Siluman Monyet Bodas Kritik Persoalan Korupsi

Tantrum | Suara.com

Selasa, 27 Desember 2022 | 15:19 WIB
Siluman Monyet Bodas Kritik Persoalan Korupsi
Lakon Silumat Monyet Bodas (Komunitas Budaya Bandoengmooi.)

TANTRUM - Kemunculan monyet bodas (monyet putih) menggegerkan warga di suatu kampung. Monyet bodas dipercaya sebagai penjelmaan siluman atau makhluk gaib yang hampir setiap malam melakukan penculikan terhadap gadis perawan.

Namun setelah diselediki ternyata Silumat Monyet Bodas adalah monyet jadi-jadian yang dilakukan oleh 2 orang kepercayaan seorang Kuwu untuk menakut-nakuti warga. Agar Kuwu yang disinyalir korupsi uang pembangunan di wilayahnya teralihkan dan penduduk desa tidak curiga dan melupakan kasus korupsi.

Cerita tersebut merupakan penggalan dari pertunjukan teater Siluman Monyet Bodas yang dibawakan Komunitas Budaya Bandoengmooi. Pertunjukan yang sarat dengan kritik sosial tentang narkoba dan korupsi ini digelar, Jumat 21 Oktober 2022 pukul 15.30 WIB bertempat di Bengkel Kreatif Yayasan Kebudayaan Bandoeng Mooi, Gang Awi Tali 7 RT/RW 02/09 Ciawitali, Citeureup, Kota Cimahi.

Pemilik Bengkel Kreatif dan Ketua Yayasan Kebudayaan Bandoeng Mooi yang juga penulis naskah Siluman Monyet Bodas, Hermana HMT mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya menghidupkan tempat baru kami sebagai ruang publik untuk berproses dan mengembangkan budaya bersama pelaku budaya yang aktif di komunitas sendiri, komunitas budaya lain dan masyarakat sekitarnya.

“Dari tempat baru ini diharapkan kami bisa bersama-sama melakukan perlindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan kebudayaan daerah dan kebudayaan nasional,” kata Hermana.

Lebih lanjut Hermana, kami sekarang mempersiapkan pelatihan bagi anak-anak untuk lebih mengenal budaya lokalnya seperti permainan rakyat, teater rakyat (Longser), dan seni lainnya yang berhubungan dengan lingkungan hidup.

“Selain itu tempat baru ini kami fungsikan sebagai tempat pemberdayaan masyarakat, mengembangkan kreratifitas bukan saja seni pertunjukan tapi semua yang berhubungan dengan ekonomi kreatif lainnya seperti seni kriya, bahkan bisa digunakan untuk kegiatan ibu-ibu PKK, Karang Taruna, dan kegiatan lainnya. Maka tempat itu kami sebut Bengkel Kreatif,” ungkap yang merupakan seniman Jebolan ISBI Bandung.

Mengenai pertunjukan teater Silumat Monyet Bodas menurut Hermana merupakan kegiatan kali kedua yang dilakukan di Bengkel Kreatif Yayasan Kebudayaan Bandoeng Mooi.

“Kegiatan pertama adalah pergelaran seni Reog Sunda (Dogdog) dan teater berjudul Jugun Ianfu sekaligus peluncuran tempat baru kami pada 25 September 2022 dan mengadakan acara jadi komunitas kami Bandoengmooi yang berdiri sejak 26 September 1996,” jelasnya.

Sementara itu, Sutradara sekaligus Penata Musik pertujukan Teater Siluman Monyet Bodas, Selamet Oki Pratomo menyatakan, kegiatan ini selain melibatkan personel Bandoengmooi juga didukung oleh siswa/I SMKN 10 Bandung yang melakukan Praktek Kerja Lapangan di Bandoengmooi selama 3 bulan.

“Pertunjukan ini juga merupakan bagian dari resital atau evaluasi akhir siswa/I SMKN 10 Bandung selama pengalaman dan ilmu di luar institusi pendidikan formal,” ungkap Oki.

Selamet menjelaskan, secara bentuk garap, pertunjukan teater Siluman Monyet Bodas digarap dalam suasana candaan di warung kopi. Polanya seperti Longser, pemain dan penonton tidak bebas, dialog yang ringan, humor dibumbui, serta aktor dan aktris merangkap jadi pemusik dan penari. 

“Dialog kami menggunakan bahasa Sunda dan pertunjukannya di Banyolan Longser (Balong),” tuturnya.

Tambahnya, pada kesempatan ini ia mencoba musik pengiringnya menggunakan musik band. Oki mencoba menggali kencenderungan pemain yang senang dan akrab pada musik dan tari modern. Maka musik dan tarian modern menjadi penunjang utama dalam garapan teaternya.

“Konsep kami mencoba sekarang keluar dari konsep garap longser yang biasa bandoengmooi lakukan (pul tradisional). Kami menjajaki kemungkinan-kemungkinan baru, tapi diharapkan tetap bisa menghibur dan pesan cerita sampai pada penonton,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KPK Benarkan Laporan Dugaan Korupsi Dana Gempa Cianjur

KPK Benarkan Laporan Dugaan Korupsi Dana Gempa Cianjur

Batam | Selasa, 27 Desember 2022 | 15:02 WIB

Menteri Sosial Tri Rismaharini: Dugaan Korupsi Bansos Terbongkar di Sulsel, Nilainya Rp25 Miliar

Menteri Sosial Tri Rismaharini: Dugaan Korupsi Bansos Terbongkar di Sulsel, Nilainya Rp25 Miliar

Sulsel | Senin, 26 Desember 2022 | 20:44 WIB

Terkini

Transformasi Gerai Donat: Menu Makin Variatif dan Punya Teknologi Self-Ordering

Transformasi Gerai Donat: Menu Makin Variatif dan Punya Teknologi Self-Ordering

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 23:30 WIB

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

News | Rabu, 15 April 2026 | 23:00 WIB

Belanja Hemat April 2026: 17 Produk Indomaret Diskon Besar, Ada yang di Bawah Rp10 Ribu

Belanja Hemat April 2026: 17 Produk Indomaret Diskon Besar, Ada yang di Bawah Rp10 Ribu

Sumsel | Rabu, 15 April 2026 | 22:51 WIB

Dari Elit BUMN ke Viral di Tikungan Maut, Siapa 3 Komisaris Pusri? Ada Arteria Dahlan

Dari Elit BUMN ke Viral di Tikungan Maut, Siapa 3 Komisaris Pusri? Ada Arteria Dahlan

Sumsel | Rabu, 15 April 2026 | 22:50 WIB

Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?

Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?

Sport | Rabu, 15 April 2026 | 22:36 WIB

Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4

Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4

Bogor | Rabu, 15 April 2026 | 22:34 WIB

Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi

Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi

Jabar | Rabu, 15 April 2026 | 22:30 WIB

H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen

H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:30 WIB

Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal

Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal

Bola | Rabu, 15 April 2026 | 22:23 WIB

Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?

Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:23 WIB