Hasil studi menunjukkan bahwa anak-anak yang dilahirkan dari wanita dengan kadar BPA lebih tinggi cenderung memiliki risiko autisme lebih tinggi.
"Kami menemukan bahwa konsumsi air kemasan botol oleh ibu hamil, yang merupakan salah satu sumber potensial paparan BPA, terkait dengan peningkatan risiko autisme pada keturunan, " demikian salah satu paparan riset tersebut.
Berkenaan dengan Hari Autisme Sedunia yang diperingati pada tanggal 2 April setiap tahun, meningkatnya kesadaran kaum ibu untuk beralih ke produk-produk plastik kemasan bebas BPA patut diapresiasi dan agaknya perlu terus didorong, demi kesehatan dan masa depan anak-anak Indonesia.