia Lebih 'Murah' dari Eropa Tapi 'Termahal' di ASEAN, Ini Datanya

Pajak Indonesia Lebih 'Murah' dari Eropa Tapi 'Termahal' di ASEAN, Ini Datanya

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:30 WIB

RUPSLB Emiten Raffi Ahmad RANS Gaduh, Pemegang Saham Tak Bisa Masuk Ruangan

RUPSLB Emiten Raffi Ahmad RANS Gaduh, Pemegang Saham Tak Bisa Masuk Ruangan

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:26 WIB

7 Arti Mimpi Melahirkan Menurut Primbon Jawa dan Psikologi

7 Arti Mimpi Melahirkan Menurut Primbon Jawa dan Psikologi

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 12:25 WIB

Suhu 'Neraka Bocor' Bakal Muncul di Negara Tetangga Terdekat RI di Tahun 2027

Suhu 'Neraka Bocor' Bakal Muncul di Negara Tetangga Terdekat RI di Tahun 2027

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:23 WIB

Bukan Cuma Soal Listrik, PLTP Gunung Ungaran Berpotensi Buka Bisnis Baru

Bukan Cuma Soal Listrik, PLTP Gunung Ungaran Berpotensi Buka Bisnis Baru

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:20 WIB

Cari Wangi Vanilla yang Gak Bikin Pusing? Coba 5 Rekomendasi Body Mist Ini!

Cari Wangi Vanilla yang Gak Bikin Pusing? Coba 5 Rekomendasi Body Mist Ini!

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 12:20 WIB

Heboh Pelat Mobil 'BK 54 NGE' di Medan, Pemilik Kendaraan Ditilang

Heboh Pelat Mobil 'BK 54 NGE' di Medan, Pemilik Kendaraan Ditilang

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 12:16 WIB

Berapa Honor Manggung Juicy Luicy? Viral usai Batal Tampil gara-gara Masalah Bagasi

Berapa Honor Manggung Juicy Luicy? Viral usai Batal Tampil gara-gara Masalah Bagasi

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 12:10 WIB

Edarkan Narkoba Buat Modal Nikah, Pria di Deli Serdang Ditangkap Polisi

Edarkan Narkoba Buat Modal Nikah, Pria di Deli Serdang Ditangkap Polisi

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 12:09 WIB

Iran Siapkan 7 Syarat Ketat ke AS Sebelum Membuka Kembali Jalur Pelayaran Selat Hormuz

Iran Siapkan 7 Syarat Ketat ke AS Sebelum Membuka Kembali Jalur Pelayaran Selat Hormuz

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:07 WIB

×